<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bosan Selama Pandemi, 2 Bocah Bisnis Bonsai Kelapa</title><description>Hasil penjualan bonsai kelapa digunakan untuk membeli keperluan sekolah via daring keduanya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/455/2277941/bosan-selama-pandemi-2-bocah-bisnis-bonsai-kelapa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/455/2277941/bosan-selama-pandemi-2-bocah-bisnis-bonsai-kelapa"/><item><title>Bosan Selama Pandemi, 2 Bocah Bisnis Bonsai Kelapa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/455/2277941/bosan-selama-pandemi-2-bocah-bisnis-bonsai-kelapa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/455/2277941/bosan-selama-pandemi-2-bocah-bisnis-bonsai-kelapa</guid><pubDate>Selasa 15 September 2020 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Saladin Ayyubi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/15/455/2277941/bosan-selama-pandemi-2-bocah-bisnis-bonsai-kelapa-eWSKqDhC25.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Bonsai Kelapa(Foto: Shopee)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/15/455/2277941/bosan-selama-pandemi-2-bocah-bisnis-bonsai-kelapa-eWSKqDhC25.jpeg</image><title>Bonsai Kelapa(Foto: Shopee)</title></images><description>BANYUMAS &amp;ndash; Rasa bosan  yang datang selama masa pandemi Covid-19 membuat dua orang pelajar Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah menggali kreativitas. Yakni dengan membuat bonsai kelapa, nantinya hasil penjualan tersebut digunakan untuk membeli keperluan sekolah via daring keduanya.
Aktivitas tersebut  dilakukan oleh Muhamad Khamdan dan Muslim yang dilakukan di rumahnya berlokasikan di Desa Karang Bawang kecamatan Aji Barang Banyumas. Mereka memanfaatkan area teras rumah milik kedua orangtuanya untuk dijadikan area bekerja pembuatan bonsai kelapa.
Baca Juga: Pria Lulusan S2 Jadi Tukang Cukur, Dibayar Seikhlasnya
Pekerjaan yang ditekuni keduanya ini, menjadikan hal tersebut sebagai kegiatan yang menghasilkan pendapatan guna meringankan bebam orang tuanya. Pembuatan bonsai kelapa tersebut dikatakan mudah, dimulai dari pengupasan kulit, kemudian merendam kelapa ke wadah berair.
Setelah dirasa cukup untuk berkembang, tunas kelapa baru dipindahkan ke dalam pot. Kegiatan tersebut tentu saja membuat kedua orang tua mereka merasa bangga sekaligus senang.
Baca Juga: Bisnis Cacing di Tengah Covid-19, Pria Ini Cuan Rp6 Juta
Adanya kegiatan ini, membuat orang tua mereka berharap agar dapat menjadi peluang ke depannya bagi anak-anak mereka. Untuk satu buah cakal  bakal bonsai ini dihargai Rp20.000 hingga Rp50.000.
Dalam satu hari keduanya dapat membuat 10 hingga 15 buah bahan bonsai. Untuk sementara waktu, bahan bonsai ditanam pada media air.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8yOC80LzEyMTkwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>BANYUMAS &amp;ndash; Rasa bosan  yang datang selama masa pandemi Covid-19 membuat dua orang pelajar Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah menggali kreativitas. Yakni dengan membuat bonsai kelapa, nantinya hasil penjualan tersebut digunakan untuk membeli keperluan sekolah via daring keduanya.
Aktivitas tersebut  dilakukan oleh Muhamad Khamdan dan Muslim yang dilakukan di rumahnya berlokasikan di Desa Karang Bawang kecamatan Aji Barang Banyumas. Mereka memanfaatkan area teras rumah milik kedua orangtuanya untuk dijadikan area bekerja pembuatan bonsai kelapa.
Baca Juga: Pria Lulusan S2 Jadi Tukang Cukur, Dibayar Seikhlasnya
Pekerjaan yang ditekuni keduanya ini, menjadikan hal tersebut sebagai kegiatan yang menghasilkan pendapatan guna meringankan bebam orang tuanya. Pembuatan bonsai kelapa tersebut dikatakan mudah, dimulai dari pengupasan kulit, kemudian merendam kelapa ke wadah berair.
Setelah dirasa cukup untuk berkembang, tunas kelapa baru dipindahkan ke dalam pot. Kegiatan tersebut tentu saja membuat kedua orang tua mereka merasa bangga sekaligus senang.
Baca Juga: Bisnis Cacing di Tengah Covid-19, Pria Ini Cuan Rp6 Juta
Adanya kegiatan ini, membuat orang tua mereka berharap agar dapat menjadi peluang ke depannya bagi anak-anak mereka. Untuk satu buah cakal  bakal bonsai ini dihargai Rp20.000 hingga Rp50.000.
Dalam satu hari keduanya dapat membuat 10 hingga 15 buah bahan bonsai. Untuk sementara waktu, bahan bonsai ditanam pada media air.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8yOC80LzEyMTkwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
