<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi Pandemi Covid-19, Usaha Mahar Pernikahan Justru Ramai Dicari Calon Pengantin</title><description>Meski pun di tengah masa pandemi Covid-19, mahar untuk acara pernikahan yang unik dan berkesan saat ini masih banyak dibutuhkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/455/2277988/lagi-pandemi-covid-19-usaha-mahar-pernikahan-justru-ramai-dicari-calon-pengantin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/455/2277988/lagi-pandemi-covid-19-usaha-mahar-pernikahan-justru-ramai-dicari-calon-pengantin"/><item><title>Lagi Pandemi Covid-19, Usaha Mahar Pernikahan Justru Ramai Dicari Calon Pengantin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/455/2277988/lagi-pandemi-covid-19-usaha-mahar-pernikahan-justru-ramai-dicari-calon-pengantin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/15/455/2277988/lagi-pandemi-covid-19-usaha-mahar-pernikahan-justru-ramai-dicari-calon-pengantin</guid><pubDate>Selasa 15 September 2020 12:54 WIB</pubDate><dc:creator>Trisna Purwoko</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/15/455/2277988/lagi-pandemi-covid-19-usaha-mahar-pernikahan-justru-ramai-dicari-pasangan-NqSODuSF6W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahar Pernikahan (Foto: Trisna/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/15/455/2277988/lagi-pandemi-covid-19-usaha-mahar-pernikahan-justru-ramai-dicari-pasangan-NqSODuSF6W.jpg</image><title>Mahar Pernikahan (Foto: Trisna/Okezone)</title></images><description>BANTUL - Meski pun di tengah masa pandemi Covid-19, mahar untuk acara pernikahan yang unik dan berkesan saat ini masih banyak dibutuhkan oleh warga yang hendak melangsungkan pernikahan.
Mahar pernikahan yang unik tentu akan menjadi benda kenangan yang tak terlupakan bagi pasangan suami istri.
Hal ini pun dimanfaatkan oleh salah satu warga Karangmojo Suparno atau yang biasa disebut Nano, untuk berkreasi membuat aneka mahar pernikahan yang unik dan terbuat dari uang koin dan lem tembak yang dipoles dengan prada emas maupun prada perak.
Baca Juga: Pria Lulusan S2 Jadi Tukang Cukur, Dibayar Seikhlasnya
Sejak beberapa tahun lalu, dirinya telah memulai usaha kerajinan tangan dengan nama Tonk Craft, dan membuat lukisan kaligrafi dan sketsa wajah. Ketika tidak banyak orang yang tertarik pada hasil kerajinannya, Nano mulai berinovasi dengan menggunakan lem tembak untuk membuat karya kerajinan.
Karya kaligrafi dan lukisan dari lem tembak yang dipoles dengan prada emas dan prada perak ternyata terlihat lebih indah dan banyak disukai oleh warga, sehingga mulai banyak orang datang untuk pesan karya lukisannya.
Baca Juga: Bisnis Cacing di Tengah Covid-19, Pria Ini Cuan Rp6 Juta
Tak puas sampai di situ, Nano lantas membuat kerajinan mahar pernikahan sederhana berupa lukisan berbahan lem tembak dengan membubuhkan nama pasangan pengantin yang akan menikah.
Ternyata, mahar pernikahan buatannya dan telah diunggah ke media sosial mendapat tanggapan positif dari masyarakat, hingga akhirnya berdatangan ke rumahnya untuk memesan mahar pernikahan tersebut.
Karyanya dibuat di atas sepotong triplek yang mulai di sketsakan gambar sesuai keinginan pemesan. Setelah sketsa selesai dibuat, proses selanjutnya adalah menempelkan lem tembak di atas sketsa yang telah dibuat.
Dengan menggunakan trik khusus, dirinya menempelkan prada berwarna  emas dan perak di atas lem tembak yang belum kering secara sempurna,  sehingga lukisan terlihat indah.
Beragam pesanan mahar pernikahan yang kemudian datang ternyata  membuat dirinya harus mencari ide baru agar karyanya tidak monoton.  Lantas ia mulai menambahkan koin uang pecahan yang ditempel pada mahar  pernikahan, sehingga terlihat lebih indah dan lebih berkesan bagi  pemesannya.
Karya lukisan dan mahar berbahan lem tembak buatannya ini dipasarkan  melalui media sosial dengan harga mulai dari Rp35.000 hingga Rp3 juta,  tergantung ukuran lukisan dan kerumitan pembuatannya.
Proses penempelan prada berwarna emas dan perak pada lukisan lem  tembak yang masih cukup panas ini membuat proses pembuatan sebuah  lukisan harus dilakukan bertahap dan membutuhkan waktu.
