<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Indonesia Resesi, Sri Mulyani Bilang Ekonomi Kuartal III Bakal Minus 2,9%</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2020 diprediksi minus 2,9%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/320/2282183/indonesia-resesi-sri-mulyani-bilang-ekonomi-kuartal-iii-bakal-minus-2-9</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/320/2282183/indonesia-resesi-sri-mulyani-bilang-ekonomi-kuartal-iii-bakal-minus-2-9"/><item><title>   Indonesia Resesi, Sri Mulyani Bilang Ekonomi Kuartal III Bakal Minus 2,9%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/320/2282183/indonesia-resesi-sri-mulyani-bilang-ekonomi-kuartal-iii-bakal-minus-2-9</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/320/2282183/indonesia-resesi-sri-mulyani-bilang-ekonomi-kuartal-iii-bakal-minus-2-9</guid><pubDate>Rabu 23 September 2020 07:19 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/23/320/2282183/indonesia-resesi-sri-mulyani-bilang-ekonomi-kuartal-iii-bakal-minus-2-9-xlvI75pw7i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Resesi Ekonomi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/23/320/2282183/indonesia-resesi-sri-mulyani-bilang-ekonomi-kuartal-iii-bakal-minus-2-9-xlvI75pw7i.jpg</image><title>Resesi Ekonomi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2020 diprediksi minus 2,9%. Hal ini menandakan Indonesia akan masuk jurang resesi, sebab kuartal II-2020 ekonomi Indonesia minus 5,32%. Resesi terjadi jika pertumbuhan ekonomi dua kuartal berturut-turut mengalami minus.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, ekonomi Indonesia kuartal III-2020 akan berada pada zona negatif yakni pada minus 1% hingga 2,9%. Hal ini seiring konsumsi rumah tangga yang masih mengalami kontraksi yang masih negatif seiring masih adanya pembatasan sosial berskala besar.

&quot;Konsumsi rumah tangga masih negatif yang mana proyeksinya masih minus 3,0% hingga minus 1,5%,&quot; ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (22/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;RI Masuk Jurang Resesi, Sri Mulyani Prediksi Ekonomi Kuartal III Minus 2,9%&amp;nbsp;
Sementara itu, Sri Mulyani memproyeksi semua negara akan mengalami resesi. Sri Mulyani mengatakan pandemi covid-19 memberikan tekanan terhadap ekonomi semua negara. Dampak dari pandemi ini membuat ekonomi di seluruh negara mengalami penurunan.

&amp;ldquo;Seperti negara Eropa, Italia, Prancis sudah negatif. Jadi kalau kuartal ketiga forecast negatif mereka bisa tiga kuartal berturut-turut negatif. Spanyol, UK, dan juga negara ASEAN di sekitar kita Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand diperkirakan kuartal ketiga masih akan mengalami tekanan kontraksi yang cukup dalam,&quot; ujar Sri Mulyani.


Dia mengatakan pertumbuhan ekonomi global tahun ini oleh lembaga internasional diperkirakan minus. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global berada di level -4,9%, World Bank -5,2%, dan OECD memprediksi di level -4,5%.

&quot;Ini lebih baik dibandingkan proyeksi OECD di Juni yang sampaikan bisa minus 6 sampai minus 7,6%,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2020 diprediksi minus 2,9%. Hal ini menandakan Indonesia akan masuk jurang resesi, sebab kuartal II-2020 ekonomi Indonesia minus 5,32%. Resesi terjadi jika pertumbuhan ekonomi dua kuartal berturut-turut mengalami minus.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, ekonomi Indonesia kuartal III-2020 akan berada pada zona negatif yakni pada minus 1% hingga 2,9%. Hal ini seiring konsumsi rumah tangga yang masih mengalami kontraksi yang masih negatif seiring masih adanya pembatasan sosial berskala besar.

&quot;Konsumsi rumah tangga masih negatif yang mana proyeksinya masih minus 3,0% hingga minus 1,5%,&quot; ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (22/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;RI Masuk Jurang Resesi, Sri Mulyani Prediksi Ekonomi Kuartal III Minus 2,9%&amp;nbsp;
Sementara itu, Sri Mulyani memproyeksi semua negara akan mengalami resesi. Sri Mulyani mengatakan pandemi covid-19 memberikan tekanan terhadap ekonomi semua negara. Dampak dari pandemi ini membuat ekonomi di seluruh negara mengalami penurunan.

&amp;ldquo;Seperti negara Eropa, Italia, Prancis sudah negatif. Jadi kalau kuartal ketiga forecast negatif mereka bisa tiga kuartal berturut-turut negatif. Spanyol, UK, dan juga negara ASEAN di sekitar kita Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand diperkirakan kuartal ketiga masih akan mengalami tekanan kontraksi yang cukup dalam,&quot; ujar Sri Mulyani.


Dia mengatakan pertumbuhan ekonomi global tahun ini oleh lembaga internasional diperkirakan minus. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global berada di level -4,9%, World Bank -5,2%, dan OECD memprediksi di level -4,5%.

&quot;Ini lebih baik dibandingkan proyeksi OECD di Juni yang sampaikan bisa minus 6 sampai minus 7,6%,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
