<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Modal Solder dan Kayu, Bisnis Seni Lukis Bakar Hasilkan Jutaan Rupiah</title><description>Lukisan unik yang dibuat dengan menggunakan seni lukis bakar atau pyrography dengan media kayu jati bisa menghasilkan jutaan Rupiah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/455/2282945/modal-solder-dan-kayu-bisnis-seni-lukis-bakar-hasilkan-jutaan-rupiah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/455/2282945/modal-solder-dan-kayu-bisnis-seni-lukis-bakar-hasilkan-jutaan-rupiah"/><item><title>Modal Solder dan Kayu, Bisnis Seni Lukis Bakar Hasilkan Jutaan Rupiah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/455/2282945/modal-solder-dan-kayu-bisnis-seni-lukis-bakar-hasilkan-jutaan-rupiah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/455/2282945/modal-solder-dan-kayu-bisnis-seni-lukis-bakar-hasilkan-jutaan-rupiah</guid><pubDate>Kamis 24 September 2020 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Ruslan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/24/455/2282945/modal-solder-dan-kayu-bisnis-seni-lukis-bakar-hasilkan-jutaan-rupiah-Jy9HVOKRvt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bisnis Lukisan Kayu Jati (Foto: tangkapan layar video Wahyu Ruslan/iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/24/455/2282945/modal-solder-dan-kayu-bisnis-seni-lukis-bakar-hasilkan-jutaan-rupiah-Jy9HVOKRvt.jpg</image><title>Bisnis Lukisan Kayu Jati (Foto: tangkapan layar video Wahyu Ruslan/iNews)</title></images><description>MAKASAR &amp;ndash; Biasanya lukisan dibuat dengan menggunakan media cat, kuas serta kanvas. Kali ini terdapat lukisan unik yang dibuat dengan menggunakan seni lukis bakar atau pyrography dengan media kayu jati.

Hasil karya lukis unik tersebut merupakan karya lukis yang dibuat oleh sejumlah kelompok pemuda. Mereka berasal dari Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Raup Cuan saat Resesi, Konsep Usaha Harus Matang
Kelompok pemuda asal Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros membuat seni lukis bakar dengan menggunakan kayu jati sebagai media lukis. Hasil karya seni yang bertemakan lukisan dinding Gua Purbakala atau Rock Art ini mampu menghasilkan omzet hingga jutaan rupiah.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNy80LzEyMjcyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bermula dari rasa iseng para pemuda tersebut, mereka menciptkan karya seni yang mempunyai nilai keuntungan, apalagi di tengah masa Pandemi. Hal tersebut membuat sekelompok pemuda tersebut bergabung dalam Forum Pemuda Kreatif Sampeang mampu menggeluti seni lukis tersebut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Peternak Sapi Banting Setir Jual Lobster, Untungnya Bikin Kantong Tebal
Usaha tersebut mulai dijalankan sejak bulan Januari 2020 dengan mengandalkan keterbasan peralatan dan belajar secara otodidak. Namun, berasal dari ide kreatif mereka lah tercipta lukisan yang dikenal dengan rock art, yang menyerupai lukisan asli yang telah berusia ribuan tahun yang melekat pada dinding gua.Dengan dibantu peralatan sederhana seperti solder kayu dan kanvas,  kuas dan pensil.  Warna yang dihasilkan dari solder panas tersebut  menyerupai coretan hangus pada media kayu jati yang membuat terlihat  alami, selain itu banyak pula motif yang dihasilkan oleh para pemuda  tersebut.

&quot;Berbeda dengan kuas dan pensil, warna yang dihasilkan solder panas  adalah coretan hangus pada kayu jati ini,&quot; ujar Pengrajin Lukisan  Muslimin.
&amp;nbsp;
Lukisan dinding Gua Purbakala tersebut diangkat sebagai tema khusus  lantaran para pemuda tersebut tinggal di sekitar Kawasan Pra-sejarah  Leang-Leang yang merupakan tempat lukisan dinding Gua Purbakala sering  dijumpai. Tidak hanya itu, melukis menggunakan solder tersebut juga  harus berhati-hati, pasalnya coretan tidak bisa terhapus.

Saat ini pesanan lukisan tersebut sudah berasal dari pelanggan lokal  maupun aplikasi Online. Untuk satu buah lukisan tersebut dibanderol  Rp100.000 hingga jutaan rupiah yang terlihat dari tingkat kesulitannya.</description><content:encoded>MAKASAR &amp;ndash; Biasanya lukisan dibuat dengan menggunakan media cat, kuas serta kanvas. Kali ini terdapat lukisan unik yang dibuat dengan menggunakan seni lukis bakar atau pyrography dengan media kayu jati.

Hasil karya lukis unik tersebut merupakan karya lukis yang dibuat oleh sejumlah kelompok pemuda. Mereka berasal dari Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Raup Cuan saat Resesi, Konsep Usaha Harus Matang
Kelompok pemuda asal Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros membuat seni lukis bakar dengan menggunakan kayu jati sebagai media lukis. Hasil karya seni yang bertemakan lukisan dinding Gua Purbakala atau Rock Art ini mampu menghasilkan omzet hingga jutaan rupiah.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNy80LzEyMjcyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bermula dari rasa iseng para pemuda tersebut, mereka menciptkan karya seni yang mempunyai nilai keuntungan, apalagi di tengah masa Pandemi. Hal tersebut membuat sekelompok pemuda tersebut bergabung dalam Forum Pemuda Kreatif Sampeang mampu menggeluti seni lukis tersebut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Peternak Sapi Banting Setir Jual Lobster, Untungnya Bikin Kantong Tebal
Usaha tersebut mulai dijalankan sejak bulan Januari 2020 dengan mengandalkan keterbasan peralatan dan belajar secara otodidak. Namun, berasal dari ide kreatif mereka lah tercipta lukisan yang dikenal dengan rock art, yang menyerupai lukisan asli yang telah berusia ribuan tahun yang melekat pada dinding gua.Dengan dibantu peralatan sederhana seperti solder kayu dan kanvas,  kuas dan pensil.  Warna yang dihasilkan dari solder panas tersebut  menyerupai coretan hangus pada media kayu jati yang membuat terlihat  alami, selain itu banyak pula motif yang dihasilkan oleh para pemuda  tersebut.

&quot;Berbeda dengan kuas dan pensil, warna yang dihasilkan solder panas  adalah coretan hangus pada kayu jati ini,&quot; ujar Pengrajin Lukisan  Muslimin.
&amp;nbsp;
Lukisan dinding Gua Purbakala tersebut diangkat sebagai tema khusus  lantaran para pemuda tersebut tinggal di sekitar Kawasan Pra-sejarah  Leang-Leang yang merupakan tempat lukisan dinding Gua Purbakala sering  dijumpai. Tidak hanya itu, melukis menggunakan solder tersebut juga  harus berhati-hati, pasalnya coretan tidak bisa terhapus.

Saat ini pesanan lukisan tersebut sudah berasal dari pelanggan lokal  maupun aplikasi Online. Untuk satu buah lukisan tersebut dibanderol  Rp100.000 hingga jutaan rupiah yang terlihat dari tingkat kesulitannya.</content:encoded></item></channel></rss>
