<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadirnya Vaksin Covid-19 Tidak Menjamin Ekonomi Langsung Pulih</title><description>Pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 dinilai masih terlalu awal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/18/320/2279620/hadirnya-vaksin-covid-19-tidak-menjamin-ekonomi-langsung-pulih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/18/320/2279620/hadirnya-vaksin-covid-19-tidak-menjamin-ekonomi-langsung-pulih"/><item><title>Hadirnya Vaksin Covid-19 Tidak Menjamin Ekonomi Langsung Pulih</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/18/320/2279620/hadirnya-vaksin-covid-19-tidak-menjamin-ekonomi-langsung-pulih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/18/320/2279620/hadirnya-vaksin-covid-19-tidak-menjamin-ekonomi-langsung-pulih</guid><pubDate>Jum'at 18 September 2020 03:37 WIB</pubDate><dc:creator>Safira Fitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/17/320/2279620/hadirnya-vaksin-covid-19-tidak-menjamin-ekonomi-langsung-pulih-f7GlJsZ15R.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/17/320/2279620/hadirnya-vaksin-covid-19-tidak-menjamin-ekonomi-langsung-pulih-f7GlJsZ15R.jpeg</image><title>Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 dinilai masih terlalu awal. Hal ini seperti disebutkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, hal ini seiring dengan kondisi perekonomian secara global yang masih rentan dan penuh ketidakpastian akibat wabah virus corona.
Menurutnya, jika pemerintah sudah mendapatkan harapan akan mendapatkan vaksin di akhir tahun, itu semua belum cukup untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Sebab, vaksin sendiri membutuhkan waktu penyembuhan lebih lama bagi banyak negara.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wNS80LzEyMjUyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dirinya juga mengatakan, karena Covid-19 masih ada dan berlangsung hingga saat ini, meskipun banyak harapan dan diskusi mengenai vaksin, hal ini membutuhkan waktu lebih lama bagi banyak negara.
&quot;Indonesia masih dealing dengan ketidakpastian ini, meskipun jika dibandingkan negara-negara lain kontraksi ekonomi kita di kuartal II 5,3% lebih mild dari negara lain yang kontraksinya lebih dalam,&quot; tandasnya.
Baca Selengkapnya: Sri Mulyani: Vaksin Covid-19 Belum Bisa Langsung Pulihkan Ekonomi
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 dinilai masih terlalu awal. Hal ini seperti disebutkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, hal ini seiring dengan kondisi perekonomian secara global yang masih rentan dan penuh ketidakpastian akibat wabah virus corona.
Menurutnya, jika pemerintah sudah mendapatkan harapan akan mendapatkan vaksin di akhir tahun, itu semua belum cukup untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Sebab, vaksin sendiri membutuhkan waktu penyembuhan lebih lama bagi banyak negara.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wNS80LzEyMjUyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dirinya juga mengatakan, karena Covid-19 masih ada dan berlangsung hingga saat ini, meskipun banyak harapan dan diskusi mengenai vaksin, hal ini membutuhkan waktu lebih lama bagi banyak negara.
&quot;Indonesia masih dealing dengan ketidakpastian ini, meskipun jika dibandingkan negara-negara lain kontraksi ekonomi kita di kuartal II 5,3% lebih mild dari negara lain yang kontraksinya lebih dalam,&quot; tandasnya.
Baca Selengkapnya: Sri Mulyani: Vaksin Covid-19 Belum Bisa Langsung Pulihkan Ekonomi
</content:encoded></item></channel></rss>
