<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadapi Resesi, Sri Mulyani Ingatkan Agar Tak Terlena seperti Argentina</title><description>Pandemi  Covid-19 mengguncang ekonomi di bebeberapa  negara-negara di dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/16/320/2278870/hadapi-resesi-sri-mulyani-ingatkan-agar-tak-terlena-seperti-argentina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/16/320/2278870/hadapi-resesi-sri-mulyani-ingatkan-agar-tak-terlena-seperti-argentina"/><item><title>Hadapi Resesi, Sri Mulyani Ingatkan Agar Tak Terlena seperti Argentina</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/16/320/2278870/hadapi-resesi-sri-mulyani-ingatkan-agar-tak-terlena-seperti-argentina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/16/320/2278870/hadapi-resesi-sri-mulyani-ingatkan-agar-tak-terlena-seperti-argentina</guid><pubDate>Rabu 16 September 2020 18:08 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/16/320/2278870/hadapi-resesi-sri-mulyani-minta-ingatkan-agar-tak-terlena-seperti-argentina-NlJ9MjkcpD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/16/320/2278870/hadapi-resesi-sri-mulyani-minta-ingatkan-agar-tak-terlena-seperti-argentina-NlJ9MjkcpD.jpg</image><title>Sri Mulyani (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pandemi  Covid-19 mengguncang ekonomi di bebeberapa  negara-negara di dunia. Bahkan beberapa negara sudah masuk jurang resesi dan Indonesia diperkirakan juga akan masuk ke jurang yang sama.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan krisis akibat pandemi ini jangan membuat patah semangat. Namun harus  dimanfaatkan untuk mengakselerasi reformasi di berbagai bidang, mulai dari kesehatan hingga pendidikan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, Mohon Maaf Sri Mulyani Tak Tambah Bansos
&quot;Reformasi juga dilakukan dari sisi perlindungan sosial. Transformasi ekonomi Indonesia untuk memulihkan perekonomian Indonesia,&quot; ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (16/9/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wNS80LzEyMjUyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kata dia, penemuan vaksin menjadi salah satu angin segar yang cukup positif. Akan tetapi adaptasi dalam menghadapi krisis harus terus di bawa di masa-masa kepemimpinan mendatang.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Korban Jiwa Covid-19 Nyaris 1 Juta, Kesehatan Dulu Apa Ekonomi Bu Menkeu?
&quot;Covid-19 masih akan terus bersama kita, meskipun kita nanti bicara tentang vaksin. Kita mau bicara tentang menanganinya. Jadi saya berharap, Anda semuanya tidak menganggap 'oh ini masalah temporer satu-dua bulan dan selesai' tapi mindset kita berubah,&quot; jelasnya.
Dia meminta  pemerintah jangan terlena. Agar tidak bernasib sama dengan Argentina yang secara terus menurus hampir 100 tahun mengalami krisis akibat kebijakan yang tidak tepat dari pemerintahannya.
&quot;Mereka tenggelam dalam krisis dan akhirnya berlarut-larut bisa 1 tahun 2 tahun satu dekade bahkan bisa puluhan dekade. Saya melihat negara-negara seperti itu mereka dari krisis tidak bisa lewat dari krisis terus makin tenggelam makin tenggelam makin dalam,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pandemi  Covid-19 mengguncang ekonomi di bebeberapa  negara-negara di dunia. Bahkan beberapa negara sudah masuk jurang resesi dan Indonesia diperkirakan juga akan masuk ke jurang yang sama.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan krisis akibat pandemi ini jangan membuat patah semangat. Namun harus  dimanfaatkan untuk mengakselerasi reformasi di berbagai bidang, mulai dari kesehatan hingga pendidikan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, Mohon Maaf Sri Mulyani Tak Tambah Bansos
&quot;Reformasi juga dilakukan dari sisi perlindungan sosial. Transformasi ekonomi Indonesia untuk memulihkan perekonomian Indonesia,&quot; ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (16/9/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wNS80LzEyMjUyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kata dia, penemuan vaksin menjadi salah satu angin segar yang cukup positif. Akan tetapi adaptasi dalam menghadapi krisis harus terus di bawa di masa-masa kepemimpinan mendatang.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Korban Jiwa Covid-19 Nyaris 1 Juta, Kesehatan Dulu Apa Ekonomi Bu Menkeu?
&quot;Covid-19 masih akan terus bersama kita, meskipun kita nanti bicara tentang vaksin. Kita mau bicara tentang menanganinya. Jadi saya berharap, Anda semuanya tidak menganggap 'oh ini masalah temporer satu-dua bulan dan selesai' tapi mindset kita berubah,&quot; jelasnya.
Dia meminta  pemerintah jangan terlena. Agar tidak bernasib sama dengan Argentina yang secara terus menurus hampir 100 tahun mengalami krisis akibat kebijakan yang tidak tepat dari pemerintahannya.
&quot;Mereka tenggelam dalam krisis dan akhirnya berlarut-larut bisa 1 tahun 2 tahun satu dekade bahkan bisa puluhan dekade. Saya melihat negara-negara seperti itu mereka dari krisis tidak bisa lewat dari krisis terus makin tenggelam makin tenggelam makin dalam,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
