<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duet Bahlil &amp; Erick Thohir Berhasil Datangkan Perusahaan Sepatu Korea ke RI</title><description>Pemerintah berhasil membawa perusahaan Korea Selatan untuk merelokasi pabriknya ke Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/26/320/2284105/duet-bahlil-erick-thohir-berhasil-datangkan-perusahaan-sepatu-korea-ke-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/26/320/2284105/duet-bahlil-erick-thohir-berhasil-datangkan-perusahaan-sepatu-korea-ke-ri"/><item><title>Duet Bahlil &amp; Erick Thohir Berhasil Datangkan Perusahaan Sepatu Korea ke RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/26/320/2284105/duet-bahlil-erick-thohir-berhasil-datangkan-perusahaan-sepatu-korea-ke-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/26/320/2284105/duet-bahlil-erick-thohir-berhasil-datangkan-perusahaan-sepatu-korea-ke-ri</guid><pubDate>Sabtu 26 September 2020 10:48 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/26/320/2284105/duet-bahlil-erick-thohir-berhasil-datangkan-perusahaan-sepatu-korea-ke-ri-46NYdVU0WH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/26/320/2284105/duet-bahlil-erick-thohir-berhasil-datangkan-perusahaan-sepatu-korea-ke-ri-46NYdVU0WH.jpg</image><title>Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berhasil mendatangkan perusahaan Korea Selatan yang akan merelokasi pabriknya ke Indonesia. Keberhasilan ini merupakan hasil kunjungan kedua Menteri tersebut ke Korea Selatan pada tanggal 23-24 September 2020.

Perusahaan asal Negeri Ginseng tersebut adalah PT Sejin Fashion Indonesia. Sejin adalah anak perusahaan Parkland Co., Ltd. yang sudah 15 tahun menjalankan investasinya di Indonesia di bidang industri alas kaki.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kabar Baik, 4 Perusahaan China Bakal Bawa Duit Rp8,8 Triliun ke Jabar
PT Sejin Fashion Indonesia merelokasikan pabriknya dari Dalian, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke Pati, Jawa Tengah. Perusahaan ini bergerak di bidang industri garmen berorientasi ekspor. Nilai total investasi perusahaan diperkirakan sebesar US$35 juta.

&amp;ldquo;Ini kabar gembira. Sesuai arahan Presiden, kami diminta terus aktif mengejar perusahaan yang merelokasi usahanya dari Tiongkok dan beberapa negara lain.  Setelah kunjungan ke Korea kemarin, ada satu lagi perusahaan akan relokasi ke Indonesia dari Tiongkok. Ini industri padat karya, bisa menambah lapangan kerja baru sampai 4.000 orang. Kami harap dapat membantu perekonomian di masa pandemi seperti ini,&amp;rdquo; ujar Bahlil dalam keterangan resminya, Sabtu (26/9/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Investasi di Infrastruktur Harus Bisa Menjawab Tantangan Ekonomi saat Ini
Selain menambah lapangan kerja, investasi PT Sejin Fashion Indonesia juga akan meningkatkan devisa negara, karena 100 persen hasil produksinya akan diekspor. Oleh karena itu, PT Sejin Fashion Indonesia meminta dukungan pemerintah Indonesia dalam rangka mempercepat proses relokasi ke Indonesia agar dapat segera beroperasi.

Beberapa dukungan yang diharapkan, diantaranya terkait dengan percepatan proses pemeriksaan teknis (survei) terhadap mesin Barang Modal Tidak Baru (BMTB) yang akan direlokasi dari pabrik di Tiongkok, pengajuan permohonan penetapan lokasi pabrik sebagai Kawasan Berikat (Pengusaha Dalam Kawasan Berikat/ PDKB), dukungan dalam mendatangkan Tenaga Kerja Asing (TKA) ahli selama masa pandemi COVID-19, serta fasilitasi pengajuan permohonan insentif Tax Allowance.

