<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Pelonggaran Lockdown, Menko Airlangga: Percepat Pemulihan Ekonomi </title><description>Pemerintah menilai aktivitas ekonomi di beberapa negara sudah mengalami pergerakan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/320/2278174/pelonggaran-lockdown-menko-airlangga-percepat-pemulihan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/320/2278174/pelonggaran-lockdown-menko-airlangga-percepat-pemulihan-ekonomi"/><item><title>   Pelonggaran Lockdown, Menko Airlangga: Percepat Pemulihan Ekonomi </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/320/2278174/pelonggaran-lockdown-menko-airlangga-percepat-pemulihan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/320/2278174/pelonggaran-lockdown-menko-airlangga-percepat-pemulihan-ekonomi</guid><pubDate>Selasa 15 September 2020 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/15/320/2278174/pelonggaran-lockdown-menko-airlangga-percepat-pemulihan-ekonomi-6N19cnfgZ2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/15/320/2278174/pelonggaran-lockdown-menko-airlangga-percepat-pemulihan-ekonomi-6N19cnfgZ2.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menilai aktivitas ekonomi di beberapa negara sudah mengalami perbaikan dampak pandemi Covid-19. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pelonggaran lockdown di beberapa negara berhasil mempercepat pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19.
&quot;Tren dari global itu sendiri sudah mulai ada perbaikan. Kalau dilihat beberapa pelonggaran lockdown telah percepatan pemulihan ekonomi,&quot; ujar Airlangga dalam diskusi virtual, Selasa (15/9/2020).
Baca Juga: BLT Diperpanjang, Erick Thohir: Banyak Orang Kehilangan Pekerjaan
Dia mengatakan, pandemi Covid-19 telah berhasil membuat ekonomi negara di dunia terkontraksi dalam termasuk Indonesia yang minus 5,32% di kuartal II-2020.
&quot;Semua dunia alami kontraksi. Beberapa negara Asean seperti Malaysia kontraksi minus 17,1%, Singapura minus 12%, Filipina minus 16%,&quot; katanya.


Airlangga menyebutkan lembaga internasional merilis angka proyeksi  pertumbuhan di tahun 2020 dan 2021. Untuk IMF memproyeksi minus 5,3% di  2020 dan positif 6,1% di 2021.
Sedangkan, Bank Dunia atau World Bank memproyeksi netral atau 0% di  2020 dan 4,8% di 2021. Sementara ADB memproyeksikan minus 1% di 2020 dan  tumbuh 5,3% di 2021. OECD memproyeksikan minus 2,8 sampai minus 3,9% di  2020 dan tumbuh 2,6-5,2% di 2021.
&quot;Pemerintah sendiri perkirakan di akhir tahun -1,1% sampai 0,2%.  Sedangkan prediksi di 2021 di dalam pembahasan APBN 2021 adalah  4,5-5,5%,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menilai aktivitas ekonomi di beberapa negara sudah mengalami perbaikan dampak pandemi Covid-19. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pelonggaran lockdown di beberapa negara berhasil mempercepat pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19.
&quot;Tren dari global itu sendiri sudah mulai ada perbaikan. Kalau dilihat beberapa pelonggaran lockdown telah percepatan pemulihan ekonomi,&quot; ujar Airlangga dalam diskusi virtual, Selasa (15/9/2020).
Baca Juga: BLT Diperpanjang, Erick Thohir: Banyak Orang Kehilangan Pekerjaan
Dia mengatakan, pandemi Covid-19 telah berhasil membuat ekonomi negara di dunia terkontraksi dalam termasuk Indonesia yang minus 5,32% di kuartal II-2020.
&quot;Semua dunia alami kontraksi. Beberapa negara Asean seperti Malaysia kontraksi minus 17,1%, Singapura minus 12%, Filipina minus 16%,&quot; katanya.


Airlangga menyebutkan lembaga internasional merilis angka proyeksi  pertumbuhan di tahun 2020 dan 2021. Untuk IMF memproyeksi minus 5,3% di  2020 dan positif 6,1% di 2021.
Sedangkan, Bank Dunia atau World Bank memproyeksi netral atau 0% di  2020 dan 4,8% di 2021. Sementara ADB memproyeksikan minus 1% di 2020 dan  tumbuh 5,3% di 2021. OECD memproyeksikan minus 2,8 sampai minus 3,9% di  2020 dan tumbuh 2,6-5,2% di 2021.
&quot;Pemerintah sendiri perkirakan di akhir tahun -1,1% sampai 0,2%.  Sedangkan prediksi di 2021 di dalam pembahasan APBN 2021 adalah  4,5-5,5%,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
