<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suka Nongkrong dan Belanja? Lakukan 5 Hal Ini agar Tetap Hemat</title><description>Pergaulan erat kaitannya dengan kegiatan belanja.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/25/622/2283731/suka-nongkrong-dan-belanja-lakukan-5-hal-ini-agar-tetap-hemat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/25/622/2283731/suka-nongkrong-dan-belanja-lakukan-5-hal-ini-agar-tetap-hemat"/><item><title>Suka Nongkrong dan Belanja? Lakukan 5 Hal Ini agar Tetap Hemat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/25/622/2283731/suka-nongkrong-dan-belanja-lakukan-5-hal-ini-agar-tetap-hemat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/25/622/2283731/suka-nongkrong-dan-belanja-lakukan-5-hal-ini-agar-tetap-hemat</guid><pubDate>Jum'at 25 September 2020 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Natasha Oktalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/25/622/2283731/suka-nongkrong-dan-belanja-lakukan-5-hal-ini-agar-tetap-hemat-B3jvVs5GOF.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/25/622/2283731/suka-nongkrong-dan-belanja-lakukan-5-hal-ini-agar-tetap-hemat-B3jvVs5GOF.jpeg</image><title>Tips Mengatur Keuangan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pergaulan erat kaitannya dengan kegiatan belanja. Keduanya memang sudah menjadi kebiasaan banyak orang untuk melengkapi kehidupan sosialnya.
Karena kebiasaan nongkrong dan belanja, orang cenderung tidak sadar sudah melakukan pengeluaran melebihi batas. Padahal, uang tersebut seharusnya bisa digunakan untuk kepentingan lain yang menjadi prioritas.
Baca Juga: Jangan Takut Resesi, Selalu Ada Peluang dalam Kesusahan
 
Oleh sebab itu, perlunya membuat pos budget untuk kegiatan mencakup pergaulan dan belanja, agar dapat terhindar dengan kebiasaan hidup boros. Dengan membuat pos khusus, maka pengeluaran uang akan tetap terjaga, namun kegiatan keduanya tetap bisa dijalani.&amp;nbsp;
Melansir dari buku MoneySmart Parent: Panduan Praktis Perencanaan Keuangan Orang Tua Baru oleh Nadia Mulya &amp;amp; Prita Hapsari Ghozie, Jakarta, Jumat (25/9/2020), berikut ini adalah tips dalam mengelola budget untuk pergaulan dan belanja.
Baca Juga: Indonesia Terancam Resesi, Biasanya Orang Selalu Tahan Duit
 
Pertama, budget untuk pergaulan diambil dari pos gaya hidup.
Kedua, setiap bulan, dapat mengalokasikan 10% hingga 20% dari penghasilan untuk pos pengeluaran ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ketiga, hindari penggunaan cicilan 0% yang belum lunas saat sedang menikmati pembelanjaannya.
Keempat, agar tidak merasa bersalah, jika sudah bersuami istri, maka  sebaiknya dapat memiliki rekening belanja masing-masing. Dengan  demikian, suami ataupun istri dapat menggunakan saldo di rekening  belanja tanpa harus minta izin pasangan dan jumlahnya pun sudah  disepakati di awal.
Kelima, rajin-rajin mengikuti berita promo agar dapat melakukan pembelanjaan dengan biaya yang lebih hemat.</description><content:encoded>JAKARTA - Pergaulan erat kaitannya dengan kegiatan belanja. Keduanya memang sudah menjadi kebiasaan banyak orang untuk melengkapi kehidupan sosialnya.
Karena kebiasaan nongkrong dan belanja, orang cenderung tidak sadar sudah melakukan pengeluaran melebihi batas. Padahal, uang tersebut seharusnya bisa digunakan untuk kepentingan lain yang menjadi prioritas.
Baca Juga: Jangan Takut Resesi, Selalu Ada Peluang dalam Kesusahan
 
Oleh sebab itu, perlunya membuat pos budget untuk kegiatan mencakup pergaulan dan belanja, agar dapat terhindar dengan kebiasaan hidup boros. Dengan membuat pos khusus, maka pengeluaran uang akan tetap terjaga, namun kegiatan keduanya tetap bisa dijalani.&amp;nbsp;
Melansir dari buku MoneySmart Parent: Panduan Praktis Perencanaan Keuangan Orang Tua Baru oleh Nadia Mulya &amp;amp; Prita Hapsari Ghozie, Jakarta, Jumat (25/9/2020), berikut ini adalah tips dalam mengelola budget untuk pergaulan dan belanja.
Baca Juga: Indonesia Terancam Resesi, Biasanya Orang Selalu Tahan Duit
 
Pertama, budget untuk pergaulan diambil dari pos gaya hidup.
Kedua, setiap bulan, dapat mengalokasikan 10% hingga 20% dari penghasilan untuk pos pengeluaran ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ketiga, hindari penggunaan cicilan 0% yang belum lunas saat sedang menikmati pembelanjaannya.
Keempat, agar tidak merasa bersalah, jika sudah bersuami istri, maka  sebaiknya dapat memiliki rekening belanja masing-masing. Dengan  demikian, suami ataupun istri dapat menggunakan saldo di rekening  belanja tanpa harus minta izin pasangan dan jumlahnya pun sudah  disepakati di awal.
Kelima, rajin-rajin mengikuti berita promo agar dapat melakukan pembelanjaan dengan biaya yang lebih hemat.</content:encoded></item></channel></rss>
