<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Terancam Resesi, Bagaimana Dampaknya ke Sektor Properti?</title><description>Ekonomi Indonesia kini berada di ambang resesi. Setelah pada kuartal  II-2020, ekonomi Indonesia -5,3% secara tahunan (year on year/yoy).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/25/470/2283582/ri-terancam-resesi-bagaimana-dampaknya-ke-sektor-properti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/25/470/2283582/ri-terancam-resesi-bagaimana-dampaknya-ke-sektor-properti"/><item><title>RI Terancam Resesi, Bagaimana Dampaknya ke Sektor Properti?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/25/470/2283582/ri-terancam-resesi-bagaimana-dampaknya-ke-sektor-properti</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/25/470/2283582/ri-terancam-resesi-bagaimana-dampaknya-ke-sektor-properti</guid><pubDate>Jum'at 25 September 2020 13:23 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/25/470/2283582/ri-terancam-resesi-bagaimana-dampaknya-ke-sektor-properti-H9ulMyxRe6.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/25/470/2283582/ri-terancam-resesi-bagaimana-dampaknya-ke-sektor-properti-H9ulMyxRe6.jpeg</image><title>Rumah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Ekonomi Indonesia kini berada di ambang resesi. Setelah pada kuartal II-2020, ekonomi Indonesia -5,3% secara tahunan (year on year/yoy).
Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan industri properti diprediksi akan terkena dampak dari resesi ekonomi. Sebab menurutnya, industri properti dengan pertumbuhan ekonomi sangat erat kaitannya.
Baca Juga: Cara Dekor Ruang Belajar Anak, Salah Satunya Kasih Rumus Einstein
&amp;ldquo;Industri properti sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi,&amp;rdquo; ujarnya kepada Okezone, Jumat (25/9/2020).&amp;nbsp;
Menurut Ferry, banyak pengamat ekonomi atau ekonomi memprediksi jika ekonomi Indonesia akan mengalami resesi. Sebab, ekonomi di kuartal III-2020 diprediksi bakal minus meskipun tidak sedalam kuartal II-2020.
Baca Juga: Bingung Punya Ruang di Bawah Tangga untuk Apa, Begini 6 Cara Menyiasatinya
Apalagi ditambah adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua di DKI Jakarta. Sebab, tanpa PSBB tahap kedua pun, ekonomi Indonesia sudah dipastikan mengalami resesi.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jika pada triwulan ketiga kembali menunjukkan angka negatif, maka tidak menutup kemungkinan untuk masuk ke dalam resesi. Meski tanpa PSBB, banyak ekonom memperkirakan penurunan lebih lanjut, meski tidak sedalam kuartal kedua,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yMi80LzEyMjgyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Memang menurut Ferry, resesi ekonomi menjadi hal yang lumrah pada  situasi seperti saat ini. Karena banyak negara di dunia pun mengalami  resesi ekonomi.
Yang harus dipikirkan bukannya ekonomi yang sudah pasti mengalami  resesi. Namun bagaimana pemerintah bisa cepat keluar dari resesi  ekonomi.
&amp;ldquo;Meski secara regional, global, resesi ekonomi sebenarnya merupakan  hal yang lumrah dalam kondisi tersebut. Tetapi pertanyaannya adalah,  bagaimana kita keluar dari resesi itu dengan cepat?,&amp;rdquo; kata Ferry.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekonomi Indonesia kini berada di ambang resesi. Setelah pada kuartal II-2020, ekonomi Indonesia -5,3% secara tahunan (year on year/yoy).
Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan industri properti diprediksi akan terkena dampak dari resesi ekonomi. Sebab menurutnya, industri properti dengan pertumbuhan ekonomi sangat erat kaitannya.
Baca Juga: Cara Dekor Ruang Belajar Anak, Salah Satunya Kasih Rumus Einstein
&amp;ldquo;Industri properti sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi,&amp;rdquo; ujarnya kepada Okezone, Jumat (25/9/2020).&amp;nbsp;
Menurut Ferry, banyak pengamat ekonomi atau ekonomi memprediksi jika ekonomi Indonesia akan mengalami resesi. Sebab, ekonomi di kuartal III-2020 diprediksi bakal minus meskipun tidak sedalam kuartal II-2020.
Baca Juga: Bingung Punya Ruang di Bawah Tangga untuk Apa, Begini 6 Cara Menyiasatinya
Apalagi ditambah adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua di DKI Jakarta. Sebab, tanpa PSBB tahap kedua pun, ekonomi Indonesia sudah dipastikan mengalami resesi.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jika pada triwulan ketiga kembali menunjukkan angka negatif, maka tidak menutup kemungkinan untuk masuk ke dalam resesi. Meski tanpa PSBB, banyak ekonom memperkirakan penurunan lebih lanjut, meski tidak sedalam kuartal kedua,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yMi80LzEyMjgyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Memang menurut Ferry, resesi ekonomi menjadi hal yang lumrah pada  situasi seperti saat ini. Karena banyak negara di dunia pun mengalami  resesi ekonomi.
Yang harus dipikirkan bukannya ekonomi yang sudah pasti mengalami  resesi. Namun bagaimana pemerintah bisa cepat keluar dari resesi  ekonomi.
&amp;ldquo;Meski secara regional, global, resesi ekonomi sebenarnya merupakan  hal yang lumrah dalam kondisi tersebut. Tetapi pertanyaannya adalah,  bagaimana kita keluar dari resesi itu dengan cepat?,&amp;rdquo; kata Ferry.</content:encoded></item></channel></rss>
