<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akselerasi Perekonomian Pariwisata Indonesia lewat ICTM</title><description>Kementerian Pariwista dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkraf) menggelar  sosialisasi program Indonesia Corporate Travel and Mice (ICTM) 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/18/320/2280126/akselerasi-perekonomian-pariwisata-indonesia-lewat-ictm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/18/320/2280126/akselerasi-perekonomian-pariwisata-indonesia-lewat-ictm"/><item><title>Akselerasi Perekonomian Pariwisata Indonesia lewat ICTM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/18/320/2280126/akselerasi-perekonomian-pariwisata-indonesia-lewat-ictm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/18/320/2280126/akselerasi-perekonomian-pariwisata-indonesia-lewat-ictm</guid><pubDate>Jum'at 18 September 2020 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Priyo Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/18/320/2280126/akselerasi-perekonomian-pariwisata-indonesia-lewat-ictm-gszjYEGOSU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konferensi Pers ICTM (Foto: Priyo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/18/320/2280126/akselerasi-perekonomian-pariwisata-indonesia-lewat-ictm-gszjYEGOSU.jpg</image><title>Konferensi Pers ICTM (Foto: Priyo)</title></images><description>YOGYAKARTA - Kementerian Pariwista dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkraf) menggelar sosialisasi program Indonesia Corporate Travel and Mice (ICTM) 2020 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2020).
Sebanyak 80 pelaku pariwisata, terdiri dari perwakilan hotel dan restoran, asosiasi perjalanan dan destinasi wisata serta dinas terkait diundang dalam acara tersebut.
Director ICTM Johanes Chang mengatakan, ICTM merupakan kegiatan gabungan dari lima program. Yaitu talkshow, O2O buyer meet seller, buyer ekchange forum, post tour dan seller workshop. Di mana lima proram tersebut menjdi satu kegiatan.
&amp;nbsp;Baca juga: PBB Sebut Perjalanan Internasional Anjlok 65% Imbas Covid-19
&amp;ldquo;Sosialiasi ini sebagai tahap awal sebelum pelaksanaan ICTM,&amp;rdquo; kata Johanes Chang soal sosialiasi ICTM di Yogyakarta, Kamis (17/9/2020). (Baca juga : Usai Bali, Yogyakarta Bakal Jadi Ajang ICTM 2020).
Johanes menjelaskan ICTM akan berlangsung di lima kota, yaitu Bali, Yogyakarta, Malang, Bogor dan Jakarta. Yogyakarta akan menjadi kota pertama kegiatan ICTM, 8-10 Oktober 2020 dan diakhiri di Jakarta, 27-28 November 2020.
&amp;ldquo;Dipilihnya lima kota tersebut, karena untuk infrastruktur dan saraa pendukung lainnya dinilai sudah siap,&amp;rdquo; terangnya.
Baca juga: Terbaik Tangani Covid-19, Babel Siap Buka Akses Turis Asing
Johanes menambahkan kegiatan ICTM sendiri untuk simulasi dan akselerasi kembalinya perekonomian pariwisata Indonesia. Sehingga dengan sosialiasi ini diharapkan para pelaku indistri pariwisata di Yogyakarta dapat bergabung dengan program ICTM.&amp;ldquo;Sebab tanpa dukugan tidak bisa berjalan dengan baik,&amp;rdquo; paparnya.
Mengenai kegiatan ICTM di tengah pandemi COVID-19, menurut Johanes situasi dan kondisi sekarang sangat dinamis dan menantang. Untuk itu berpikiri bagaiman cara membantu perekomoian bersama dengan menjadi diri. Seingga sosialiasi ICTM mengundang intuk memulai dan mencoba dengan protokol kesehatan.
&amp;ldquo;Jika tidak dilakukan sekarang, tentunya akan sulit. Jadi kita akan berjalan bersama-sama,&amp;rdquo; tandasnya.Ketua PHRI DIY Dedy Pranowo Eryono sangat mendukung ICTM ini. Sebab  akan membantu dunia perhotelan dan restoran di saat pandemi, sehingga  menyambut baik dan siap membantu Kemenparekrad untuk melaksanakan event  ini. Namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga  perekonomian dan kesehatan tetap jalan.
&amp;ldquo;Dengan event ini dunia perhotelan dan restoran di DIY akan terangkat di mata nusantara,&amp;rdquo; katanya.
</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Kementerian Pariwista dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkraf) menggelar sosialisasi program Indonesia Corporate Travel and Mice (ICTM) 2020 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2020).
Sebanyak 80 pelaku pariwisata, terdiri dari perwakilan hotel dan restoran, asosiasi perjalanan dan destinasi wisata serta dinas terkait diundang dalam acara tersebut.
Director ICTM Johanes Chang mengatakan, ICTM merupakan kegiatan gabungan dari lima program. Yaitu talkshow, O2O buyer meet seller, buyer ekchange forum, post tour dan seller workshop. Di mana lima proram tersebut menjdi satu kegiatan.
&amp;nbsp;Baca juga: PBB Sebut Perjalanan Internasional Anjlok 65% Imbas Covid-19
&amp;ldquo;Sosialiasi ini sebagai tahap awal sebelum pelaksanaan ICTM,&amp;rdquo; kata Johanes Chang soal sosialiasi ICTM di Yogyakarta, Kamis (17/9/2020). (Baca juga : Usai Bali, Yogyakarta Bakal Jadi Ajang ICTM 2020).
Johanes menjelaskan ICTM akan berlangsung di lima kota, yaitu Bali, Yogyakarta, Malang, Bogor dan Jakarta. Yogyakarta akan menjadi kota pertama kegiatan ICTM, 8-10 Oktober 2020 dan diakhiri di Jakarta, 27-28 November 2020.
&amp;ldquo;Dipilihnya lima kota tersebut, karena untuk infrastruktur dan saraa pendukung lainnya dinilai sudah siap,&amp;rdquo; terangnya.
Baca juga: Terbaik Tangani Covid-19, Babel Siap Buka Akses Turis Asing
Johanes menambahkan kegiatan ICTM sendiri untuk simulasi dan akselerasi kembalinya perekonomian pariwisata Indonesia. Sehingga dengan sosialiasi ini diharapkan para pelaku indistri pariwisata di Yogyakarta dapat bergabung dengan program ICTM.&amp;ldquo;Sebab tanpa dukugan tidak bisa berjalan dengan baik,&amp;rdquo; paparnya.
Mengenai kegiatan ICTM di tengah pandemi COVID-19, menurut Johanes situasi dan kondisi sekarang sangat dinamis dan menantang. Untuk itu berpikiri bagaiman cara membantu perekomoian bersama dengan menjadi diri. Seingga sosialiasi ICTM mengundang intuk memulai dan mencoba dengan protokol kesehatan.
&amp;ldquo;Jika tidak dilakukan sekarang, tentunya akan sulit. Jadi kita akan berjalan bersama-sama,&amp;rdquo; tandasnya.Ketua PHRI DIY Dedy Pranowo Eryono sangat mendukung ICTM ini. Sebab  akan membantu dunia perhotelan dan restoran di saat pandemi, sehingga  menyambut baik dan siap membantu Kemenparekrad untuk melaksanakan event  ini. Namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga  perekonomian dan kesehatan tetap jalan.
&amp;ldquo;Dengan event ini dunia perhotelan dan restoran di DIY akan terangkat di mata nusantara,&amp;rdquo; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
