<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi Anggaran Covid-19, Bansos 59% tapi Kesehatan Baru 18,36%</title><description>Realisasi anggaran penanganan covid-19 per 14 September ini telah mencapai Rp240,9 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/16/320/2278837/realisasi-anggaran-covid-19-bansos-59-tapi-kesehatan-baru-18-36</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/16/320/2278837/realisasi-anggaran-covid-19-bansos-59-tapi-kesehatan-baru-18-36"/><item><title>Realisasi Anggaran Covid-19, Bansos 59% tapi Kesehatan Baru 18,36%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/16/320/2278837/realisasi-anggaran-covid-19-bansos-59-tapi-kesehatan-baru-18-36</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/16/320/2278837/realisasi-anggaran-covid-19-bansos-59-tapi-kesehatan-baru-18-36</guid><pubDate>Rabu 16 September 2020 17:25 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/16/320/2278837/realisasi-anggaran-covid-19-bansos-59-tapi-kesehatan-baru-18-36-SrjgEuJvIO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/16/320/2278837/realisasi-anggaran-covid-19-bansos-59-tapi-kesehatan-baru-18-36-SrjgEuJvIO.jpg</image><title>Rupiah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Realisasi anggaran penanganan covid-19 per 14 September ini telah mencapai Rp240,9 triliun. Realisasi tertinggi adalah di bidang perlindungan sosial yang mencapai 59,03%.

&amp;ldquo;Yang paling besar pencapaiannya adalah program perlindungan sosial, yang sudah mencapai hampir 60% atau sekitar Rp120 triliun. Yang kami harapkan harusnya sampai akhir tahun angka ini bisa  tercapai totalnya Rp200 triliun,&amp;rdquo; kata Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional yang juga Wakil Menteri (Wamen)  BUMN Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers di Kantor Presiden, Rabu, (16/9/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Korban Jiwa Covid-19 Nyaris 1 Juta, Kesehatan Dulu Apa Ekonomi Bu Menkeu?
Kemudian realisasi anggaran untuk UMKM juga hampir menyentuh angka 50%. Dia mengatakan, program ini menjadi salah satu fokus yang diarahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

&amp;ldquo;Karena ini menyerap tenaga kerja dan menyumbang ekonomi paling besar. Ini juga realisasinya sudah naik cukup tinggi menjadi 47,52% atau sekitar Rp58,67 triliun,&amp;rdquo; ungkapnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pedagang Pasar Dukung Protokol Kesehatan seperti di Awal PSBB
Sementara itu untuk realisasi anggaran di kementerian/lembaga dan pemda, Budi mengatakan sudah cukup baik. Di mana realisasinya sudah mencapai 24,46% atau Rp25,95 triliun.

&amp;ldquo;Kemudian memang yang masih menunggu adalah pembiayaan korporasi. Ini di antaranya ada beberapa PMN yang mudah-mudahan di akhir September bisa cair. Gelondongannya cukup besar. Sehingga  nanti ada kenaikan yang signifikan di akhir bulan ini,&amp;rdquo; tuturnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, Mohon Maaf Sri Mulyani Tak Tambah Bansos
Lalu untuk anggaran bidang kesehatan realisasinya baru 18,36% atau Rp16,31 triliun dari total pagu anggaran Rp87,55 triliun. Terakhir realisasi insentif usaha telah mencapai 16,39% atau 19,77 triliun dari pagu Rp120,61 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Realisasi anggaran penanganan covid-19 per 14 September ini telah mencapai Rp240,9 triliun. Realisasi tertinggi adalah di bidang perlindungan sosial yang mencapai 59,03%.

&amp;ldquo;Yang paling besar pencapaiannya adalah program perlindungan sosial, yang sudah mencapai hampir 60% atau sekitar Rp120 triliun. Yang kami harapkan harusnya sampai akhir tahun angka ini bisa  tercapai totalnya Rp200 triliun,&amp;rdquo; kata Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional yang juga Wakil Menteri (Wamen)  BUMN Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers di Kantor Presiden, Rabu, (16/9/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Korban Jiwa Covid-19 Nyaris 1 Juta, Kesehatan Dulu Apa Ekonomi Bu Menkeu?
Kemudian realisasi anggaran untuk UMKM juga hampir menyentuh angka 50%. Dia mengatakan, program ini menjadi salah satu fokus yang diarahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

&amp;ldquo;Karena ini menyerap tenaga kerja dan menyumbang ekonomi paling besar. Ini juga realisasinya sudah naik cukup tinggi menjadi 47,52% atau sekitar Rp58,67 triliun,&amp;rdquo; ungkapnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pedagang Pasar Dukung Protokol Kesehatan seperti di Awal PSBB
Sementara itu untuk realisasi anggaran di kementerian/lembaga dan pemda, Budi mengatakan sudah cukup baik. Di mana realisasinya sudah mencapai 24,46% atau Rp25,95 triliun.

&amp;ldquo;Kemudian memang yang masih menunggu adalah pembiayaan korporasi. Ini di antaranya ada beberapa PMN yang mudah-mudahan di akhir September bisa cair. Gelondongannya cukup besar. Sehingga  nanti ada kenaikan yang signifikan di akhir bulan ini,&amp;rdquo; tuturnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, Mohon Maaf Sri Mulyani Tak Tambah Bansos
Lalu untuk anggaran bidang kesehatan realisasinya baru 18,36% atau Rp16,31 triliun dari total pagu anggaran Rp87,55 triliun. Terakhir realisasi insentif usaha telah mencapai 16,39% atau 19,77 triliun dari pagu Rp120,61 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
