<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek Bandara dan Pelabuhan di Labuan Bajo Tetap Berjalan</title><description>Budi Karya Sumadi memastikan proyek pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi tetap berjalan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/20/320/2280793/proyek-bandara-dan-pelabuhan-di-labuan-bajo-tetap-berjalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/20/320/2280793/proyek-bandara-dan-pelabuhan-di-labuan-bajo-tetap-berjalan"/><item><title>Proyek Bandara dan Pelabuhan di Labuan Bajo Tetap Berjalan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/20/320/2280793/proyek-bandara-dan-pelabuhan-di-labuan-bajo-tetap-berjalan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/20/320/2280793/proyek-bandara-dan-pelabuhan-di-labuan-bajo-tetap-berjalan</guid><pubDate>Minggu 20 September 2020 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/20/320/2280793/proyek-bandara-dan-pelabuhan-di-labuan-bajo-tetap-berjalan-yCttb15dGF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/20/320/2280793/proyek-bandara-dan-pelabuhan-di-labuan-bajo-tetap-berjalan-yCttb15dGF.jpg</image><title>Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan proyek pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi tetap berjalan meski di tengah pandemi Covid-19.
&quot;Hari ini saya meninjau beberapa proyek pembangunan dan pengembangan Bandara Komodo, Pelabuhan Multipurpose dan Pelabuhan Labuan Bajo untuk memastikan proyek tetap berjalan, namun dalam pelaksanaannya harus mematuhi protokol kesehatan,&quot; ujar Menhub Budi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (20/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Bicara Transparansi Dana Penanganan Covid-19, Ada Apa?
Menurutnya pembangunan infrastruktur khususnya dalam sektor transportasi harus dilanjutkan karena dapat membantu percepatan ekonomi nasional dengan menciptakan lapangan kerja baru hingga membuka konektivitas antar wilayah. Ditambah Labuan Bajo merupakan salah satu kawasan wisata super prioritas yang dapat menarik banyak wisatawan lokal dan mancanegara pada masa yang akan datang.
&quot;Pembangunan ini perlu dilanjutkan meski di tengah pandemi agar dapat membantu membangkitkan perekonomian nasional dengan konektivitas yang semakin terbuka. Sehingga kawasan wisata super prioritas seperti Labuan Bajo, Mandalika dan lainnya bisa semakin menarik wisatawan lokal hingga mancanegara,&quot; jelas Menhub Budi.
Menhub menambahkan, proyek pembangunan bandara dan pelabuhan ini juga sejalan dengan program padat karya yang dapat menyerap tenaga kerja dari daerah.
Baca juga: Sri Mulyani Sebut Infrastruktur Ibarat Pedang Dua Mata Sisi
&quot;Selain itu, proyek pembangunan bandara dan pelabuhan Labuan Bajo sudah dikoordinasikan dengan Kementerian/Lembaga terkait seperti Kementerian PUPR, Kemenpar, dan Pemerintah Daerah terkait dengan kesiapan konektivitas antara simpul transportasi dengan area pariwisata,&quot; katanya.
Dalam tinjauannya di Bandara Komodo, Menhub mengecek seluruh area dari mulai keberangkatan, kedatangan, ruang tunggu, hingga runway. Adapun progres pengembangan Bandara Komodo saat ini yang dilakukan oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) yaitu pemotongan bukit, pembebasan lahan yang sudah mencapai tahap akhir serta perpanjangan runway 200 x 45 M dari semula 2.250 M akan menjadi 2.750 M
Begitu pun dengan Pelabuhan Multipurpose yang dibangun untuk melayani kapal curah air dan petikemas dengan bobot 5000-10.000 DWT dengan luas pelabuhan lebih dari 6 hektare, dirinya mengecek ke seluruh area pembangunan.Menhub Budi menyatakan bahwa pelabuhan ini dibangun untuk  mengoptimalkan pergerakan logistik di Labuan Bajo sehingga  pendistribusiannya bisa berjalan lebih cepat dan lancar. Selain itu juga  Menhub Berharap pembangunan tersebut dapat dipercepat sehingga selesai  tepat waktu.
&quot;Meski di tengah pandemi saya harap pembangunan pelabuhan  multipurpose di Wae Kelambu dapat tetap berjalan agar pendistribusian  logistik segara berjalan lebih cepat dan lancar. Namun tidak  henti-hentinya saya meminta agar mengutamakan protokol kesehatan dalam  proses pembangunan di masa pandemi ini,&quot; tuturnya.
Saat ini progres rincian pekerjaan pembangunan Terminal Multipurpose  Wae Kelambu per 13 September 2020 yaitu; Pekerjaan persiapan, pekerjaan  causeway, pekerjaan trestle, pekerjaan dermaga dan penerapan sistem  manajemen keselamatan konstruksi.
