<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dinilai Berjalan Baik, Presiden Jokowi Beberkan Realisasi Program BLT</title><description>Presiden Joko Widodo terus merealisasikan program perlindungan sosial.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/26/320/2284120/dinilai-berjalan-baik-presiden-jokowi-beberkan-realisasi-program-blt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/26/320/2284120/dinilai-berjalan-baik-presiden-jokowi-beberkan-realisasi-program-blt"/><item><title>Dinilai Berjalan Baik, Presiden Jokowi Beberkan Realisasi Program BLT</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/26/320/2284120/dinilai-berjalan-baik-presiden-jokowi-beberkan-realisasi-program-blt</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/26/320/2284120/dinilai-berjalan-baik-presiden-jokowi-beberkan-realisasi-program-blt</guid><pubDate>Sabtu 26 September 2020 11:28 WIB</pubDate><dc:creator>Safira Fitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/26/320/2284120/dinilai-berjalan-baik-presiden-jokowi-beberkan-realisasi-program-blt-I73Kqn8sag.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/26/320/2284120/dinilai-berjalan-baik-presiden-jokowi-beberkan-realisasi-program-blt-I73Kqn8sag.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo terus merealisasikan program perlindungan sosial. Hal ini sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional (PEN) imbas covid-19.

Di tengah prioritas tersebut, pemerintah juga bekerja keras untuk menjaga dan memulihkan perekonomian. Sejumlah program dengan alokasi dana sebesar Rp203,9 triliun dikeluarkan pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 5 Fakta Menarik BLT Subsidi Gaji Tahap 4 Cair, Nomor 4 Bikin Kaget
Program tersebut di antaranya terealisasi dalam berbagai bentuk seperti Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Nontunai, Sembako, Bantuan Sosial Tunai, Kartu Prakerja, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, Bantuan Presiden Produktif, Subsidi Gaji, hingga diskon tarif listrik.

&amp;ldquo;Program ini untuk meringankan beban ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19. Alhamdulillah, pelaksanaan program perlindungan sosial telah berjalan dengan baik,&amp;rdquo; ujarnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Catat Tanggalnya, Ini Jadwal Pencairan Bantuan Kuota Internet
Kepala Negara lantas memerinci realisasi program perlindungan sosial sampai tanggal 23 September 2020, sebagai berikut:

&amp;ndash; Program Keluarga Harapan, telah tersalurkan Rp29,138 triliun kepada 10 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program Sembako, telah tersalurkan Rp30,978 triliun kepada 19,41 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program Sembako Jabodetabek, telah tersalurkan Rp4,407 triliun kepada 1,9 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program Bansos Tunai Non-Jabodetabek, telah tersalurkan Rp24,787 triliun kepada 9,18 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program Kartu Pra Kerja, telah tersalurkan Rp16,617 triliun kepada 4,86 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program BLT Dana Desa, telah tersalurkan Rp11,73 triliun kepada 7,55 juta penerima manfaat;&amp;ndash; Program Banpres Produktif dan Banpres Modal Kerja Rp14,183 triliun, sudah diterimakan kepada 5,9 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program Subsidi Gaji, telah tersalurkan Rp10,8 triliun kepada 9 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program Diskon Listrik, telah tersalurkan Rp3,455 triliun kepada 31,4 juta penerima manfaat.

Presiden menyebut bahwa realisasi program PEN untuk klaster  perlindungan sosial ini selain bisa mengurangi beban masyarakat, juga  memacu peningkatan produktivitas masyarakat. Ia pun kembali mengingatkan  bahwa penanganan masalah kesehatan, terutama pencegahan penularan,  adalah yang paling utama.

&amp;ldquo;Saya minta kepada semua pihak untuk disiplin menjalankan protokol  kesehatan, agar penularan bisa ditekan, dan kehidupan masyarakat bisa  berjalan normal kembali,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo terus merealisasikan program perlindungan sosial. Hal ini sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional (PEN) imbas covid-19.

Di tengah prioritas tersebut, pemerintah juga bekerja keras untuk menjaga dan memulihkan perekonomian. Sejumlah program dengan alokasi dana sebesar Rp203,9 triliun dikeluarkan pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 5 Fakta Menarik BLT Subsidi Gaji Tahap 4 Cair, Nomor 4 Bikin Kaget
Program tersebut di antaranya terealisasi dalam berbagai bentuk seperti Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Nontunai, Sembako, Bantuan Sosial Tunai, Kartu Prakerja, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, Bantuan Presiden Produktif, Subsidi Gaji, hingga diskon tarif listrik.

&amp;ldquo;Program ini untuk meringankan beban ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19. Alhamdulillah, pelaksanaan program perlindungan sosial telah berjalan dengan baik,&amp;rdquo; ujarnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Catat Tanggalnya, Ini Jadwal Pencairan Bantuan Kuota Internet
Kepala Negara lantas memerinci realisasi program perlindungan sosial sampai tanggal 23 September 2020, sebagai berikut:

&amp;ndash; Program Keluarga Harapan, telah tersalurkan Rp29,138 triliun kepada 10 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program Sembako, telah tersalurkan Rp30,978 triliun kepada 19,41 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program Sembako Jabodetabek, telah tersalurkan Rp4,407 triliun kepada 1,9 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program Bansos Tunai Non-Jabodetabek, telah tersalurkan Rp24,787 triliun kepada 9,18 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program Kartu Pra Kerja, telah tersalurkan Rp16,617 triliun kepada 4,86 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program BLT Dana Desa, telah tersalurkan Rp11,73 triliun kepada 7,55 juta penerima manfaat;&amp;ndash; Program Banpres Produktif dan Banpres Modal Kerja Rp14,183 triliun, sudah diterimakan kepada 5,9 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program Subsidi Gaji, telah tersalurkan Rp10,8 triliun kepada 9 juta penerima manfaat;
&amp;ndash; Program Diskon Listrik, telah tersalurkan Rp3,455 triliun kepada 31,4 juta penerima manfaat.

Presiden menyebut bahwa realisasi program PEN untuk klaster  perlindungan sosial ini selain bisa mengurangi beban masyarakat, juga  memacu peningkatan produktivitas masyarakat. Ia pun kembali mengingatkan  bahwa penanganan masalah kesehatan, terutama pencegahan penularan,  adalah yang paling utama.

&amp;ldquo;Saya minta kepada semua pihak untuk disiplin menjalankan protokol  kesehatan, agar penularan bisa ditekan, dan kehidupan masyarakat bisa  berjalan normal kembali,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
