<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bisnis Janda Bolong Bikin Kaya Mendadak, Satu Lembar Daun Dihargai Rp30 Juta</title><description>Tanaman Monstera Obliqua atau Janda Bolong tengah naik daun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/455/2283190/bisnis-janda-bolong-bikin-kaya-mendadak-satu-lembar-daun-dihargai-rp30-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/455/2283190/bisnis-janda-bolong-bikin-kaya-mendadak-satu-lembar-daun-dihargai-rp30-juta"/><item><title>Bisnis Janda Bolong Bikin Kaya Mendadak, Satu Lembar Daun Dihargai Rp30 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/455/2283190/bisnis-janda-bolong-bikin-kaya-mendadak-satu-lembar-daun-dihargai-rp30-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/455/2283190/bisnis-janda-bolong-bikin-kaya-mendadak-satu-lembar-daun-dihargai-rp30-juta</guid><pubDate>Kamis 24 September 2020 18:06 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyuendro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/24/455/2283190/bisnis-janda-bolong-bikin-kaya-mendadak-satu-lembar-daun-dihargai-rp30-juta-5WfR6fkmbw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tanaman Janda Bolong (Foto: Feby/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/24/455/2283190/bisnis-janda-bolong-bikin-kaya-mendadak-satu-lembar-daun-dihargai-rp30-juta-5WfR6fkmbw.jpg</image><title>Tanaman Janda Bolong (Foto: Feby/Okezone)</title></images><description>SUKOHARJO - Tanaman Monstera Obliqua atau Janda Bolong tengah naik daun. Untuk mendapatkan tanaman janda bolong harus rela mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah.
Belakangan ini bisnis tanaman hias sedang digemari masyarakat. Untung yang dihasilkan dari bisnis tanaman hias pun terbilang besar.
Baca Juga: Diklaim Ringankan Covid-19, Ramuan Herbal Pria 50 Tahun Laku Keras
Bisnis yang menjanjikan membuat Seorang warga dari Desa Kenokorejo yakni Nano Priyanto, berhasil menyulap halaman rumahnya menjadi kebun tanaman hias. Beragam tanaman yang dia jual, salah satunya monstera obliqua atau janda bolong.&amp;nbsp;
Nano mengatakan, untuk harga tanaman hias sendiri cukup bervariasi, untuk monstera obliqua bisa mencapai Rp30 juta per tangkai daun.
&quot;Memaksimalkan halaman rumah untuk suplai oksigen karena saya hobi bercocok tanam. Saya kembangkan, ada teman yang tertarik bahkan rela merogoh kocek. Saya sebagai guru di masa pandemi ini bisa meluangkan waktu pagi, sore untuk mengembangkan dan melayani permintaan konsumen,&quot; ujarnya, Kamis (24/9/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNC80LzEyMjY3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, Nano memang menekuni budidaya tanaman hias aroid yang merupakan sebutan untuk tanaman keluarga aracheae seperti aglaonema, monstera, anthurium, pilodendra, dan lainnya.&amp;nbsp;
Dengan ketekunannya tersebut, Nano yang berprofesi sebagai guru ini berhasil mengembangkan tanaman hias yang saat ini tengah naik daun. Dari budidaya tanaman hias, setiap bulannya, ia bisa memperoleh omzet penjualan hingga puluhan juta rupiah.Adapun tanaman yang ramai diburu oleh konsumen, di antaranya seperti jenis varigata, monstera obliqua, dan philodendron.
Dirinya mengaku, awalnya menggeluti budidaya tanaman hias hanya  sekedar hobi untuk menghilangkan penat dari rutinitas sehari-hari. Namun  belakangan, justru banyak yang berminat, bahkan rela membayar jutaan  hingga puluhan juta rupiah untuk tanaman hias miliknya.
Selain berjualan dari teman ke teman, Nano juga mengembangkan usaha  tanaman hias miliknya melalui jejaring media sosial. Tidak hanya pembeli  lokal, pembeli tanaman hias pun banyak berasal dari luar Jawa, bahkan  sebelum pandemi banyak juga permintaan dari luar negeri.
Sedangkan untuk perawatan maupun penjualannya, Nano kerap dibantu  sejumlah orang, sementara untuk hal budidaya, dirinya memilih  melakukannya secara mandiri, karena membutuhkan kecermatan dalam  pengembangannya.</description><content:encoded>SUKOHARJO - Tanaman Monstera Obliqua atau Janda Bolong tengah naik daun. Untuk mendapatkan tanaman janda bolong harus rela mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah.
Belakangan ini bisnis tanaman hias sedang digemari masyarakat. Untung yang dihasilkan dari bisnis tanaman hias pun terbilang besar.
Baca Juga: Diklaim Ringankan Covid-19, Ramuan Herbal Pria 50 Tahun Laku Keras
Bisnis yang menjanjikan membuat Seorang warga dari Desa Kenokorejo yakni Nano Priyanto, berhasil menyulap halaman rumahnya menjadi kebun tanaman hias. Beragam tanaman yang dia jual, salah satunya monstera obliqua atau janda bolong.&amp;nbsp;
Nano mengatakan, untuk harga tanaman hias sendiri cukup bervariasi, untuk monstera obliqua bisa mencapai Rp30 juta per tangkai daun.
&quot;Memaksimalkan halaman rumah untuk suplai oksigen karena saya hobi bercocok tanam. Saya kembangkan, ada teman yang tertarik bahkan rela merogoh kocek. Saya sebagai guru di masa pandemi ini bisa meluangkan waktu pagi, sore untuk mengembangkan dan melayani permintaan konsumen,&quot; ujarnya, Kamis (24/9/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNC80LzEyMjY3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, Nano memang menekuni budidaya tanaman hias aroid yang merupakan sebutan untuk tanaman keluarga aracheae seperti aglaonema, monstera, anthurium, pilodendra, dan lainnya.&amp;nbsp;
Dengan ketekunannya tersebut, Nano yang berprofesi sebagai guru ini berhasil mengembangkan tanaman hias yang saat ini tengah naik daun. Dari budidaya tanaman hias, setiap bulannya, ia bisa memperoleh omzet penjualan hingga puluhan juta rupiah.Adapun tanaman yang ramai diburu oleh konsumen, di antaranya seperti jenis varigata, monstera obliqua, dan philodendron.
Dirinya mengaku, awalnya menggeluti budidaya tanaman hias hanya  sekedar hobi untuk menghilangkan penat dari rutinitas sehari-hari. Namun  belakangan, justru banyak yang berminat, bahkan rela membayar jutaan  hingga puluhan juta rupiah untuk tanaman hias miliknya.
Selain berjualan dari teman ke teman, Nano juga mengembangkan usaha  tanaman hias miliknya melalui jejaring media sosial. Tidak hanya pembeli  lokal, pembeli tanaman hias pun banyak berasal dari luar Jawa, bahkan  sebelum pandemi banyak juga permintaan dari luar negeri.
Sedangkan untuk perawatan maupun penjualannya, Nano kerap dibantu  sejumlah orang, sementara untuk hal budidaya, dirinya memilih  melakukannya secara mandiri, karena membutuhkan kecermatan dalam  pengembangannya.</content:encoded></item></channel></rss>
