<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wajib Atur Rem Pengeluaran meski Gaji Tak Dipotong dan PHK</title><description>Benar-benar kita memprioritaskan untuk hal-hal yang yang sangat urgent sekali</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/22/622/2281325/wajib-atur-rem-pengeluaran-meski-gaji-tak-dipotong-dan-phk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/22/622/2281325/wajib-atur-rem-pengeluaran-meski-gaji-tak-dipotong-dan-phk"/><item><title>Wajib Atur Rem Pengeluaran meski Gaji Tak Dipotong dan PHK</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/22/622/2281325/wajib-atur-rem-pengeluaran-meski-gaji-tak-dipotong-dan-phk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/22/622/2281325/wajib-atur-rem-pengeluaran-meski-gaji-tak-dipotong-dan-phk</guid><pubDate>Selasa 22 September 2020 05:07 WIB</pubDate><dc:creator>Natasha Oktalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/21/622/2281325/wajib-atur-rem-pengeluaran-meski-gaji-tak-dipotong-dan-phk-Yie6pm3cs9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan Selama Pandemi Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/21/622/2281325/wajib-atur-rem-pengeluaran-meski-gaji-tak-dipotong-dan-phk-Yie6pm3cs9.jpg</image><title>Tips Mengatur Keuangan Selama Pandemi Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Dunia usaha menjadi salah satu sektor yang terkena dampak luar biasa akibat virus corona. Hal ini pun berimbas pada pekerjaan.
Perusahaan melakukan efisiensi supaya bisa bertahan di tengah pandemi dengan cara mengurangi jumlah pekerja, merumahkan karyawan hingga memotong gaji. Dengan hal ini, para pekerja siapapun harus siap bila kejadian yang tidak diinginkan menimpa selama pandemi.
Begitu juga pada beberapa orang yang belum terkena dampak secara pekerjaan maupun penghasilan. Hal-hal yang tidak penting disarankan untuk tidak dibeli.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNC80LzEyMjY2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Benar-benar kita memprioritaskan untuk hal-hal yang yang sangat urgent sekali. Contohnya untuk bayar-bayar cicilan. Kemudian juga untuk pembelian kuota internet bagi anak sekolah,&amp;rdquo; ujar Perencana Keuangan Andi Nugroho saat dihubungi Okezone.
Sementara itu, bagi mereka yang sudah terkena PHK atau pemotongan gaji seharusnya bisa lebih cermat dalam pengelolaan keuangan. Karena, mereka bisa belajar dari peristiwa PSBB sebelumnya.
&amp;ldquo;Sebenarnya menurut saya sama saja, artinya ini kan menjadi seolah-olah sesuatu yang berulang. Istilahnya kita lebih kebal dan antisipasi,&amp;rdquo; jelasnya.
Baca Selengkapnya: Pekerjaan dan Gaji Masih Aman tetap Atur Rem Pengeluaran Ya</description><content:encoded>JAKARTA - Dunia usaha menjadi salah satu sektor yang terkena dampak luar biasa akibat virus corona. Hal ini pun berimbas pada pekerjaan.
Perusahaan melakukan efisiensi supaya bisa bertahan di tengah pandemi dengan cara mengurangi jumlah pekerja, merumahkan karyawan hingga memotong gaji. Dengan hal ini, para pekerja siapapun harus siap bila kejadian yang tidak diinginkan menimpa selama pandemi.
Begitu juga pada beberapa orang yang belum terkena dampak secara pekerjaan maupun penghasilan. Hal-hal yang tidak penting disarankan untuk tidak dibeli.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNC80LzEyMjY2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Benar-benar kita memprioritaskan untuk hal-hal yang yang sangat urgent sekali. Contohnya untuk bayar-bayar cicilan. Kemudian juga untuk pembelian kuota internet bagi anak sekolah,&amp;rdquo; ujar Perencana Keuangan Andi Nugroho saat dihubungi Okezone.
Sementara itu, bagi mereka yang sudah terkena PHK atau pemotongan gaji seharusnya bisa lebih cermat dalam pengelolaan keuangan. Karena, mereka bisa belajar dari peristiwa PSBB sebelumnya.
&amp;ldquo;Sebenarnya menurut saya sama saja, artinya ini kan menjadi seolah-olah sesuatu yang berulang. Istilahnya kita lebih kebal dan antisipasi,&amp;rdquo; jelasnya.
Baca Selengkapnya: Pekerjaan dan Gaji Masih Aman tetap Atur Rem Pengeluaran Ya</content:encoded></item></channel></rss>
