<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Tak Kuat Hadapi Covid-19, Pengangguran Semakin Banyak   </title><description>Pengusaha di Tanah Air mengalami tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/320/2282997/pengusaha-tak-kuat-hadapi-covid-19-pengangguran-semakin-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/320/2282997/pengusaha-tak-kuat-hadapi-covid-19-pengangguran-semakin-banyak"/><item><title>Pengusaha Tak Kuat Hadapi Covid-19, Pengangguran Semakin Banyak   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/320/2282997/pengusaha-tak-kuat-hadapi-covid-19-pengangguran-semakin-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/320/2282997/pengusaha-tak-kuat-hadapi-covid-19-pengangguran-semakin-banyak</guid><pubDate>Kamis 24 September 2020 13:23 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/24/320/2282997/pengusaha-tak-kuat-hadapi-covid-19-pengangguran-semakin-banyak-n2I2fluNCt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak Covid-19 pada Dunia Usaha Sangat Besar. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/24/320/2282997/pengusaha-tak-kuat-hadapi-covid-19-pengangguran-semakin-banyak-n2I2fluNCt.jpg</image><title>Dampak Covid-19 pada Dunia Usaha Sangat Besar. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pengusaha di Tanah Air  mengalami tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Indonesia. Kondisi saat ini pun diperburuk dengan masuknya Indonesia ke jurang resesi karena perekonomian kuartal III-2020 akan kembali minus.
Menurut Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja, resesi nanti akan berdampak buruk bagi keuangan perusahaan. Apabila sebuah perseroan yang tidak mempunyai cadangan uang yang cukup maka akan mengeluarkan kebijakan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) para karyawannya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Desa Terintegrasi, Jokowi Ingatkan Menteri Jangan Buat Program Sendiri-Sendiri
&quot;Tentu saja dengan adanya resesi pasti terpengaruh juga terhadap aktivitas ekonomi ini. Jadi dengan kata lain kalau pelaku usaha yang tidak bisa bertahan, pasti akan adanya penambahan dari segi penggangguran, yang di rumahkan, itu mesti diantisipasi,&quot; kata Shinta saat dihubungi Okezone, Kamis (24/9/2020).

Dia meminta kepada seluruh perusahaan agar sedini mungkin mengelola arus kas secara baik, sehingga masih bisa bertahan meski ada resesi.
&quot;Ketahanan dari masing-masing perusahaan ini sekarang di tes, makanya perusahaan harus bisa mengelola arus kas dengan baik. Harus bisa bertahan dengan keadaan resesi yang ada,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Siap Upgrade Kemampuan Masyarakat Desa untuk Ekonomi RI
Dia berharap pemerintah segara mencairkan dana stimulus modal kerja untuk korporasi. Bantuan itu amat dibutuhkan karena untuk membantu kas perusahaan di tengah rendahnya pemasukan.
&quot;Jadi memang harapan kami bahwa stimulus untuk korporasi modal kerja ini bisa disalurkan. Ini kan antara perbankan dengan nasabah, jadi kami harapkan perbankan administrasinya jangan berlarut-larut. Jadi makanya ini bisa cepat,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengusaha di Tanah Air  mengalami tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Indonesia. Kondisi saat ini pun diperburuk dengan masuknya Indonesia ke jurang resesi karena perekonomian kuartal III-2020 akan kembali minus.
Menurut Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja, resesi nanti akan berdampak buruk bagi keuangan perusahaan. Apabila sebuah perseroan yang tidak mempunyai cadangan uang yang cukup maka akan mengeluarkan kebijakan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) para karyawannya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Desa Terintegrasi, Jokowi Ingatkan Menteri Jangan Buat Program Sendiri-Sendiri
&quot;Tentu saja dengan adanya resesi pasti terpengaruh juga terhadap aktivitas ekonomi ini. Jadi dengan kata lain kalau pelaku usaha yang tidak bisa bertahan, pasti akan adanya penambahan dari segi penggangguran, yang di rumahkan, itu mesti diantisipasi,&quot; kata Shinta saat dihubungi Okezone, Kamis (24/9/2020).

Dia meminta kepada seluruh perusahaan agar sedini mungkin mengelola arus kas secara baik, sehingga masih bisa bertahan meski ada resesi.
&quot;Ketahanan dari masing-masing perusahaan ini sekarang di tes, makanya perusahaan harus bisa mengelola arus kas dengan baik. Harus bisa bertahan dengan keadaan resesi yang ada,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Siap Upgrade Kemampuan Masyarakat Desa untuk Ekonomi RI
Dia berharap pemerintah segara mencairkan dana stimulus modal kerja untuk korporasi. Bantuan itu amat dibutuhkan karena untuk membantu kas perusahaan di tengah rendahnya pemasukan.
&quot;Jadi memang harapan kami bahwa stimulus untuk korporasi modal kerja ini bisa disalurkan. Ini kan antara perbankan dengan nasabah, jadi kami harapkan perbankan administrasinya jangan berlarut-larut. Jadi makanya ini bisa cepat,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
