<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Begini Proyeksi IHSG Pekan Depan, Waspada Sentimen Negatif</title><description>Pergerakan IHSG dalam seminggu ke depan masih belum menunjukkan perubahan yang signifikan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/19/278/2280368/begini-proyeksi-ihsg-pekan-depan-waspada-sentimen-negatif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/19/278/2280368/begini-proyeksi-ihsg-pekan-depan-waspada-sentimen-negatif"/><item><title>   Begini Proyeksi IHSG Pekan Depan, Waspada Sentimen Negatif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/19/278/2280368/begini-proyeksi-ihsg-pekan-depan-waspada-sentimen-negatif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/19/278/2280368/begini-proyeksi-ihsg-pekan-depan-waspada-sentimen-negatif</guid><pubDate>Sabtu 19 September 2020 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/19/278/2280368/begini-proyeksi-ihsg-pekan-depan-waspada-sentimen-negatif-347ZUPNvET.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/19/278/2280368/begini-proyeksi-ihsg-pekan-depan-waspada-sentimen-negatif-347ZUPNvET.jpg</image><title>IHSG (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menghijau pada penutupan perdagangan, Jumat (18/9/2020). IHSG ditutup naik 20,82 poin atau 0,41% ke 5.059,22 atau 5.059.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada menilai pergerakan IHSG dalam seminggu ke depan masih belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Hal itu karena minimnya sentimen positif untuk mengangkat posisi IHSG.

&quot;Artinya pergerakan secara mingguan tidak banyak perubahan seiring minimnya sentimen  positif yang cukup signifikan mampu mengangkat IHSG,&quot; kata Reza saat dihubungi Okezone, Sabtu (19/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Sepekan Menguat 0,85% ke 5.059 di Tengah PSBB Jakarta&amp;nbsp;
Dia menyebut pergerakan IHSG pada minggu depan hanya bergerak di kisaran 4.982 hingga 5.000. Bila ada pemberitaan negatif, diprediksi IHSG akan mengalami penurunan antara 4.825-4.850.

&quot;Kalau minggu depan, ada berita negatif dan jebol maka berpotensi kembali turun ke 4.825-4.850. Tapi, jika mampu bertahan bisa rebound maka next ke 5.100-5.150,&quot; ujarnya.

Terkait jenis emiten yang akan bergerak positif di minggu depan, kata dia, belum bisa diprediksi. Sebab itu tergantung dari situasi dan kondisi yang terjadi di Indonesia.

&quot;Kalau saham yang dipilih atau dihindari agak susah memperkirakannya karena tergantung dari sentimen nantinya dan tergantung dari pemberitaan tiap-tiap emitennya,&quot; katanya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/09/10/67407/338312_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Terperosok ke Zona Merah&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menghijau pada penutupan perdagangan, Jumat (18/9/2020). IHSG ditutup naik 20,82 poin atau 0,41% ke 5.059,22 atau 5.059.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada menilai pergerakan IHSG dalam seminggu ke depan masih belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Hal itu karena minimnya sentimen positif untuk mengangkat posisi IHSG.

&quot;Artinya pergerakan secara mingguan tidak banyak perubahan seiring minimnya sentimen  positif yang cukup signifikan mampu mengangkat IHSG,&quot; kata Reza saat dihubungi Okezone, Sabtu (19/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Sepekan Menguat 0,85% ke 5.059 di Tengah PSBB Jakarta&amp;nbsp;
Dia menyebut pergerakan IHSG pada minggu depan hanya bergerak di kisaran 4.982 hingga 5.000. Bila ada pemberitaan negatif, diprediksi IHSG akan mengalami penurunan antara 4.825-4.850.

&quot;Kalau minggu depan, ada berita negatif dan jebol maka berpotensi kembali turun ke 4.825-4.850. Tapi, jika mampu bertahan bisa rebound maka next ke 5.100-5.150,&quot; ujarnya.

Terkait jenis emiten yang akan bergerak positif di minggu depan, kata dia, belum bisa diprediksi. Sebab itu tergantung dari situasi dan kondisi yang terjadi di Indonesia.

&quot;Kalau saham yang dipilih atau dihindari agak susah memperkirakannya karena tergantung dari sentimen nantinya dan tergantung dari pemberitaan tiap-tiap emitennya,&quot; katanya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/09/10/67407/338312_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Terperosok ke Zona Merah&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
