<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Belum Stabil, Investor Menanti Data Neraca Perdagangan</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum stabil.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/278/2277866/ihsg-belum-stabil-investor-menanti-data-neraca-perdagangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/278/2277866/ihsg-belum-stabil-investor-menanti-data-neraca-perdagangan"/><item><title>IHSG Belum Stabil, Investor Menanti Data Neraca Perdagangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/278/2277866/ihsg-belum-stabil-investor-menanti-data-neraca-perdagangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/278/2277866/ihsg-belum-stabil-investor-menanti-data-neraca-perdagangan</guid><pubDate>Selasa 15 September 2020 10:19 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/15/278/2277866/ihsg-belum-stabil-investor-menanti-data-neraca-perdagangan-vRlI0YiHKS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/15/278/2277866/ihsg-belum-stabil-investor-menanti-data-neraca-perdagangan-vRlI0YiHKS.jpg</image><title>IHSG (Shutterstock)</title></images><description>
 
JAKARTA - Pengamat Pasar Modal Riska Afriani menilai bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum stabil. Hal ini dipengaruhi daripada investor yang masih wait and see di pasar modal.

&quot;Kalau kita lihat hari ini pelaku pasar sedang menantikan data neraca perdagangan, kemudian juga saat ini secara keseluruhan memang kita juga dipengaruhi oleh indeks global,&quot; ujar Riska dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (15/9/2020).

Meskipun indeks global kemarin bergerak positif, namun pelaku pasar saat ini juga masih menantikan suku bunga yang akan diumumkan The Fed dan rapat dewan Gubernur Bank Indonesia yang akan dilakukan pada 16-17 September 2020.

&quot;Kemudian kalau kita lihat secara keseluruhan sebenarnya data-data yang sudah tercermin pada perdagangan kemarin itu sudah menunjukkan data yang lumayan meningkat seperti halnya industrial production di Jepang itu sudah meningkat di bulan Juli menjadi 8,7% dari sebelumnya hanya 1,9%,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/09/10/67407/338309_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Terperosok ke Zona Merah&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Selain itu, dia menyebut, dengan fokus pemerintah saat ini di bidang  ekonomi juga menjadi perhatian pelaku pasar dan sejauh ini realisasi  dari penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya di  sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sudah cukup signifikan bahkan  mencapai di atas 90%.

&quot;Jadi, bisa dikatakan pergerakan indeks yang cenderung mengalami  fluktuasi ini merupakan hal yang wajar di tengah penantian pelaku pasar  dari data-data yang akan muncul di global maupun di dalam negeri,&quot; ucap  Riska.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/09/10/67407/338310_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Terperosok ke Zona Merah&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded>
 
JAKARTA - Pengamat Pasar Modal Riska Afriani menilai bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum stabil. Hal ini dipengaruhi daripada investor yang masih wait and see di pasar modal.

&quot;Kalau kita lihat hari ini pelaku pasar sedang menantikan data neraca perdagangan, kemudian juga saat ini secara keseluruhan memang kita juga dipengaruhi oleh indeks global,&quot; ujar Riska dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (15/9/2020).

Meskipun indeks global kemarin bergerak positif, namun pelaku pasar saat ini juga masih menantikan suku bunga yang akan diumumkan The Fed dan rapat dewan Gubernur Bank Indonesia yang akan dilakukan pada 16-17 September 2020.

&quot;Kemudian kalau kita lihat secara keseluruhan sebenarnya data-data yang sudah tercermin pada perdagangan kemarin itu sudah menunjukkan data yang lumayan meningkat seperti halnya industrial production di Jepang itu sudah meningkat di bulan Juli menjadi 8,7% dari sebelumnya hanya 1,9%,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/09/10/67407/338309_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Terperosok ke Zona Merah&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Selain itu, dia menyebut, dengan fokus pemerintah saat ini di bidang  ekonomi juga menjadi perhatian pelaku pasar dan sejauh ini realisasi  dari penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya di  sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sudah cukup signifikan bahkan  mencapai di atas 90%.

&quot;Jadi, bisa dikatakan pergerakan indeks yang cenderung mengalami  fluktuasi ini merupakan hal yang wajar di tengah penantian pelaku pasar  dari data-data yang akan muncul di global maupun di dalam negeri,&quot; ucap  Riska.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/09/10/67407/338310_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Terperosok ke Zona Merah&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
