<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggaran PEN Baru Terserap 40% dari Rp695 Triliun</title><description>Anggaran yang dirasa berlebih dan tidak mungkin terserap di satu program, segera direalokasi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/25/320/2283566/anggaran-pen-baru-terserap-40-dari-rp695-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/25/320/2283566/anggaran-pen-baru-terserap-40-dari-rp695-triliun"/><item><title>Anggaran PEN Baru Terserap 40% dari Rp695 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/25/320/2283566/anggaran-pen-baru-terserap-40-dari-rp695-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/25/320/2283566/anggaran-pen-baru-terserap-40-dari-rp695-triliun</guid><pubDate>Jum'at 25 September 2020 12:57 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/25/320/2283566/anggaran-pen-baru-terserap-40-dari-rp695-triliun-7TIoiddz9s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Realisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/25/320/2283566/anggaran-pen-baru-terserap-40-dari-rp695-triliun-7TIoiddz9s.jpg</image><title>Realisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Dana pemulihan ekonomi terus diberikan melalui beberapa program bantuan sosial. Hingga pekan ini, tingkat penyerapan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah mendekati 40%.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pihaknya akan melakukan realokasi secara dinamis. Anggaran yang dirasa berlebih dan tidak mungkin terserap di satu program, segera direalokasi ke program lain yang tingkat penyerapannya sudah lancar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Rekening 8,8 Juta Pekerja Sudah Ditransfer BLT Subsidi Gaji
&amp;ldquo;Kita melakukan ini dengan prinsip agar peningkatan serapan semaksimal mungkin, sehingga diharapkan dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, utamanya kelas menengah ke bawah sekaligus menjadi penyangga ekonomi nasional&amp;rsquo;, ungkap Airlangga di Jakarta, Jumat (25/9/2020).
Perlu dicatat bahwa program PEN baru dimulai awal Juni 2020. Artinya, tingkat penyerapan 40% yang dicapai dalam kurun 3 bulan 3 pekan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Yuk Cek Rekening, BLT Subsidi Gaji Tahap 4 Sudah Cair
&amp;ldquo;Dengan tingkat penyerapan yang makin cepat ke depan, kami perkirakan bahwa anggaran PEN sebesar Rp695 triliun akan dapat terserap hingga 100%,&amp;rdquo; tuturnya.
Tren perbaikan ekonomi pun diprediksi terjadi di kuartal ketiga, dibanding capaian kuartal kedua di angka minus 5.3%. Indikator lain seperti data penjualan, kegiatan manufaktur, perkantoran, hingga kegiatan di pasar, semuanya juga menunjukkan perbaikan sejak Juli 2020.
&amp;ldquo;Ini jelas lebih baik dibanding dengan kondisi bulan April 2020 hingga Juni 2020. Bahwa memang belum pulih sepenuhnya ke posisi sebelum Covid-19. Namun setidaknya kita sudah melihat tren positif ke depannya,&amp;rdquo; yakin Menko Airlangga.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yNC8xLzEyMjI3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tren dan capaian positif tersebut tak lepas dari kebijakan stimulus pemerintah melalui program kesehatan, bantuan sosial, bantuan kepada dunia usaha, UMKM, dan sektor padat karya. Ditambah fakta bahwa angka penyerapan PEN meningkat secara pesat dalam bulan-bulan terakhir. Program PEN terbukti memiliki peranan penting dalam menjaga momentum pemulihan ekonomi, sehingga kontraksi ekonomi tidak menjadi lebih dalam.
Dia pun juga memutuskan isu-isu strategis yang disampaikan dari masing-masing Kementerian/Lembaga yang berkaitan dengan percepatan penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.
&amp;ldquo;Kami pun mengundang Instansi Pengawas dan Aparat Penegak Hukum untuk meningkatkan koordinasi sejak dini terkait pemenuhan terhadap tata kelola yang baik dalam program PC-PEN dan kerja sama terkait penegakan protokol kesehatan di masyarakat,&amp;rdquo;tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dana pemulihan ekonomi terus diberikan melalui beberapa program bantuan sosial. Hingga pekan ini, tingkat penyerapan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah mendekati 40%.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pihaknya akan melakukan realokasi secara dinamis. Anggaran yang dirasa berlebih dan tidak mungkin terserap di satu program, segera direalokasi ke program lain yang tingkat penyerapannya sudah lancar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Rekening 8,8 Juta Pekerja Sudah Ditransfer BLT Subsidi Gaji
&amp;ldquo;Kita melakukan ini dengan prinsip agar peningkatan serapan semaksimal mungkin, sehingga diharapkan dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, utamanya kelas menengah ke bawah sekaligus menjadi penyangga ekonomi nasional&amp;rsquo;, ungkap Airlangga di Jakarta, Jumat (25/9/2020).
Perlu dicatat bahwa program PEN baru dimulai awal Juni 2020. Artinya, tingkat penyerapan 40% yang dicapai dalam kurun 3 bulan 3 pekan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Yuk Cek Rekening, BLT Subsidi Gaji Tahap 4 Sudah Cair
&amp;ldquo;Dengan tingkat penyerapan yang makin cepat ke depan, kami perkirakan bahwa anggaran PEN sebesar Rp695 triliun akan dapat terserap hingga 100%,&amp;rdquo; tuturnya.
Tren perbaikan ekonomi pun diprediksi terjadi di kuartal ketiga, dibanding capaian kuartal kedua di angka minus 5.3%. Indikator lain seperti data penjualan, kegiatan manufaktur, perkantoran, hingga kegiatan di pasar, semuanya juga menunjukkan perbaikan sejak Juli 2020.
&amp;ldquo;Ini jelas lebih baik dibanding dengan kondisi bulan April 2020 hingga Juni 2020. Bahwa memang belum pulih sepenuhnya ke posisi sebelum Covid-19. Namun setidaknya kita sudah melihat tren positif ke depannya,&amp;rdquo; yakin Menko Airlangga.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yNC8xLzEyMjI3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tren dan capaian positif tersebut tak lepas dari kebijakan stimulus pemerintah melalui program kesehatan, bantuan sosial, bantuan kepada dunia usaha, UMKM, dan sektor padat karya. Ditambah fakta bahwa angka penyerapan PEN meningkat secara pesat dalam bulan-bulan terakhir. Program PEN terbukti memiliki peranan penting dalam menjaga momentum pemulihan ekonomi, sehingga kontraksi ekonomi tidak menjadi lebih dalam.
Dia pun juga memutuskan isu-isu strategis yang disampaikan dari masing-masing Kementerian/Lembaga yang berkaitan dengan percepatan penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.
&amp;ldquo;Kami pun mengundang Instansi Pengawas dan Aparat Penegak Hukum untuk meningkatkan koordinasi sejak dini terkait pemenuhan terhadap tata kelola yang baik dalam program PC-PEN dan kerja sama terkait penegakan protokol kesehatan di masyarakat,&amp;rdquo;tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