Proyek terakhir yang dikunjungi Menhub Budi ialah Pelabuhan Labuan  Bajo yang akan direvitalisasi dan dikhususkan bagi kapal-kapal wisata  dan kapal penumpang.
&quot;Harapannya dengan mempercepat pembangunan dan pengembangan  infrastruktur transportasi di Labuan bajo dapat menggerakkan roda  perekonomian nasional. Selain itu juga saya menekankan kepada seluruh  simpul transportasi yang ada di Labuan Bajo untuk memperhatikan protokol  kesehatan,&quot; tandas Menhub Budi.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan proyek pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi tetap berjalan meski di tengah pandemi Covid-19.
&quot;Hari ini saya meninjau beberapa proyek pembangunan dan pengembangan Bandara Komodo, Pelabuhan Multipurpose dan Pelabuhan Labuan Bajo untuk memastikan proyek tetap berjalan, namun dalam pelaksanaannya harus mematuhi protokol kesehatan,&quot; ujar Menhub Budi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (20/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Bicara Transparansi Dana Penanganan Covid-19, Ada Apa?
Menurutnya pembangunan infrastruktur khususnya dalam sektor transportasi harus dilanjutkan karena dapat membantu percepatan ekonomi nasional dengan menciptakan lapangan kerja baru hingga membuka konektivitas antar wilayah. Ditambah Labuan Bajo merupakan salah satu kawasan wisata super prioritas yang dapat menarik banyak wisatawan lokal dan mancanegara pada masa yang akan datang.
&quot;Pembangunan ini perlu dilanjutkan meski di tengah pandemi agar dapat membantu membangkitkan perekonomian nasional dengan konektivitas yang semakin terbuka. Sehingga kawasan wisata super prioritas seperti Labuan Bajo, Mandalika dan lainnya bisa semakin menarik wisatawan lokal hingga mancanegara,&quot; jelas Menhub Budi.
Menhub menambahkan, proyek pembangunan bandara dan pelabuhan ini juga sejalan dengan program padat karya yang dapat menyerap tenaga kerja dari daerah.
Baca juga: Sri Mulyani Sebut Infrastruktur Ibarat Pedang Dua Mata Sisi
&quot;Selain itu, proyek pembangunan bandara dan pelabuhan Labuan Bajo sudah dikoordinasikan dengan Kementerian/Lembaga terkait seperti Kementerian PUPR, Kemenpar, dan Pemerintah Daerah terkait dengan kesiapan konektivitas antara simpul transportasi dengan area pariwisata,&quot; katanya.
Dalam tinjauannya di Bandara Komodo, Menhub mengecek seluruh area dari mulai keberangkatan, kedatangan, ruang tunggu, hingga runway. Adapun progres pengembangan Bandara Komodo saat ini yang dilakukan oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) yaitu pemotongan bukit, pembebasan lahan yang sudah mencapai tahap akhir serta perpanjangan runway 200 x 45 M dari semula 2.250 M akan menjadi 2.750 M
Begitu pun dengan Pelabuhan Multipurpose yang dibangun untuk melayani kapal curah air dan petikemas dengan bobot 5000-10.000 DWT dengan luas pelabuhan lebih dari 6 hektare, dirinya mengecek ke seluruh area pembangunan.Menhub Budi menyatakan bahwa pelabuhan ini dibangun untuk  mengoptimalkan pergerakan logistik di Labuan Bajo sehingga  pendistribusiannya bisa berjalan lebih cepat dan lancar. Selain itu juga  Menhub Berharap pembangunan tersebut dapat dipercepat sehingga selesai  tepat waktu.
&quot;Meski di tengah pandemi saya harap pembangunan pelabuhan  multipurpose di Wae Kelambu dapat tetap berjalan agar pendistribusian  logistik segara berjalan lebih cepat dan lancar. Namun tidak  henti-hentinya saya meminta agar mengutamakan protokol kesehatan dalam  proses pembangunan di masa pandemi ini,&quot; tuturnya.
Saat ini progres rincian pekerjaan pembangunan Terminal Multipurpose  Wae Kelambu per 13 September 2020 yaitu; Pekerjaan persiapan, pekerjaan  causeway, pekerjaan trestle, pekerjaan dermaga dan penerapan sistem  manajemen keselamatan konstruksi.
Proyek terakhir yang dikunjungi Menhub Budi ialah Pelabuhan Labuan  Bajo yang akan direvitalisasi dan dikhususkan bagi kapal-kapal wisata  dan kapal penumpang.
&quot;Harapannya dengan mempercepat pembangunan dan pengembangan  infrastruktur transportasi di Labuan bajo dapat menggerakkan roda  perekonomian nasional. Selain itu juga saya menekankan kepada seluruh  simpul transportasi yang ada di Labuan Bajo untuk memperhatikan protokol  kesehatan,&quot; tandas Menhub Budi.</content:encoded></item></channel></rss>
