<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Uang Ratusan Triliun Dihabiskan demi Pulihkan Ekonomi Asia</title><description>ADB turut membantu membiayai negara berkembang di Asia dan  Pasifik untuk mengatasi dampak Covid-19 dan dan pemulihan ekonomi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/21/320/2280898/uang-ratusan-triliun-dihabiskan-demi-pulihkan-ekonomi-asia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/21/320/2280898/uang-ratusan-triliun-dihabiskan-demi-pulihkan-ekonomi-asia"/><item><title>Uang Ratusan Triliun Dihabiskan demi Pulihkan Ekonomi Asia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/21/320/2280898/uang-ratusan-triliun-dihabiskan-demi-pulihkan-ekonomi-asia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/21/320/2280898/uang-ratusan-triliun-dihabiskan-demi-pulihkan-ekonomi-asia</guid><pubDate>Senin 21 September 2020 05:19 WIB</pubDate><dc:creator>Safira Fitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/20/320/2280898/uang-ratusan-triliun-dihabiskan-demi-pulihkan-ekonomi-asia-1mPICX1Fwp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/20/320/2280898/uang-ratusan-triliun-dihabiskan-demi-pulihkan-ekonomi-asia-1mPICX1Fwp.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Asian Development Bank (ADB) diketahui turut membantu membiayai negara berkembang di Asia dan Pasifik untuk mengatasi dampak Covid-19 dan dan pemulihan ekonomi. Tercatat anggaran yang nantinya diberikan ADB senilai USD20 miliar atau setara Rp296,7 triliun.
President ADB Masatsugu Asakawa mengatakan terus berkomitmen untuk bermitra dengan negara-negara berkembang di Asia dan Pasifik untuk mencapai tujuan pemulihan kawasan dari pandemi Covid-19. Hal ini sebagai bentuk menjaga kepercayaan para negara sebagai mitra setia selama masa sulit.
Adapun pihaknya mendukung negara-negara anggotanya dalam enam bidang utama, yaitu pertama, mendorong kerja sama dan integrasi regional untuk membantu para anggota memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh institusi global. Kedua, memperkuat investasi di bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial, serta membangun sumber daya manusia yang dibutuhkan perekonomian dalam jangka panjang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wMS80LzEyMjQxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ketiga, mempercepat upaya untuk mengatasi perubahan iklim. Keempat, berinvestasi pada teknologi informasi dan data untuk kesehatan, pendidikan, pembiayaan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah, dan kerja jarak jauh, sekaligus mengatasi kesenjangan digital dan keamanan dunia maya. Kelima, membantu anggotanya memperkuat mobilisasi sumber daya domestik melalui kerja sama perpajakan internasional. Keenam, mendukung pengembangan vaksin yang aman dan efektif, dan untuk merumuskan strategi penyampaian yang adil.
Sementara untuk bidang perpajakan, ADB membangun regional hub untuk mempromosikan berbagi pengetahuan dan memperkuat kerja sama dalam bidang kebijakan perpajakan dan administrasi perpajakan lintas ekonomi di Asia Pasifik dan mitra pembangunan.
Baca Selengkapnya: Pulihkan Ekonomi Asia, ADB Gelontorkan Dana Rp296,7 Triliun</description><content:encoded>JAKARTA - Asian Development Bank (ADB) diketahui turut membantu membiayai negara berkembang di Asia dan Pasifik untuk mengatasi dampak Covid-19 dan dan pemulihan ekonomi. Tercatat anggaran yang nantinya diberikan ADB senilai USD20 miliar atau setara Rp296,7 triliun.
President ADB Masatsugu Asakawa mengatakan terus berkomitmen untuk bermitra dengan negara-negara berkembang di Asia dan Pasifik untuk mencapai tujuan pemulihan kawasan dari pandemi Covid-19. Hal ini sebagai bentuk menjaga kepercayaan para negara sebagai mitra setia selama masa sulit.
Adapun pihaknya mendukung negara-negara anggotanya dalam enam bidang utama, yaitu pertama, mendorong kerja sama dan integrasi regional untuk membantu para anggota memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh institusi global. Kedua, memperkuat investasi di bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial, serta membangun sumber daya manusia yang dibutuhkan perekonomian dalam jangka panjang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wMS80LzEyMjQxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ketiga, mempercepat upaya untuk mengatasi perubahan iklim. Keempat, berinvestasi pada teknologi informasi dan data untuk kesehatan, pendidikan, pembiayaan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah, dan kerja jarak jauh, sekaligus mengatasi kesenjangan digital dan keamanan dunia maya. Kelima, membantu anggotanya memperkuat mobilisasi sumber daya domestik melalui kerja sama perpajakan internasional. Keenam, mendukung pengembangan vaksin yang aman dan efektif, dan untuk merumuskan strategi penyampaian yang adil.
Sementara untuk bidang perpajakan, ADB membangun regional hub untuk mempromosikan berbagi pengetahuan dan memperkuat kerja sama dalam bidang kebijakan perpajakan dan administrasi perpajakan lintas ekonomi di Asia Pasifik dan mitra pembangunan.
Baca Selengkapnya: Pulihkan Ekonomi Asia, ADB Gelontorkan Dana Rp296,7 Triliun</content:encoded></item></channel></rss>
