<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Tahan Suku Bunga Acuan 4%   </title><description>Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) 4%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/17/320/2279350/bi-tahan-suku-bunga-acuan-4</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/17/320/2279350/bi-tahan-suku-bunga-acuan-4"/><item><title>BI Tahan Suku Bunga Acuan 4%   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/17/320/2279350/bi-tahan-suku-bunga-acuan-4</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/17/320/2279350/bi-tahan-suku-bunga-acuan-4</guid><pubDate>Kamis 17 September 2020 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/17/320/2279350/bi-tahan-suku-bunga-acuan-4-PI8Kx8yEE0.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BI Tahan Suku Bunga Acuan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/17/320/2279350/bi-tahan-suku-bunga-acuan-4-PI8Kx8yEE0.jpeg</image><title>BI Tahan Suku Bunga Acuan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada level 4.0%.

Demikian juga dengan suku bunga Deposit Facility tetap 3,25% dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,75%. Hal tersebut merupakan hasil keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 September 2020

&quot;Rapat Dewan Gubernur BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate menjadi 4,00%. Keputusan ini konsisten dengan perkiraan perkembangan global dan domestik dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19,&quot; kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Menurut dia, BI lebih menekankan pada penguatan sinergi ekspansi moneter dengan akselerasi stimulus fiskal Pemerintah.

&quot;Ini perlunya menjaga stabilitas Rupiah tetap terjaga meskipun risiko meluasnya dampak covid-19. Ke depan akan terus dicermati dan mendorong pemulihan ekonomi,&quot; katanya.

Dia menambahkan saat ini terlihat ekonomi sudah membaik di bulan Juli. Hal ini terlihat dengan adanya aktivitas ekonomi yang sudah memulai membaik.

&quot;Kita memastikan bekerjanya mekanisme pasar dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah baik pusat dan daerah. Dan terus memperkuat stimulus fiskal dalam memulihkan,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/05/06/63729/324693_medium.jpg&quot; alt=&quot;Bank Indonesia Tolak Usulan Cetak Uang Rp600 Triliun sebagai Solusi Penanganan Covid-19&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada level 4.0%.

Demikian juga dengan suku bunga Deposit Facility tetap 3,25% dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,75%. Hal tersebut merupakan hasil keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 September 2020

&quot;Rapat Dewan Gubernur BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate menjadi 4,00%. Keputusan ini konsisten dengan perkiraan perkembangan global dan domestik dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19,&quot; kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Menurut dia, BI lebih menekankan pada penguatan sinergi ekspansi moneter dengan akselerasi stimulus fiskal Pemerintah.

&quot;Ini perlunya menjaga stabilitas Rupiah tetap terjaga meskipun risiko meluasnya dampak covid-19. Ke depan akan terus dicermati dan mendorong pemulihan ekonomi,&quot; katanya.

Dia menambahkan saat ini terlihat ekonomi sudah membaik di bulan Juli. Hal ini terlihat dengan adanya aktivitas ekonomi yang sudah memulai membaik.

&quot;Kita memastikan bekerjanya mekanisme pasar dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah baik pusat dan daerah. Dan terus memperkuat stimulus fiskal dalam memulihkan,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/05/06/63729/324693_medium.jpg&quot; alt=&quot;Bank Indonesia Tolak Usulan Cetak Uang Rp600 Triliun sebagai Solusi Penanganan Covid-19&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
