<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Okupansi Hotel BUMN Ini Anjlok 38,9%</title><description>PT Hotel Indonesia Natour atau HIN (Persero) mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi Covid-19 yang terjadi tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/320/2283164/okupansi-hotel-bumn-ini-anjlok-38-9</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/320/2283164/okupansi-hotel-bumn-ini-anjlok-38-9"/><item><title>Okupansi Hotel BUMN Ini Anjlok 38,9%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/320/2283164/okupansi-hotel-bumn-ini-anjlok-38-9</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/320/2283164/okupansi-hotel-bumn-ini-anjlok-38-9</guid><pubDate>Kamis 24 September 2020 16:54 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/24/320/2283164/okupansi-hotel-bumn-ini-anjlok-38-9-VSvuffUkjJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hotel (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/24/320/2283164/okupansi-hotel-bumn-ini-anjlok-38-9-VSvuffUkjJ.jpg</image><title>Hotel (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Hotel Indonesia Natour atau HIN (Persero) mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi Covid-19 yang terjadi tahun ini. Adapun, HIN mencatatkan sejumlah penurunan mulai dari tingkat okupansi, tarif rata-rata harian dan selisih pendapatan kamar.
&quot;Tahun ini tahun musibah buat HIN. Tadinya kita bermimpi tahun 2021 tahun keemasan di mana kinerja HIN meningkat tajam tapi di Februari terjadi Covid-19,&quot; kata Direktur Utama PT HIN Iswandi Said dalam diskusi virtual, Kamis (24/9/2020).
Baca Juga: Masih Lesu, Kamar Hotel Cuma Terisi 19% pada Juni 2020
 
Iswandi memaparkan bahwa pada kuartal I 2020 okupansi hotel hanya 38,9%. Penurunan ini terjadi hampir setengahnya dibanding tahun lalu periode yang sama sebesar 61,6%.
Begitu juga dengan kuartal II yang semakin anjlok menjadi 26% di saat tahun lalu mereka mampu mencatatkan tingkat okupansi 66,1%.&amp;nbsp;
&quot;Untuk kuartal III saat ini 27,3%. Kalau tahun lalu 68,9% ,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Okupansi Hotel dan Restoran di Malang Merosot Imbas Merebaknya Korona
 
Selain itu room avenue atau selisih pendapatan kamar mereka juga tergerus. Pada kuartal I 2020 turun 37% dibanding kuartal I 2019. Lalu kembali turun hingga 65% pada kuartal II ini jika dibandingkan dengan kuartal II tahun lalu.
Untuk kuartal III, HIN mencatatkan penurunan 70% dengan kuartal III tahun lalu.
&quot;Padahal kuartal III ini hotel seharusnya sedang peak season tapi karena Covid-19, jadi kita catatan kerugian,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNC8xLzEyMjY3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - PT Hotel Indonesia Natour atau HIN (Persero) mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi Covid-19 yang terjadi tahun ini. Adapun, HIN mencatatkan sejumlah penurunan mulai dari tingkat okupansi, tarif rata-rata harian dan selisih pendapatan kamar.
&quot;Tahun ini tahun musibah buat HIN. Tadinya kita bermimpi tahun 2021 tahun keemasan di mana kinerja HIN meningkat tajam tapi di Februari terjadi Covid-19,&quot; kata Direktur Utama PT HIN Iswandi Said dalam diskusi virtual, Kamis (24/9/2020).
Baca Juga: Masih Lesu, Kamar Hotel Cuma Terisi 19% pada Juni 2020
 
Iswandi memaparkan bahwa pada kuartal I 2020 okupansi hotel hanya 38,9%. Penurunan ini terjadi hampir setengahnya dibanding tahun lalu periode yang sama sebesar 61,6%.
Begitu juga dengan kuartal II yang semakin anjlok menjadi 26% di saat tahun lalu mereka mampu mencatatkan tingkat okupansi 66,1%.&amp;nbsp;
&quot;Untuk kuartal III saat ini 27,3%. Kalau tahun lalu 68,9% ,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Okupansi Hotel dan Restoran di Malang Merosot Imbas Merebaknya Korona
 
Selain itu room avenue atau selisih pendapatan kamar mereka juga tergerus. Pada kuartal I 2020 turun 37% dibanding kuartal I 2019. Lalu kembali turun hingga 65% pada kuartal II ini jika dibandingkan dengan kuartal II tahun lalu.
Untuk kuartal III, HIN mencatatkan penurunan 70% dengan kuartal III tahun lalu.
&quot;Padahal kuartal III ini hotel seharusnya sedang peak season tapi karena Covid-19, jadi kita catatan kerugian,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNC8xLzEyMjY3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
