<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kembangkan Keuangan Syariah, Pesantren hingga Masjid Akan Dilibatkan</title><description>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal terus mengembangkan sistem keuangan syariah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/21/320/2281212/kembangkan-keuangan-syariah-pesantren-hingga-masjid-akan-dilibatkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/21/320/2281212/kembangkan-keuangan-syariah-pesantren-hingga-masjid-akan-dilibatkan"/><item><title>Kembangkan Keuangan Syariah, Pesantren hingga Masjid Akan Dilibatkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/21/320/2281212/kembangkan-keuangan-syariah-pesantren-hingga-masjid-akan-dilibatkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/21/320/2281212/kembangkan-keuangan-syariah-pesantren-hingga-masjid-akan-dilibatkan</guid><pubDate>Senin 21 September 2020 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/21/320/2281212/kembangkan-keuangan-syariah-pesantren-hingga-masjid-akan-dilibatkan-R3ES7cnlxx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/21/320/2281212/kembangkan-keuangan-syariah-pesantren-hingga-masjid-akan-dilibatkan-R3ES7cnlxx.jpg</image><title>Rumah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal terus mengembangkan sistem keuangan syariah. Di antaranya dengan membangun ekosistem yang lengkap serta antara sistem satu dengan sistem lainnya harus lebih ditingkatkan dengan dukungan sistem keuangan konvensional.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, perlu menggaet organisasi kemasyarakatan berbasis agama seperti pesantren, NGO dan masjid untuk mengembangkan sistem keuangan syariah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bos OJK: Holding Perbankan Syariah Bisa Buat Bank Naik Kelas
&quot;Kita juga perlu memasukkan organisasi kemasyarakatan berbasis agama, pesantren, NGO, dan lain-lain yang tentunya banyak sekali di lingkungan masyarakat kita,&quot; kata Wimboh dalam video virtual, Senin (21/9/2020).

Kata dia, melibatkan secara aktif berbagai pemangku kepentingan seperti pelaku industri halal. Mulai dari pelaku usaha makanan, fesyen, kosmetik dan kesehatan, pariwisata, media, dan market place halal.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 4 Fokus Bangun Industri Keuangan Syariah RI, Jangan Lupakan Digitalisasi
Selain itu, perlu juga melakukan pengembangan dan melibatkan Islamic social Finance. Misalnya, zakat, infaq, shodaqoh dan wakaf.

&quot;Sinergi juga perlu dibangun dengan para pemangku kepentingan mulai dari otoritas, institusi, asosiasi seperti pemerintah, Bank Indonesia maupun KNKS, IAIE dan MES,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal terus mengembangkan sistem keuangan syariah. Di antaranya dengan membangun ekosistem yang lengkap serta antara sistem satu dengan sistem lainnya harus lebih ditingkatkan dengan dukungan sistem keuangan konvensional.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, perlu menggaet organisasi kemasyarakatan berbasis agama seperti pesantren, NGO dan masjid untuk mengembangkan sistem keuangan syariah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bos OJK: Holding Perbankan Syariah Bisa Buat Bank Naik Kelas
&quot;Kita juga perlu memasukkan organisasi kemasyarakatan berbasis agama, pesantren, NGO, dan lain-lain yang tentunya banyak sekali di lingkungan masyarakat kita,&quot; kata Wimboh dalam video virtual, Senin (21/9/2020).

Kata dia, melibatkan secara aktif berbagai pemangku kepentingan seperti pelaku industri halal. Mulai dari pelaku usaha makanan, fesyen, kosmetik dan kesehatan, pariwisata, media, dan market place halal.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 4 Fokus Bangun Industri Keuangan Syariah RI, Jangan Lupakan Digitalisasi
Selain itu, perlu juga melakukan pengembangan dan melibatkan Islamic social Finance. Misalnya, zakat, infaq, shodaqoh dan wakaf.

&quot;Sinergi juga perlu dibangun dengan para pemangku kepentingan mulai dari otoritas, institusi, asosiasi seperti pemerintah, Bank Indonesia maupun KNKS, IAIE dan MES,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
