<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Macam Cahaya Buatan di Rumah</title><description>Dalam sebuah rumah hunian, pencahayaan buatan memiliki peranan penting di samping pencahayaan alami.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/470/2282986/3-macam-cahaya-buatan-di-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/470/2282986/3-macam-cahaya-buatan-di-rumah"/><item><title>3 Macam Cahaya Buatan di Rumah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/470/2282986/3-macam-cahaya-buatan-di-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/24/470/2282986/3-macam-cahaya-buatan-di-rumah</guid><pubDate>Kamis 24 September 2020 22:31 WIB</pubDate><dc:creator>Safira Fitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/24/470/2282986/3-macam-cahaya-buatan-di-rumah-IygDWy0jj2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/24/470/2282986/3-macam-cahaya-buatan-di-rumah-IygDWy0jj2.jpg</image><title>Rumah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Dalam sebuah rumah hunian, pencahayaan buatan memiliki peranan penting di samping pencahayaan alami. Karena, tidak sedikit pula rumah hunian yang hanya memiliki sedikit akses pencahayaan alami.
Beberapa penghuni rumah kerap kesulitan untuk mendapatkan pencahayaan alami, sebab hanya sedikit spot dalam rumahnya yang dapat membuat cahaya alami masuk.
Baca Juga: Bingung Punya Ruang di Bawah Tangga untuk Apa, Begini 6 Cara Menyiasatinya
 
Oleh karena itu, pencahayaan buatan dalam ruang diperlukan baik untuk general lighting, task lighting, maupun decorative lighting. Untuk menentukan jenis dan intensitasnya dapat ditentukan berdasarkan fungsi ruang tersebut.&amp;nbsp;
Penggunaan pencahayaan buatan juga dimaksudkan untuk memperoleh pencahayaan yang efektif, tidak berlebihan dan tepat sasaran. Berikut beberapa jenis yang perlu dipertimbangkan seperti dilansir dari buku Ragam Desain Interior Modern oleh Andie A. Wicaksono, dkk., Jakarta, Kamis (24/9/2020).
Baca Juga: Sesuaikan Warna untuk Suatu Ruangan Berdasarkan Mood, Begini Pilihannya
 
1. General lighting
 
Jenis ini merupakan penerangan yang tidak terfokus pada satu titik tertentu karena menerangi seluruh ruangan. Jenis pencahayaan ini membantu penghuni untuk melihat seluruh isi kamar serta melakukan aktifitas di dalamnya.
Contoh aplikasi general lighting adalah lampu yang dipasang pada plafon atau langit-langit kamar. Lampu ini akan menerangi secara merata ke seluruh ruangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNi8yMC8xMjI3MDkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;2. Task lighting
Merupakan jenis penerangan yang difokuskan pada satu titik tertentu  dan berfungsi untuk membantu beraktivitas yang membutuhkan pencahayaan  lebih. Aplikasi task lighting pada ruang misalnya penggunaan lampu baca  pada meja belajar serta lampu meja dan kaca rias.
 
3. Decorative lighting
Sesuai dengan namanya, jenis lampu ini hanya sebagai aksesoris. Jeis  decorative lighting tidak membantu penghuni kamar untuk melakukan  aktivitas apapun.
Contoh aplikasi jenis lampu ini yaitu lampu sorot estetis untuk  mengekspos hiasan dinding, lukisan, patung atau benda lain. Selain itu,  aplikasi decorative lighting juga berupa lampu.
</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam sebuah rumah hunian, pencahayaan buatan memiliki peranan penting di samping pencahayaan alami. Karena, tidak sedikit pula rumah hunian yang hanya memiliki sedikit akses pencahayaan alami.
Beberapa penghuni rumah kerap kesulitan untuk mendapatkan pencahayaan alami, sebab hanya sedikit spot dalam rumahnya yang dapat membuat cahaya alami masuk.
Baca Juga: Bingung Punya Ruang di Bawah Tangga untuk Apa, Begini 6 Cara Menyiasatinya
 
Oleh karena itu, pencahayaan buatan dalam ruang diperlukan baik untuk general lighting, task lighting, maupun decorative lighting. Untuk menentukan jenis dan intensitasnya dapat ditentukan berdasarkan fungsi ruang tersebut.&amp;nbsp;
Penggunaan pencahayaan buatan juga dimaksudkan untuk memperoleh pencahayaan yang efektif, tidak berlebihan dan tepat sasaran. Berikut beberapa jenis yang perlu dipertimbangkan seperti dilansir dari buku Ragam Desain Interior Modern oleh Andie A. Wicaksono, dkk., Jakarta, Kamis (24/9/2020).
Baca Juga: Sesuaikan Warna untuk Suatu Ruangan Berdasarkan Mood, Begini Pilihannya
 
1. General lighting
 
Jenis ini merupakan penerangan yang tidak terfokus pada satu titik tertentu karena menerangi seluruh ruangan. Jenis pencahayaan ini membantu penghuni untuk melihat seluruh isi kamar serta melakukan aktifitas di dalamnya.
Contoh aplikasi general lighting adalah lampu yang dipasang pada plafon atau langit-langit kamar. Lampu ini akan menerangi secara merata ke seluruh ruangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xNi8yMC8xMjI3MDkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;2. Task lighting
Merupakan jenis penerangan yang difokuskan pada satu titik tertentu  dan berfungsi untuk membantu beraktivitas yang membutuhkan pencahayaan  lebih. Aplikasi task lighting pada ruang misalnya penggunaan lampu baca  pada meja belajar serta lampu meja dan kaca rias.
 
3. Decorative lighting
Sesuai dengan namanya, jenis lampu ini hanya sebagai aksesoris. Jeis  decorative lighting tidak membantu penghuni kamar untuk melakukan  aktivitas apapun.
Contoh aplikasi jenis lampu ini yaitu lampu sorot estetis untuk  mengekspos hiasan dinding, lukisan, patung atau benda lain. Selain itu,  aplikasi decorative lighting juga berupa lampu.
</content:encoded></item></channel></rss>
