<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramalan BI Minggu Ketiga September Deflasi 0,01%, Apa Pemicunya?</title><description>Perkembangan harga pada bulan September 2020 diperkirakan deflasi sebesar 0,01% (mtm).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/18/320/2280120/ramalan-bi-minggu-ketiga-september-deflasi-0-01-apa-pemicunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/18/320/2280120/ramalan-bi-minggu-ketiga-september-deflasi-0-01-apa-pemicunya"/><item><title>Ramalan BI Minggu Ketiga September Deflasi 0,01%, Apa Pemicunya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/18/320/2280120/ramalan-bi-minggu-ketiga-september-deflasi-0-01-apa-pemicunya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/18/320/2280120/ramalan-bi-minggu-ketiga-september-deflasi-0-01-apa-pemicunya</guid><pubDate>Jum'at 18 September 2020 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/18/320/2280120/ramalan-bi-minggu-ketiga-september-deflasi-0-01-apa-pemicunya-Zqt1W9DFxR.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/18/320/2280120/ramalan-bi-minggu-ketiga-september-deflasi-0-01-apa-pemicunya-Zqt1W9DFxR.jpeg</image><title>Inflasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III September 2020, perkembangan harga pada bulan September 2020 diperkirakan deflasi sebesar 0,01% (mtm).
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako merinci dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi September 2020 secara tahun kalender sebesar 0,92% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,46% (yoy).
Baca Juga:&amp;nbsp;Target Inflasi 3% di 2021, Bos BI: Cukup Berat
&quot;Perkembangan tersebut, perkiraan inflasi September 2020 secara tahun kalender sebesar 0,92% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,46% (yoy),&quot; kata Onny di Jakarta, Jumat (18/9/2020).
Dia melanjutkan penyumbang utama deflasi pada periode laporan berasal dari komoditas telur ayam ras sebesar -0,04% (mtm), daging ayam ras sebesar -0,03% (mtm), bawang merah sebesar   -0,02% (mtm), jeruk, cabai rawit, dan emas perhiasan masing-masing sebesar -0,01% (mtm).
Sementara itu, komoditas yang menyumbang inflasi yaitu bawang putih dan minyak goreng masing-masing sebesar 0,02% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;Minggu Pertama September Deflasi, Harga Daging Ayam hingga Cabai Turun
&quot;Kenaikan harga bawang putih diperkirakan karena pasokan impor yang mulai berkurang, sedangkan kenaikan harga minyak goreng sejalan dengan kenaikan harga CPO internasional,&quot; katanya.
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran COVID-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.</description><content:encoded>JAKARTA - Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III September 2020, perkembangan harga pada bulan September 2020 diperkirakan deflasi sebesar 0,01% (mtm).
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako merinci dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi September 2020 secara tahun kalender sebesar 0,92% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,46% (yoy).
Baca Juga:&amp;nbsp;Target Inflasi 3% di 2021, Bos BI: Cukup Berat
&quot;Perkembangan tersebut, perkiraan inflasi September 2020 secara tahun kalender sebesar 0,92% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,46% (yoy),&quot; kata Onny di Jakarta, Jumat (18/9/2020).
Dia melanjutkan penyumbang utama deflasi pada periode laporan berasal dari komoditas telur ayam ras sebesar -0,04% (mtm), daging ayam ras sebesar -0,03% (mtm), bawang merah sebesar   -0,02% (mtm), jeruk, cabai rawit, dan emas perhiasan masing-masing sebesar -0,01% (mtm).
Sementara itu, komoditas yang menyumbang inflasi yaitu bawang putih dan minyak goreng masing-masing sebesar 0,02% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;Minggu Pertama September Deflasi, Harga Daging Ayam hingga Cabai Turun
&quot;Kenaikan harga bawang putih diperkirakan karena pasokan impor yang mulai berkurang, sedangkan kenaikan harga minyak goreng sejalan dengan kenaikan harga CPO internasional,&quot; katanya.
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran COVID-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.</content:encoded></item></channel></rss>
