<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Waspadai Risiko 'Penularan' Covid-19 di Stabilitas Sistem Keuangan</title><description>Sistem stabilitas keuangan (SSK) masih terjaga meski pandemi Covid-19 masih berlangsung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/320/2282373/bi-waspadai-risiko-penularan-covid-19-di-stabilitas-sistem-keuangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/320/2282373/bi-waspadai-risiko-penularan-covid-19-di-stabilitas-sistem-keuangan"/><item><title>BI Waspadai Risiko 'Penularan' Covid-19 di Stabilitas Sistem Keuangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/320/2282373/bi-waspadai-risiko-penularan-covid-19-di-stabilitas-sistem-keuangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/320/2282373/bi-waspadai-risiko-penularan-covid-19-di-stabilitas-sistem-keuangan</guid><pubDate>Rabu 23 September 2020 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/23/320/2282373/bi-waspadai-risiko-penularan-covid-19-di-stabilitas-sistem-keuangan-gGs8zasByj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/23/320/2282373/bi-waspadai-risiko-penularan-covid-19-di-stabilitas-sistem-keuangan-gGs8zasByj.jpg</image><title>Bank Indonesia (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan bahwa sejauh ini, sistem stabilitas keuangan (SSK) masih terjaga meski pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Namun, dia menggarisbawahi bahwa ketidakpastian masih cukup tinggi meski beberapa indikator ekonomi mulai menunjukkan perbaikan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: PSBB Jakarta, Begini Hitung-hitungan BI soal Ekonomi Indonesia
&quot;Kita harus tetap mewaspadai risiko penularan Covid-19 terhadap stabilitas sistem keuangan,&quot; ujar Dody dalam webinar Kick Off West Java Economic Society 2020 di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Sambung dia, saat ini rasio kecukupan modal masih terjaga, diikuti dengan rasio non performing loan yang masih relatif rendah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: PSBB Jakarta, Begini Hitung-hitungan BI soal Ekonomi Indonesia
&quot;Meski demikian, masih ada tantangan dari sisi penyaluran kredit yang masih minim. Hal ini karena rendahnya demand domestik akibat sektor korporasi dan rumah tangga yang melambat, ditambah kehati-hatian industri perbankan,&quot; jelas Dody.

Dia mengatakan, ada beberapa sinyal positif di beberapa indikator pertumbuhan ekonomi yang harus dijaga.

&quot;Kita masih harus bekerja keras untuk memastikan agar sinyal positif terus terjaga dan kesiap siagaan kita harus terus dipelihara agar tidak menimbulkan risiko lebih lanjut di seluruh sektor terkait,&quot; pungkas Dody.</description><content:encoded>JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan bahwa sejauh ini, sistem stabilitas keuangan (SSK) masih terjaga meski pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Namun, dia menggarisbawahi bahwa ketidakpastian masih cukup tinggi meski beberapa indikator ekonomi mulai menunjukkan perbaikan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: PSBB Jakarta, Begini Hitung-hitungan BI soal Ekonomi Indonesia
&quot;Kita harus tetap mewaspadai risiko penularan Covid-19 terhadap stabilitas sistem keuangan,&quot; ujar Dody dalam webinar Kick Off West Java Economic Society 2020 di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Sambung dia, saat ini rasio kecukupan modal masih terjaga, diikuti dengan rasio non performing loan yang masih relatif rendah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: PSBB Jakarta, Begini Hitung-hitungan BI soal Ekonomi Indonesia
&quot;Meski demikian, masih ada tantangan dari sisi penyaluran kredit yang masih minim. Hal ini karena rendahnya demand domestik akibat sektor korporasi dan rumah tangga yang melambat, ditambah kehati-hatian industri perbankan,&quot; jelas Dody.

Dia mengatakan, ada beberapa sinyal positif di beberapa indikator pertumbuhan ekonomi yang harus dijaga.

&quot;Kita masih harus bekerja keras untuk memastikan agar sinyal positif terus terjaga dan kesiap siagaan kita harus terus dipelihara agar tidak menimbulkan risiko lebih lanjut di seluruh sektor terkait,&quot; pungkas Dody.</content:encoded></item></channel></rss>
