<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabar Baik, 4 Perusahaan China Bakal Bawa Duit Rp8,8 Triliun ke Jabar</title><description>Aliran modal dan investasi di Indonesia sedang dalam kondisi surplus meski pandemi Covid-19 masih berlangsung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/320/2282390/kabar-baik-4-perusahaan-china-bakal-bawa-duit-rp8-8-triliun-ke-jabar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/320/2282390/kabar-baik-4-perusahaan-china-bakal-bawa-duit-rp8-8-triliun-ke-jabar"/><item><title>Kabar Baik, 4 Perusahaan China Bakal Bawa Duit Rp8,8 Triliun ke Jabar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/320/2282390/kabar-baik-4-perusahaan-china-bakal-bawa-duit-rp8-8-triliun-ke-jabar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/320/2282390/kabar-baik-4-perusahaan-china-bakal-bawa-duit-rp8-8-triliun-ke-jabar</guid><pubDate>Rabu 23 September 2020 13:38 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/23/320/2282390/kabar-baik-4-perusahaan-china-bakal-bawa-duit-rp8-8-triliun-ke-jabar-6aDgOWSDNp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pabrik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/23/320/2282390/kabar-baik-4-perusahaan-china-bakal-bawa-duit-rp8-8-triliun-ke-jabar-6aDgOWSDNp.jpg</image><title>Pabrik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo menyampaikan bahwa aliran modal dan investasi di Indonesia sedang dalam kondisi surplus meski pandemi Covid-19 masih berlangsung.
Ditambah lagi, dia menyebutkan bahwa akan ada potensi relokasi 4 perusahaan asal China ke wilayah Provinsi Jawa Barat. Total investasinya USD600 juta atau setara Rp8,8 triliun (kurs Rp14.800 per USD).
Baca juga: Sampai Kapan Harga Emas Terus Tinggi?
&quot;Kabar baiknya, ada 4 perusahaan China yang akan realokasi ke wilayah Jawa Barat, dengan total investasi USD600 juta,&quot; ungkap Dody dalam webinar Kick Off West Java Economic Society di Jakarta, Rabu (23/9/2020).
Sambung dia mengatakan, sebagian besar perusahaan ini bergerak di bidang otomotif dan elektronik.
&quot;Saya berharap ini segera terwujud. Kami juga mengimbau kepada bapak ibu dan para stakeholders agar bisa menjaga iklim usaha untuk meningkatkan daya tarik investasi di Jabar,&quot; ujar Dody.
Baca juga: Jadi Favorit Berinvestasi, Pelajari Dulu Jenis-Jenis Reksa Dana
Dia mengatakan bahwa BI ingin meyakinkan bahwa perekonomian Indonesia punya ketahanan yang cukup baik, bahkan jika dibandingkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik daripada negara-negara ASEAN lainnya.
&quot;Fundamentalnya terus kita jaga, kita memiliki dukungan sinergi dan kredibilitas kebijakan yang baik, dan pijakan makro ekonomi dengan fundamental kuat. Kita harus tetap optimis mendukung pemulihan,&quot; tuturnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo menyampaikan bahwa aliran modal dan investasi di Indonesia sedang dalam kondisi surplus meski pandemi Covid-19 masih berlangsung.
Ditambah lagi, dia menyebutkan bahwa akan ada potensi relokasi 4 perusahaan asal China ke wilayah Provinsi Jawa Barat. Total investasinya USD600 juta atau setara Rp8,8 triliun (kurs Rp14.800 per USD).
Baca juga: Sampai Kapan Harga Emas Terus Tinggi?
&quot;Kabar baiknya, ada 4 perusahaan China yang akan realokasi ke wilayah Jawa Barat, dengan total investasi USD600 juta,&quot; ungkap Dody dalam webinar Kick Off West Java Economic Society di Jakarta, Rabu (23/9/2020).
Sambung dia mengatakan, sebagian besar perusahaan ini bergerak di bidang otomotif dan elektronik.
&quot;Saya berharap ini segera terwujud. Kami juga mengimbau kepada bapak ibu dan para stakeholders agar bisa menjaga iklim usaha untuk meningkatkan daya tarik investasi di Jabar,&quot; ujar Dody.
Baca juga: Jadi Favorit Berinvestasi, Pelajari Dulu Jenis-Jenis Reksa Dana
Dia mengatakan bahwa BI ingin meyakinkan bahwa perekonomian Indonesia punya ketahanan yang cukup baik, bahkan jika dibandingkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik daripada negara-negara ASEAN lainnya.
&quot;Fundamentalnya terus kita jaga, kita memiliki dukungan sinergi dan kredibilitas kebijakan yang baik, dan pijakan makro ekonomi dengan fundamental kuat. Kita harus tetap optimis mendukung pemulihan,&quot; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
