<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Siapkan Anggaran Rp37 Triliun untuk Vaksin Covid-19</title><description>Pemerintah mencatat total anggaran kebutuhan untuk vaksin Covid-19 sampai 2022 mencapai Rp37 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/28/320/2285108/jokowi-siapkan-anggaran-rp37-triliun-untuk-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/28/320/2285108/jokowi-siapkan-anggaran-rp37-triliun-untuk-vaksin-covid-19"/><item><title>Jokowi Siapkan Anggaran Rp37 Triliun untuk Vaksin Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/28/320/2285108/jokowi-siapkan-anggaran-rp37-triliun-untuk-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/28/320/2285108/jokowi-siapkan-anggaran-rp37-triliun-untuk-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Senin 28 September 2020 18:48 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/28/320/2285108/jokowi-siapkan-anggaran-rp37-triliun-untuk-vaksin-covid-19-1aEaOlEd5e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksin Covid-19 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/28/320/2285108/jokowi-siapkan-anggaran-rp37-triliun-untuk-vaksin-covid-19-1aEaOlEd5e.jpg</image><title>Vaksin Covid-19 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mencatat total anggaran kebutuhan untuk vaksin Covid-19 sampai 2022 mencapai Rp37 triliun. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, estimasi uang muka untuk tahun ini mencapai Rp3,8 triliun.

&quot;Perhitungan total kebutuhan anggaran untuk vaksin sebesar Rp37 triliun untuk periode 2020-2022, dengan estimasi uang muka Rp3,8 trliun pada 2020 ini. Sementara, dalam RAPBN 2021 telah dialokasikan sebesar Rp18 triliun untuk program vaksinasi,&quot; ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (28/9/2020).

Kata dia, terkait pertumbuhan ekonomi, pemerintah menyatakan akan selalu mendorong pertumbuhan berada pada jalur tren positif. Untuk Program PC-PEN, realisasi anggarannya telah mencapai Rp268,3 triliun atau 38,6% dari pagu (Rp695,2 triliun).

&amp;ldquo;Untuk penyerapan sudah naik 29,5% sejak akhir semester I kemarin. Namun, ada beberapa hal yang perlu didorong dari sektor korporasi karena serapan masih rendah, baik melalui Himbara maupun Perbanas. Jadi, ini masih akan direvisi karena serapan tidak seperti yang diharapkan,&amp;rdquo; bebernya.

Pihaknya telah melakukan standarisasi perawatan pada RS rujukan Covid-19. Lalu, audit protokol kesehatan pada rumah sakit dan perlindungan terhadap tenaga kesehatan.

&quot;Test PCR gratis bagi tenaga kesehatan,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNy8xLzEyMjk0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mencatat total anggaran kebutuhan untuk vaksin Covid-19 sampai 2022 mencapai Rp37 triliun. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, estimasi uang muka untuk tahun ini mencapai Rp3,8 triliun.

&quot;Perhitungan total kebutuhan anggaran untuk vaksin sebesar Rp37 triliun untuk periode 2020-2022, dengan estimasi uang muka Rp3,8 trliun pada 2020 ini. Sementara, dalam RAPBN 2021 telah dialokasikan sebesar Rp18 triliun untuk program vaksinasi,&quot; ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (28/9/2020).

Kata dia, terkait pertumbuhan ekonomi, pemerintah menyatakan akan selalu mendorong pertumbuhan berada pada jalur tren positif. Untuk Program PC-PEN, realisasi anggarannya telah mencapai Rp268,3 triliun atau 38,6% dari pagu (Rp695,2 triliun).

&amp;ldquo;Untuk penyerapan sudah naik 29,5% sejak akhir semester I kemarin. Namun, ada beberapa hal yang perlu didorong dari sektor korporasi karena serapan masih rendah, baik melalui Himbara maupun Perbanas. Jadi, ini masih akan direvisi karena serapan tidak seperti yang diharapkan,&amp;rdquo; bebernya.

Pihaknya telah melakukan standarisasi perawatan pada RS rujukan Covid-19. Lalu, audit protokol kesehatan pada rumah sakit dan perlindungan terhadap tenaga kesehatan.

&quot;Test PCR gratis bagi tenaga kesehatan,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNy8xLzEyMjk0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