Dalam sehari Nano hanya dapat membuat maksimal tiga buah karya, baik  lukisan maupun mahar pernikahan. Walaupun saat ini sebagian pengusaha  dan pengrajin mulai kelimpungan akibat pandemi Covid-19, namun lukisan  mahar pernikahan buatan Nano tetap laris dengan pesanan yang datang.
Adanya himbauan dari pemerintah untuk tidak menggelar kegiatan  pengumpulan massa seperti hajatan pernikahan dalam kondisi pandemi  seperti sekarang ini, membuat pasangan yang akan menikah memutuskan  untuk tetap menggelar prosesi pernikahan secara sederhana, namun dengan  menggunakan mahar pernikahan yang indah dan berkesan.</description><content:encoded>BANTUL - Meski pun di tengah masa pandemi Covid-19, mahar untuk acara pernikahan yang unik dan berkesan saat ini masih banyak dibutuhkan oleh warga yang hendak melangsungkan pernikahan.
Mahar pernikahan yang unik tentu akan menjadi benda kenangan yang tak terlupakan bagi pasangan suami istri.
Hal ini pun dimanfaatkan oleh salah satu warga Karangmojo Suparno atau yang biasa disebut Nano, untuk berkreasi membuat aneka mahar pernikahan yang unik dan terbuat dari uang koin dan lem tembak yang dipoles dengan prada emas maupun prada perak.
Baca Juga: Pria Lulusan S2 Jadi Tukang Cukur, Dibayar Seikhlasnya
Sejak beberapa tahun lalu, dirinya telah memulai usaha kerajinan tangan dengan nama Tonk Craft, dan membuat lukisan kaligrafi dan sketsa wajah. Ketika tidak banyak orang yang tertarik pada hasil kerajinannya, Nano mulai berinovasi dengan menggunakan lem tembak untuk membuat karya kerajinan.
Karya kaligrafi dan lukisan dari lem tembak yang dipoles dengan prada emas dan prada perak ternyata terlihat lebih indah dan banyak disukai oleh warga, sehingga mulai banyak orang datang untuk pesan karya lukisannya.
Baca Juga: Bisnis Cacing di Tengah Covid-19, Pria Ini Cuan Rp6 Juta
Tak puas sampai di situ, Nano lantas membuat kerajinan mahar pernikahan sederhana berupa lukisan berbahan lem tembak dengan membubuhkan nama pasangan pengantin yang akan menikah.
Ternyata, mahar pernikahan buatannya dan telah diunggah ke media sosial mendapat tanggapan positif dari masyarakat, hingga akhirnya berdatangan ke rumahnya untuk memesan mahar pernikahan tersebut.
Karyanya dibuat di atas sepotong triplek yang mulai di sketsakan gambar sesuai keinginan pemesan. Setelah sketsa selesai dibuat, proses selanjutnya adalah menempelkan lem tembak di atas sketsa yang telah dibuat.
Dengan menggunakan trik khusus, dirinya menempelkan prada berwarna  emas dan perak di atas lem tembak yang belum kering secara sempurna,  sehingga lukisan terlihat indah.
Beragam pesanan mahar pernikahan yang kemudian datang ternyata  membuat dirinya harus mencari ide baru agar karyanya tidak monoton.  Lantas ia mulai menambahkan koin uang pecahan yang ditempel pada mahar  pernikahan, sehingga terlihat lebih indah dan lebih berkesan bagi  pemesannya.
Karya lukisan dan mahar berbahan lem tembak buatannya ini dipasarkan  melalui media sosial dengan harga mulai dari Rp35.000 hingga Rp3 juta,  tergantung ukuran lukisan dan kerumitan pembuatannya.
Proses penempelan prada berwarna emas dan perak pada lukisan lem  tembak yang masih cukup panas ini membuat proses pembuatan sebuah  lukisan harus dilakukan bertahap dan membutuhkan waktu.
Dalam sehari Nano hanya dapat membuat maksimal tiga buah karya, baik  lukisan maupun mahar pernikahan. Walaupun saat ini sebagian pengusaha  dan pengrajin mulai kelimpungan akibat pandemi Covid-19, namun lukisan  mahar pernikahan buatan Nano tetap laris dengan pesanan yang datang.
Adanya himbauan dari pemerintah untuk tidak menggelar kegiatan  pengumpulan massa seperti hajatan pernikahan dalam kondisi pandemi  seperti sekarang ini, membuat pasangan yang akan menikah memutuskan  untuk tetap menggelar prosesi pernikahan secara sederhana, namun dengan  menggunakan mahar pernikahan yang indah dan berkesan.</content:encoded></item></channel></rss>
