<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dari Kuliner Beralih ke Jamu Herbal, Ibu Wiwin Bangkit Keterpurukan</title><description>Mengalihkan profesinya sebagai penjual jamu herbal berbahan bunga rosella</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/455/2281998/dari-kuliner-beralih-ke-jamu-herbal-ibu-wiwin-bangkit-keterpurukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/455/2281998/dari-kuliner-beralih-ke-jamu-herbal-ibu-wiwin-bangkit-keterpurukan"/><item><title>Dari Kuliner Beralih ke Jamu Herbal, Ibu Wiwin Bangkit Keterpurukan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/455/2281998/dari-kuliner-beralih-ke-jamu-herbal-ibu-wiwin-bangkit-keterpurukan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/23/455/2281998/dari-kuliner-beralih-ke-jamu-herbal-ibu-wiwin-bangkit-keterpurukan</guid><pubDate>Rabu 23 September 2020 07:06 WIB</pubDate><dc:creator>Safira Fitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/22/455/2281998/dari-kuliner-beralih-ke-jamu-herbal-ibu-wiwin-bangkit-keterpurukan-1VFXVuhR85.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inspirasi Usaha dengan Beralih ke Bisnis Jamu. (Foto: Okezone.com/Indoindian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/22/455/2281998/dari-kuliner-beralih-ke-jamu-herbal-ibu-wiwin-bangkit-keterpurukan-1VFXVuhR85.jpg</image><title>Inspirasi Usaha dengan Beralih ke Bisnis Jamu. (Foto: Okezone.com/Indoindian)</title></images><description>JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat seluruh sektor terdampak, salah satunya dunia usaha. Seorang ibu yang juga warga perumahan Pondok Gede Permai Jember Wiwin mengaku telah mengalihkan profesinya sebagai penjual jamu herbal berbahan bunga rosella. Sebelumnya dia merambah bisnis kuliner di Bali.
Tidak hanya dari bahan bunga rosella, Wiwin juga menggunakan bahan kaya akan khasiat lainnya seperti kayu manis, serai, kunyit, jahe, dan jeruk nipis.
Selain itu, jamu lain yang dibuat juga seperti beras kencur, temulawak, sinom dari aneka rempah nusantara.
&quot;Untuk membuat jamu dari bahan bunga rosella, membutuhkan bunga rosella yang sudah kering, ditambah gula tebu dan air. Sementara sebelum menjadi jamu, air dimasak dahulu sesuai takaran hingga matang, kemudian masukkan gula dan bunga rosella,&quot; kata Wiwin.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNy80LzEyMjcyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Setelah terlihat sudah matang, baru jamu tersebut dimasukkan ke dalam botol yang sudah disediakan. Konon, jamu herbal yang berbahan dasar bunga rosella ini mampu mengobati hipertensi, dan cocok untuk diet.
Dari bisnis jamu herbalnya, kini Wiwin mendapati ramai permintaan yang berasal dtidak hanya dari Jember, melainkan di luar kota seperti Malang, Surabaya, bahkan Bali. Untuk harganya tidak mahal, di mana satu botol jamu dibanderol dengan harga Rp11.000. Sementara dalam setiap hari, Wiwin mengaku mampu memproduksi hingga 300 botol.
Baca Selengkapnya: Usaha Bangkrut karena Covid-19, Ibu Wiwin Bangkit Lewat Bisnis Jamu Herbal</description><content:encoded>JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat seluruh sektor terdampak, salah satunya dunia usaha. Seorang ibu yang juga warga perumahan Pondok Gede Permai Jember Wiwin mengaku telah mengalihkan profesinya sebagai penjual jamu herbal berbahan bunga rosella. Sebelumnya dia merambah bisnis kuliner di Bali.
Tidak hanya dari bahan bunga rosella, Wiwin juga menggunakan bahan kaya akan khasiat lainnya seperti kayu manis, serai, kunyit, jahe, dan jeruk nipis.
Selain itu, jamu lain yang dibuat juga seperti beras kencur, temulawak, sinom dari aneka rempah nusantara.
&quot;Untuk membuat jamu dari bahan bunga rosella, membutuhkan bunga rosella yang sudah kering, ditambah gula tebu dan air. Sementara sebelum menjadi jamu, air dimasak dahulu sesuai takaran hingga matang, kemudian masukkan gula dan bunga rosella,&quot; kata Wiwin.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNy80LzEyMjcyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Setelah terlihat sudah matang, baru jamu tersebut dimasukkan ke dalam botol yang sudah disediakan. Konon, jamu herbal yang berbahan dasar bunga rosella ini mampu mengobati hipertensi, dan cocok untuk diet.
Dari bisnis jamu herbalnya, kini Wiwin mendapati ramai permintaan yang berasal dtidak hanya dari Jember, melainkan di luar kota seperti Malang, Surabaya, bahkan Bali. Untuk harganya tidak mahal, di mana satu botol jamu dibanderol dengan harga Rp11.000. Sementara dalam setiap hari, Wiwin mengaku mampu memproduksi hingga 300 botol.
Baca Selengkapnya: Usaha Bangkrut karena Covid-19, Ibu Wiwin Bangkit Lewat Bisnis Jamu Herbal</content:encoded></item></channel></rss>
