<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hikmah Covid-19, Transaksi E-Commerce Meroket hingga 39%</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat angka pertumbuhan transaksi digital baik  e-commerce maupun digital banking di era pandemi covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/22/320/2281923/hikmah-covid-19-transaksi-e-commerce-meroket-hingga-39</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/22/320/2281923/hikmah-covid-19-transaksi-e-commerce-meroket-hingga-39"/><item><title>Hikmah Covid-19, Transaksi E-Commerce Meroket hingga 39%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/22/320/2281923/hikmah-covid-19-transaksi-e-commerce-meroket-hingga-39</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/22/320/2281923/hikmah-covid-19-transaksi-e-commerce-meroket-hingga-39</guid><pubDate>Selasa 22 September 2020 16:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/22/320/2281923/hikmah-covid-19-transaksi-e-commerce-meroket-hingga-39-m6wcaNTUmh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/22/320/2281923/hikmah-covid-19-transaksi-e-commerce-meroket-hingga-39-m6wcaNTUmh.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat angka pertumbuhan transaksi digital baik e-commerce maupun digital banking di era pandemi covid-19. Tercatat paling signifikan transaksi e-commerce naik hingga 39% secara kuartalan di kuartal II-2020.
Asisten Gubernur dan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih  mengatakan, hal tersebut merupakan hikmah dari adanya pandemi covid-19. Filianingsih juga menyebut, pandemi buat akselerasi digital tumbuh pesat di masyarakat.
Baca juga: Belanja e-Commerce Tembus Rp20,7 Triliun, Beli Sembako pun Sekarang Online
&quot;Kita tahu akan selalu akan ada hikmah dari setiap cobaan yang dihadapi. Lewat hikmah pandemi yang kita jalani sekarang ini, kita lilat bahwa akselerasi terhadap digital ini justru meningkat,&quot; kata Filianingsih di Jakarta, Selasa (22/9/2020).
Dari data yang disampaikan, tercatat jumlah transaksi e-commerce di kuartal II-2020 mencapai 383 juta transaksi tumbuh 39% bila dibandingkan pada kuartal I-2020 yang hanya 276 juta transaksi.
Baca juga: Rahasia Sukses Bisnis Online bagi Ibu Rumah Tangga
Tak hanya transaksi e-commerce, volume transaksi digital banking juga mengalami pertumbuhan yang tinggi sebesar 38,81% (yoy) hingga Juli 2020.
&quot;BI pun memprakirakan berbagai transaksi sistem pembayaran kembali meningkat sejalan prospek pemulihan ekonomi dan perkembangan positif berbagai inovasi pada aktivitas ekonomi dan keuangan digital,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wMS80LzEyMjQzMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Filianingsih mengungkapkan, maraknya kolaborasi antara pelaku ekonomi  dan keuangan digital melalui pemanfaatan application programing  interface (API), baik bank maupun nonbank.
&quot;Ini menunjukkan respons industri yang sangat baik terhadap upaya BI  melakukan transformasi digital yang inklusif dalam kerangka Blueprint  Sistem Pembayaran Indonesia 2025 (BSPI) termasuk penguatan digitalisasi  UMKM,&quot; jelasnya.
Ke depan, BI akan melanjutkan percepatan implementasi BSPI melalui  perbaikan infrastruktur, pengaturan dan mekanisme insentif yang relevan  melalui Kebijakan Sistem Pembayaran, termasuk terus mendukung  efektivitas berbagai program Pemerintah untuk Pemulihan Ekonomi  Nasional.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat angka pertumbuhan transaksi digital baik e-commerce maupun digital banking di era pandemi covid-19. Tercatat paling signifikan transaksi e-commerce naik hingga 39% secara kuartalan di kuartal II-2020.
Asisten Gubernur dan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih  mengatakan, hal tersebut merupakan hikmah dari adanya pandemi covid-19. Filianingsih juga menyebut, pandemi buat akselerasi digital tumbuh pesat di masyarakat.
Baca juga: Belanja e-Commerce Tembus Rp20,7 Triliun, Beli Sembako pun Sekarang Online
&quot;Kita tahu akan selalu akan ada hikmah dari setiap cobaan yang dihadapi. Lewat hikmah pandemi yang kita jalani sekarang ini, kita lilat bahwa akselerasi terhadap digital ini justru meningkat,&quot; kata Filianingsih di Jakarta, Selasa (22/9/2020).
Dari data yang disampaikan, tercatat jumlah transaksi e-commerce di kuartal II-2020 mencapai 383 juta transaksi tumbuh 39% bila dibandingkan pada kuartal I-2020 yang hanya 276 juta transaksi.
Baca juga: Rahasia Sukses Bisnis Online bagi Ibu Rumah Tangga
Tak hanya transaksi e-commerce, volume transaksi digital banking juga mengalami pertumbuhan yang tinggi sebesar 38,81% (yoy) hingga Juli 2020.
&quot;BI pun memprakirakan berbagai transaksi sistem pembayaran kembali meningkat sejalan prospek pemulihan ekonomi dan perkembangan positif berbagai inovasi pada aktivitas ekonomi dan keuangan digital,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wMS80LzEyMjQzMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Filianingsih mengungkapkan, maraknya kolaborasi antara pelaku ekonomi  dan keuangan digital melalui pemanfaatan application programing  interface (API), baik bank maupun nonbank.
&quot;Ini menunjukkan respons industri yang sangat baik terhadap upaya BI  melakukan transformasi digital yang inklusif dalam kerangka Blueprint  Sistem Pembayaran Indonesia 2025 (BSPI) termasuk penguatan digitalisasi  UMKM,&quot; jelasnya.
Ke depan, BI akan melanjutkan percepatan implementasi BSPI melalui  perbaikan infrastruktur, pengaturan dan mekanisme insentif yang relevan  melalui Kebijakan Sistem Pembayaran, termasuk terus mendukung  efektivitas berbagai program Pemerintah untuk Pemulihan Ekonomi  Nasional.</content:encoded></item></channel></rss>