&amp;ldquo;Sesuai komitmen BKPM, investor akan terus difasilitasi dan dikawal. Sebagian permohonan perusahaan sudah difasilitasi. Dalam kunjungan ini saya sekaligus menyampaikan persetujuan insentif Tax Allowance yang Sejin minta. Sudah beres. Terkait perizinan yang masih dalam proses, sudah ada Tim Khusus yang akan mengurus. Perusahaan tinggal tunggu beres saja,&amp;rdquo; tegas Bahlil.

Persetujuan insentif Tax Allowance PT Sejin Fashion Indonesia menjadi Tax Allowance pertama yang BKPM terbitkan, sejak adanya pelimpahan kewenangan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (RI). BKPM akan terus mendorong agar Sejin dapat memenuhi target produksi komersial di kuartal IV 2020.CEO Parkland Myeong-gyu Park optimistis bahwa anak perusahaan mereka  dapat berkembang baik di Indonesia. Kegiatan usaha Parkland di Indonesia  selama ini menunjukkan hasil yang memuaskan. Inilah yang  melatarbelakangi perusahaan merelokasi pabrik ke Indonesia.

&amp;ldquo;Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kepala BKPM dan  Tim yang telah membantu kami dalam melakukan relokasi investasi ke  Indonesia. Kami semakin yakin dan percaya, investasi kami dapat tumbuh  dengan baik di Indonesia. Hal ini tentunya juga karena dukungan  Pemerintah Korea Selatan dan Pemerintah Indonesia, khususnya BKPM,&amp;rdquo; ujar  Myeong-gyu Park.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Sejin Fashion  Indonesia Ho-jung Park menyampaikan apresiasi yang tinggi atas segala  fasilitasi yang dilakukan oleh BKPM atas permohonan dukungan investasi  mereka ke Indonesia.

&amp;ldquo;Saya cukup kaget dengan respons cepat dari Kepala BKPM dan Tim. Kami  sangat terbantu dengan segala dukungan yang diberikan. Kami akan  berusaha dengan baik agar dapat segera merealisasikan investasi kami di  Indonesia. Terima kasih,&amp;rdquo; ucap Ho-jung Park.

Parkland Co., Ltd. merupakan perusahaan asal Korea Selatan yang  didirikan sejak tahun 1973 di Busan, Korea Selatan. Salah satu investasi  Parkland di Indonesia, adalah PT Parkland World Indonesia yang telah  memiliki beberapa pabrik di Indonesia sejak tahun 2005, antara lain di  Serang-Banten, Jepara, Rembang, dan Pati. Perusahaan memproduksi alas  kaki/ sepatu olah raga untuk merk New Balance, Adidas, Reebok, dan  lain-lain.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berhasil mendatangkan perusahaan Korea Selatan yang akan merelokasi pabriknya ke Indonesia. Keberhasilan ini merupakan hasil kunjungan kedua Menteri tersebut ke Korea Selatan pada tanggal 23-24 September 2020.

Perusahaan asal Negeri Ginseng tersebut adalah PT Sejin Fashion Indonesia. Sejin adalah anak perusahaan Parkland Co., Ltd. yang sudah 15 tahun menjalankan investasinya di Indonesia di bidang industri alas kaki.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kabar Baik, 4 Perusahaan China Bakal Bawa Duit Rp8,8 Triliun ke Jabar
PT Sejin Fashion Indonesia merelokasikan pabriknya dari Dalian, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke Pati, Jawa Tengah. Perusahaan ini bergerak di bidang industri garmen berorientasi ekspor. Nilai total investasi perusahaan diperkirakan sebesar US$35 juta.

