<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Restrukturisasi Kredit Meningkat, Kondisi Perbankan Masih Aman</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit pada Agustus 2020 tercatat rendah sebesar 1,04% (yoy).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/17/320/2279452/restrukturisasi-kredit-meningkat-kondisi-perbankan-masih-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/17/320/2279452/restrukturisasi-kredit-meningkat-kondisi-perbankan-masih-aman"/><item><title>Restrukturisasi Kredit Meningkat, Kondisi Perbankan Masih Aman</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/17/320/2279452/restrukturisasi-kredit-meningkat-kondisi-perbankan-masih-aman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/17/320/2279452/restrukturisasi-kredit-meningkat-kondisi-perbankan-masih-aman</guid><pubDate>Kamis 17 September 2020 17:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/17/320/2279452/restrukturisasi-kredit-meningkat-kondisi-perbankan-masih-aman-u8zWPmdrIg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perbankan (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/17/320/2279452/restrukturisasi-kredit-meningkat-kondisi-perbankan-masih-aman-u8zWPmdrIg.jpg</image><title>Perbankan (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit pada Agustus 2020 tercatat rendah sebesar 1,04% (yoy) sedangkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat 11,64% (yoy) pada Agustus 2020.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan intermediasi perbankan diprakirakan kembali membaik sejalan prospek pemulihan ekonomi domestik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Strategi LPS Tangani Perbankan Sakit karena Covid-19
&quot;Beberapa sektor telah mencatat peningkatan pertumbuhan kredit, yaitu sektor Pertanian, Pertambangan, dan Transportasi,&quot; kata Perry dalam video virtual, Jumat (17/9/2020).

Selain itu, total restrukturisasi kredit perbankan hingga Agustus 2020 telah mencapai 18,64% dari total kredit. Hal ini ditopang likuiditas yang terjaga.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bank Tetap Buka meski Jakarta Rem Darurat
&quot;Berbagai perkembangan ini, disertai akselerasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) antara lain melalui penguatan penjaminan kredit oleh Pemerintah, diharapkan dapat mendorong fungsi intermediasi perbankan,&quot; katanya.

Bank Indonesia akan melanjutkan kebijakan makroprudensial akomodatif untuk mendorong penyaluran kredit guna mengakselerasi pemulihan ekonomi.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit pada Agustus 2020 tercatat rendah sebesar 1,04% (yoy) sedangkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat 11,64% (yoy) pada Agustus 2020.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan intermediasi perbankan diprakirakan kembali membaik sejalan prospek pemulihan ekonomi domestik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Strategi LPS Tangani Perbankan Sakit karena Covid-19
&quot;Beberapa sektor telah mencatat peningkatan pertumbuhan kredit, yaitu sektor Pertanian, Pertambangan, dan Transportasi,&quot; kata Perry dalam video virtual, Jumat (17/9/2020).

Selain itu, total restrukturisasi kredit perbankan hingga Agustus 2020 telah mencapai 18,64% dari total kredit. Hal ini ditopang likuiditas yang terjaga.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bank Tetap Buka meski Jakarta Rem Darurat
&quot;Berbagai perkembangan ini, disertai akselerasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) antara lain melalui penguatan penjaminan kredit oleh Pemerintah, diharapkan dapat mendorong fungsi intermediasi perbankan,&quot; katanya.

Bank Indonesia akan melanjutkan kebijakan makroprudensial akomodatif untuk mendorong penyaluran kredit guna mengakselerasi pemulihan ekonomi.</content:encoded></item></channel></rss>
