<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Indonesia 2020 Diprediksi Minus hingga 3%   </title><description>Tekanan pada ekonomi domestik akibat Covid-19 saat ini telah menggerus daya beli masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/17/320/2279513/ekonomi-indonesia-2020-diprediksi-minus-hingga-3</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/17/320/2279513/ekonomi-indonesia-2020-diprediksi-minus-hingga-3"/><item><title>Ekonomi Indonesia 2020 Diprediksi Minus hingga 3%   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/17/320/2279513/ekonomi-indonesia-2020-diprediksi-minus-hingga-3</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/17/320/2279513/ekonomi-indonesia-2020-diprediksi-minus-hingga-3</guid><pubDate>Kamis 17 September 2020 18:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/17/320/2279513/ekonomi-indonesia-2020-diprediksi-minus-hingga-3-COKzcnSZuf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Resesi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/17/320/2279513/ekonomi-indonesia-2020-diprediksi-minus-hingga-3-COKzcnSZuf.jpg</image><title>Resesi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Tekanan pada ekonomi domestik akibat Covid-19 saat ini telah menggerus daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor. Alhasil, pertumbuhan ekonomi Indonesia di akhir tahun 2020 diprediksi masih akan minus.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengatakan, perekonomian Indonesia masih akan terkontraksi hingga akhir tahun. Diprediksi pertumbuhannya berkisar -1,5% sampai -3% secara year on year (yoy).

&amp;ldquo;Pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun yakni kuartal III dan kuartal IV diprediksi masih akan negatif tapi lebih dangkal dibanding kuartal II,&amp;rdquo; kata Faisal dalam diskusi virtual, Kamis (17/9/2020).

Berdasarkan catatan pertumbuhan ekonomi di kuartal II, pertumbuhannya minus 5,32%. Sehingga, bisa dipastikan Indonesia akan masuk ke jurang resesi pada kuartal III.

Dia meminta agar pemerintah fokus menangani pandemi secara baik. Hal ini bisa memulihkan kondisi perekonomian secara cepat ketika negara sudah terkena resesi.

&quot;Negara-negara yang lebih cepat menangani pandemi dapat terhindar dari resesi dan bisa lebih cepat rebound jika sudah terjadi resesi,&quot; ujarnya.

Dia mengimbau agar jangan terlalu fokus pada defisit dari resesi, melainkan bagaimana Indonesia bisa meredam dampak Covid-19 agar pemulihan akan semakin cepat.

&amp;ldquo;Sehingga tahun 2021 saya prediksikan ekonomi Indonesia akan tumbuh positif. Ini juga bergantung seberapa cepat penanganannya,&amp;rdquo; kata dia.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wNS80LzEyMjUyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
</description><content:encoded>JAKARTA - Tekanan pada ekonomi domestik akibat Covid-19 saat ini telah menggerus daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor. Alhasil, pertumbuhan ekonomi Indonesia di akhir tahun 2020 diprediksi masih akan minus.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengatakan, perekonomian Indonesia masih akan terkontraksi hingga akhir tahun. Diprediksi pertumbuhannya berkisar -1,5% sampai -3% secara year on year (yoy).

&amp;ldquo;Pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun yakni kuartal III dan kuartal IV diprediksi masih akan negatif tapi lebih dangkal dibanding kuartal II,&amp;rdquo; kata Faisal dalam diskusi virtual, Kamis (17/9/2020).

Berdasarkan catatan pertumbuhan ekonomi di kuartal II, pertumbuhannya minus 5,32%. Sehingga, bisa dipastikan Indonesia akan masuk ke jurang resesi pada kuartal III.

Dia meminta agar pemerintah fokus menangani pandemi secara baik. Hal ini bisa memulihkan kondisi perekonomian secara cepat ketika negara sudah terkena resesi.

&quot;Negara-negara yang lebih cepat menangani pandemi dapat terhindar dari resesi dan bisa lebih cepat rebound jika sudah terjadi resesi,&quot; ujarnya.

Dia mengimbau agar jangan terlalu fokus pada defisit dari resesi, melainkan bagaimana Indonesia bisa meredam dampak Covid-19 agar pemulihan akan semakin cepat.

&amp;ldquo;Sehingga tahun 2021 saya prediksikan ekonomi Indonesia akan tumbuh positif. Ini juga bergantung seberapa cepat penanganannya,&amp;rdquo; kata dia.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wNS80LzEyMjUyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
