<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bisnis Cacing di Tengah Covid-19, Pria Ini Cuan Rp6 Juta</title><description>Salah seorang warga asal Gedangan Sidorajo sukses meraup untung di tengah Pandemi akibat membudidayakan cacing</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/455/2277828/bisnis-cacing-di-tengah-covid-19-pria-ini-cuan-rp6-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/455/2277828/bisnis-cacing-di-tengah-covid-19-pria-ini-cuan-rp6-juta"/><item><title>Bisnis Cacing di Tengah Covid-19, Pria Ini Cuan Rp6 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/455/2277828/bisnis-cacing-di-tengah-covid-19-pria-ini-cuan-rp6-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/455/2277828/bisnis-cacing-di-tengah-covid-19-pria-ini-cuan-rp6-juta</guid><pubDate>Selasa 15 September 2020 08:29 WIB</pubDate><dc:creator>Pramono Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/15/455/2277828/bisnis-cacing-di-tengah-covid-19-pria-ini-cuan-rp6-juta-qRv1yb4bPE.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/15/455/2277828/bisnis-cacing-di-tengah-covid-19-pria-ini-cuan-rp6-juta-qRv1yb4bPE.jpeg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>SIDOARJO &amp;ndash;  Jika selama ini cacing dianggap binatang yang jarang diminati banyak orang, salah seorang warga asal Gedangan Sidorajo sukses meraup untung di tengah Pandemi akibat membudidayakan cacing. Karena usaha tersebut, dirinya berhasil meraup untung hingga jutaan rupiah per bulannya.
Biasanya cacing digunakan oleh sebagian orang sebagai pakan ikan, bahan baku kosmetik hingga sebagai makanan untuk pengobatan. Rudy Dwi Winarko memilih untuk membudidayakan cacing, walaupun adanya pandemi  ini membuat usaha miliknya sempat turun.
Baca Juga: Pria Lulusan S2 Jadi Tukang Cukur, Dibayar Seikhlasnya
Dibalik bentuk tubuh hewan tidak bertulang ini, ternyata mampu menghasilkan pundi uang yang cukup besar. Dengan adanya bisnis tersebut, dirinya mampu mendapatkan omzet hingga jutaan rupiah per bulannya.
Bapak tiga anak ini menjadikan cacing sebagai sandaran hidup pada keluarganya. Rudy yang merupakan mantan buruh pabrik tersebut terpaksa keluar dari tempat kerjanya yang terdampak Covid-19.
Baca Juga: Intip Peluang Penyewaan Buku di Tengah Pandemi, Untung atau Rugi?
Dirinya memilih menekuni dan mendapatkan keuntungan dari budidaya cacing yang dilakukan dari rumah. Belajar dari temanya, Rudy membuka sendiri usaha budidaya cacing tersebut, dan bukan hal mudah bagi dirinya untuk merawat cacing tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wOC80LzEyMjU2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Cukup dengan menempatkan cacing-cacing tersebut pada rak susun dan  diberi media bekas tanaman jamur. Selain itu, dirinya memberikan pakan  kepada cacing budidaya dirinya sebanyak satu kali dalam dua hari.
Rudy memberikan pakan cacing berupa sayuran bekas yang didapat pada  pasar atau media bekas jamur. Berkat keuletan dirinya, saat ini Rudy  berhasil membudidayakan tiga jenis cacing di antaranya Lumbricus Rubelus  dengan harga yang dibanderol Rp90.000 per kilogram, setelah itu  Lumbricud Foetida dengan harga Rp80.000 per kg dan Lumbricus Peretima  yang dijual Rp60.000 per kg.
Selain dipergunakan untuk pakan ikan dan burung, cacing-cacing  tersebut dibuat oleh sejumlah kalangan untuk bahan kosmetik dan obat  kesehatan untuk menyembuhkan luka. Dari ketiga jenis cacing tersebut,  dirinya mampu mendapatkan omzet lima hingga enam juta per bulannya.</description><content:encoded>SIDOARJO &amp;ndash;  Jika selama ini cacing dianggap binatang yang jarang diminati banyak orang, salah seorang warga asal Gedangan Sidorajo sukses meraup untung di tengah Pandemi akibat membudidayakan cacing. Karena usaha tersebut, dirinya berhasil meraup untung hingga jutaan rupiah per bulannya.
Biasanya cacing digunakan oleh sebagian orang sebagai pakan ikan, bahan baku kosmetik hingga sebagai makanan untuk pengobatan. Rudy Dwi Winarko memilih untuk membudidayakan cacing, walaupun adanya pandemi  ini membuat usaha miliknya sempat turun.
Baca Juga: Pria Lulusan S2 Jadi Tukang Cukur, Dibayar Seikhlasnya
Dibalik bentuk tubuh hewan tidak bertulang ini, ternyata mampu menghasilkan pundi uang yang cukup besar. Dengan adanya bisnis tersebut, dirinya mampu mendapatkan omzet hingga jutaan rupiah per bulannya.
Bapak tiga anak ini menjadikan cacing sebagai sandaran hidup pada keluarganya. Rudy yang merupakan mantan buruh pabrik tersebut terpaksa keluar dari tempat kerjanya yang terdampak Covid-19.
Baca Juga: Intip Peluang Penyewaan Buku di Tengah Pandemi, Untung atau Rugi?
Dirinya memilih menekuni dan mendapatkan keuntungan dari budidaya cacing yang dilakukan dari rumah. Belajar dari temanya, Rudy membuka sendiri usaha budidaya cacing tersebut, dan bukan hal mudah bagi dirinya untuk merawat cacing tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wOC80LzEyMjU2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Cukup dengan menempatkan cacing-cacing tersebut pada rak susun dan  diberi media bekas tanaman jamur. Selain itu, dirinya memberikan pakan  kepada cacing budidaya dirinya sebanyak satu kali dalam dua hari.
Rudy memberikan pakan cacing berupa sayuran bekas yang didapat pada  pasar atau media bekas jamur. Berkat keuletan dirinya, saat ini Rudy  berhasil membudidayakan tiga jenis cacing di antaranya Lumbricus Rubelus  dengan harga yang dibanderol Rp90.000 per kilogram, setelah itu  Lumbricud Foetida dengan harga Rp80.000 per kg dan Lumbricus Peretima  yang dijual Rp60.000 per kg.
Selain dipergunakan untuk pakan ikan dan burung, cacing-cacing  tersebut dibuat oleh sejumlah kalangan untuk bahan kosmetik dan obat  kesehatan untuk menyembuhkan luka. Dari ketiga jenis cacing tersebut,  dirinya mampu mendapatkan omzet lima hingga enam juta per bulannya.</content:encoded></item></channel></rss>