&amp;ldquo;Ini kabar gembira. Sesuai arahan Presiden, kami diminta terus aktif mengejar perusahaan yang merelokasi usahanya dari Tiongkok dan beberapa negara lain.  Setelah kunjungan ke Korea kemarin, ada satu lagi perusahaan akan relokasi ke Indonesia dari Tiongkok. Ini industri padat karya, bisa menambah lapangan kerja baru sampai 4.000 orang. Kami harap dapat membantu perekonomian di masa pandemi seperti ini,&amp;rdquo; ujar Bahlil dalam keterangan resminya, Sabtu (26/9/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Investasi di Infrastruktur Harus Bisa Menjawab Tantangan Ekonomi saat Ini
Selain menambah lapangan kerja, investasi PT Sejin Fashion Indonesia juga akan meningkatkan devisa negara, karena 100 persen hasil produksinya akan diekspor. Oleh karena itu, PT Sejin Fashion Indonesia meminta dukungan pemerintah Indonesia dalam rangka mempercepat proses relokasi ke Indonesia agar dapat segera beroperasi.

Beberapa dukungan yang diharapkan, diantaranya terkait dengan percepatan proses pemeriksaan teknis (survei) terhadap mesin Barang Modal Tidak Baru (BMTB) yang akan direlokasi dari pabrik di Tiongkok, pengajuan permohonan penetapan lokasi pabrik sebagai Kawasan Berikat (Pengusaha Dalam Kawasan Berikat/ PDKB), dukungan dalam mendatangkan Tenaga Kerja Asing (TKA) ahli selama masa pandemi COVID-19, serta fasilitasi pengajuan permohonan insentif Tax Allowance.

&amp;ldquo;Sesuai komitmen BKPM, investor akan terus difasilitasi dan dikawal. Sebagian permohonan perusahaan sudah difasilitasi. Dalam kunjungan ini saya sekaligus menyampaikan persetujuan insentif Tax Allowance yang Sejin minta. Sudah beres. Terkait perizinan yang masih dalam proses, sudah ada Tim Khusus yang akan mengurus. Perusahaan tinggal tunggu beres saja,&amp;rdquo; tegas Bahlil.

Persetujuan insentif Tax Allowance PT Sejin Fashion Indonesia menjadi Tax Allowance pertama yang BKPM terbitkan, sejak adanya pelimpahan kewenangan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (RI). BKPM akan terus mendorong agar Sejin dapat memenuhi target produksi komersial di kuartal IV 2020.CEO Parkland Myeong-gyu Park optimistis bahwa anak perusahaan mereka  dapat berkembang baik di Indonesia. Kegiatan usaha Parkland di Indonesia  selama ini menunjukkan hasil yang memuaskan. Inilah yang  melatarbelakangi perusahaan merelokasi pabrik ke Indonesia.

&amp;ldquo;Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kepala BKPM dan  Tim yang telah membantu kami dalam melakukan relokasi investasi ke  Indonesia. Kami semakin yakin dan percaya, investasi kami dapat tumbuh  dengan baik di Indonesia. Hal ini tentunya juga karena dukungan  Pemerintah Korea Selatan dan Pemerintah Indonesia, khususnya BKPM,&amp;rdquo; ujar  Myeong-gyu Park.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Sejin Fashion  Indonesia Ho-jung Park menyampaikan apresiasi yang tinggi atas segala  fasilitasi yang dilakukan oleh BKPM atas permohonan dukungan investasi  mereka ke Indonesia.

&amp;ldquo;Saya cukup kaget dengan respons cepat dari Kepala BKPM dan Tim. Kami  sangat terbantu dengan segala dukungan yang diberikan. Kami akan  berusaha dengan baik agar dapat segera merealisasikan investasi kami di  Indonesia. Terima kasih,&amp;rdquo; ucap Ho-jung Park.

Parkland Co., Ltd. merupakan perusahaan asal Korea Selatan yang  didirikan sejak tahun 1973 di Busan, Korea Selatan. Salah satu investasi  Parkland di Indonesia, adalah PT Parkland World Indonesia yang telah  memiliki beberapa pabrik di Indonesia sejak tahun 2005, antara lain di  Serang-Banten, Jepara, Rembang, dan Pati. Perusahaan memproduksi alas  kaki/ sepatu olah raga untuk merk New Balance, Adidas, Reebok, dan  lain-lain.</content:encoded></item></channel></rss>
