<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Bos Doku yang Masuk ke Dalam 25 Wanita Berpengaruh di Asia-Pasifik</title><description>Dua nama asal Indonesia masuk ke dalam 25 pebisnis wanita  yang memiliki pengaruh besar di kawasan Asia-Pasifik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/16/455/2278199/kisah-bos-doku-yang-masuk-ke-dalam-25-wanita-berpengaruh-di-asia-pasifik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/16/455/2278199/kisah-bos-doku-yang-masuk-ke-dalam-25-wanita-berpengaruh-di-asia-pasifik"/><item><title>Kisah Bos Doku yang Masuk ke Dalam 25 Wanita Berpengaruh di Asia-Pasifik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/16/455/2278199/kisah-bos-doku-yang-masuk-ke-dalam-25-wanita-berpengaruh-di-asia-pasifik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/16/455/2278199/kisah-bos-doku-yang-masuk-ke-dalam-25-wanita-berpengaruh-di-asia-pasifik</guid><pubDate>Rabu 16 September 2020 07:31 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/15/455/2278199/kisah-bos-doku-yang-masuk-ke-dalam-25-wanita-berpengaruh-di-asia-pasifik-UySQRTZmVv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dompet Digital (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/15/455/2278199/kisah-bos-doku-yang-masuk-ke-dalam-25-wanita-berpengaruh-di-asia-pasifik-UySQRTZmVv.jpg</image><title>Dompet Digital (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Dua nama asal Indonesia masuk ke dalam 25 pebisnis wanita  yang memiliki pengaruh besar di kawasan Asia-Pasifik. Salah satu nama  yang muncul adalah Nabilah Alsagoff yang merupakan Cofounder dan COO  Nusa Satu Inti Artha.
Lantas, siapa sih sosok Nabilah Alsagoff sebenarnya? Dan mengapa  sosoknya bisa masuk ke dalam 25 nama pebisnis wanita yang memiliki  pengaruh di kawasan Asia- Pasifik?
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kisah 25 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia
Mengutip dari Forbes, Rabu (16/9/2020), Pada tahun 2005, Alsagoff  memulai situs web dengan dewan pariwisata Bali. Namun pada saat itu,  dirinya melihat bank-bank lokal tidak dapat memproses pembayaran online  yang ditariknya.
Atas dasar itulah, dirinya mendirikan Nusa Satu Inti Artha yang  berbasis di Jakarta atau yang paling dikenal dengan nama Doku. Doku  sendiri diambil dari bahasa gaul di Jakarta yang artinya dompet.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Memanas dengan Bill Gates, Elon Musk: Dia Tak Tahu Apa-Apa soal Truk Listrik
Doku memelopori transaksi nontunai di Indonesia, bahkan berhasil  mengungguli bank domestik untuk menawarkan layanan dompet elektronik.  Pada tahun 2016, grup media Indonesia Elang Mahkota Teknologi membeli  saham mayoritas di Nusa Satu dengan harga yang dirahasiakan.
Meskipun begitu, Alsagoff tetap menjadi chief operating officer Doku.  Tahun lalu, Doku menangani pembayaran Rp63 triliun. Angka tersebut 50%  lebih tinggi dari tahun 2018 dan menjadikannya layanan pembayaran  elektronik terkemuka di Indonesia.
Transaksi melonjak karena penduduk rumahan menghindari pandemi, dan  Doku telah berkembang menjadi konsultan untuk membantu lebih banyak  bisnis untuk bisa bertransaksi secara online.</description><content:encoded>JAKARTA - Dua nama asal Indonesia masuk ke dalam 25 pebisnis wanita  yang memiliki pengaruh besar di kawasan Asia-Pasifik. Salah satu nama  yang muncul adalah Nabilah Alsagoff yang merupakan Cofounder dan COO  Nusa Satu Inti Artha.
Lantas, siapa sih sosok Nabilah Alsagoff sebenarnya? Dan mengapa  sosoknya bisa masuk ke dalam 25 nama pebisnis wanita yang memiliki  pengaruh di kawasan Asia- Pasifik?
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kisah 25 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia
Mengutip dari Forbes, Rabu (16/9/2020), Pada tahun 2005, Alsagoff  memulai situs web dengan dewan pariwisata Bali. Namun pada saat itu,  dirinya melihat bank-bank lokal tidak dapat memproses pembayaran online  yang ditariknya.
Atas dasar itulah, dirinya mendirikan Nusa Satu Inti Artha yang  berbasis di Jakarta atau yang paling dikenal dengan nama Doku. Doku  sendiri diambil dari bahasa gaul di Jakarta yang artinya dompet.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Memanas dengan Bill Gates, Elon Musk: Dia Tak Tahu Apa-Apa soal Truk Listrik
Doku memelopori transaksi nontunai di Indonesia, bahkan berhasil  mengungguli bank domestik untuk menawarkan layanan dompet elektronik.  Pada tahun 2016, grup media Indonesia Elang Mahkota Teknologi membeli  saham mayoritas di Nusa Satu dengan harga yang dirahasiakan.
Meskipun begitu, Alsagoff tetap menjadi chief operating officer Doku.  Tahun lalu, Doku menangani pembayaran Rp63 triliun. Angka tersebut 50%  lebih tinggi dari tahun 2018 dan menjadikannya layanan pembayaran  elektronik terkemuka di Indonesia.
Transaksi melonjak karena penduduk rumahan menghindari pandemi, dan  Doku telah berkembang menjadi konsultan untuk membantu lebih banyak  bisnis untuk bisa bertransaksi secara online.</content:encoded></item></channel></rss>
