<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SMRA Pangkas Target Penjualan Jadi Rp2,5 Triliun Gegara Corona</title><description>PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) justru memulai pengembangan proyek hunian berskala kota mandiri ke-6</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/29/278/2285571/smra-pangkas-target-penjualan-jadi-rp2-5-triliun-gegara-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/29/278/2285571/smra-pangkas-target-penjualan-jadi-rp2-5-triliun-gegara-corona"/><item><title>SMRA Pangkas Target Penjualan Jadi Rp2,5 Triliun Gegara Corona</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/29/278/2285571/smra-pangkas-target-penjualan-jadi-rp2-5-triliun-gegara-corona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/29/278/2285571/smra-pangkas-target-penjualan-jadi-rp2-5-triliun-gegara-corona</guid><pubDate>Selasa 29 September 2020 15:16 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/29/278/2285571/smra-pangkas-target-penjualan-jadi-rp2-5-triliun-gegara-corona-GdZAGh6Eea.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak Pandemi Virus Corona pada Summarecon Agung. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/29/278/2285571/smra-pangkas-target-penjualan-jadi-rp2-5-triliun-gegara-corona-GdZAGh6Eea.jpg</image><title>Dampak Pandemi Virus Corona pada Summarecon Agung. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA -  Di tengah kondisi pandemi Covid-19, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) justru memulai pengembangan proyek hunian berskala kota mandiri ke-6 pada tahun ini. Meski pandemi memberikan tekanan terhadap sejumlah target, SMRA menjalaninya dengan inovasi.
Direktur Utama Summarecon Agung Adrianto P Adhi mengatakan, meskipun situasi pandemi, pihaknya memilih untuk tetap berjalan dan tidak menyerah kepada keadaan.
Baca Juga: Summarecon Raup Pendapatan Rp5,9 Triliun pada 2019
&quot;Kita show must go on, kita ini dengan pandemi kita tidak bisa terus larut kemudian kita tidak berbuat apa-apa, justru sejak pandemi di bulan Maret, Summarecon terus menggali inovasi, menggali hal-hal yang positif, beradaptasi untuk mencari opportunity,&quot; ujar Adrianto dalam press conference virtual, Selasa (29/9/2020).
Dia menambahkan, pihaknya mensyukuri bahwa peluang yang ada bisa diterjemahkan ke dalam strategi yang mumpuni sehingga Summarecon mampu menghasilkan penjualan-penjualan di tengah kondisi pandemi.
Baca Juga: Dikunjungi Jokowi, Summarecon Mall Bekasi Tegaskan Belum Buka Hari Ini
&quot;Kita mesyukuri bahwa opportunity itu kita ekspresikan dalam strategi-strategi kita dan puji tuhan, kita bersyukur menghasilkan satu penjualan-penjualan di township-township kami dengan cukup baik sekali pun di masa pandemi,&quot; ucapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yOS80LzEyMjk2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Bagaimana Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon Bandung menjalankan bisnis dan menghasilkan penjualan-penjualan yang cukup signifikan angkanya dalam hal ini kita menjadi semakin optimis,&quot; sambungnya.
Adrianto juga menyebut, karena bisnis properti terdampak akibat pandemi, pihaknya sampai harus merevisi target pendapatan perseroan di tahun 2020.
&amp;nbsp;&quot;Kita juga baru saja merevisi target dari Rp4 triliun menjadi Rp2,5 triliun. Itu menandakan bahwa ada koreksi situasi akibat pandemi terhadap situasi sebelumnya,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA -  Di tengah kondisi pandemi Covid-19, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) justru memulai pengembangan proyek hunian berskala kota mandiri ke-6 pada tahun ini. Meski pandemi memberikan tekanan terhadap sejumlah target, SMRA menjalaninya dengan inovasi.
Direktur Utama Summarecon Agung Adrianto P Adhi mengatakan, meskipun situasi pandemi, pihaknya memilih untuk tetap berjalan dan tidak menyerah kepada keadaan.
Baca Juga: Summarecon Raup Pendapatan Rp5,9 Triliun pada 2019
&quot;Kita show must go on, kita ini dengan pandemi kita tidak bisa terus larut kemudian kita tidak berbuat apa-apa, justru sejak pandemi di bulan Maret, Summarecon terus menggali inovasi, menggali hal-hal yang positif, beradaptasi untuk mencari opportunity,&quot; ujar Adrianto dalam press conference virtual, Selasa (29/9/2020).
Dia menambahkan, pihaknya mensyukuri bahwa peluang yang ada bisa diterjemahkan ke dalam strategi yang mumpuni sehingga Summarecon mampu menghasilkan penjualan-penjualan di tengah kondisi pandemi.
Baca Juga: Dikunjungi Jokowi, Summarecon Mall Bekasi Tegaskan Belum Buka Hari Ini
&quot;Kita mesyukuri bahwa opportunity itu kita ekspresikan dalam strategi-strategi kita dan puji tuhan, kita bersyukur menghasilkan satu penjualan-penjualan di township-township kami dengan cukup baik sekali pun di masa pandemi,&quot; ucapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yOS80LzEyMjk2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Bagaimana Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon Bandung menjalankan bisnis dan menghasilkan penjualan-penjualan yang cukup signifikan angkanya dalam hal ini kita menjadi semakin optimis,&quot; sambungnya.
Adrianto juga menyebut, karena bisnis properti terdampak akibat pandemi, pihaknya sampai harus merevisi target pendapatan perseroan di tahun 2020.
&amp;nbsp;&quot;Kita juga baru saja merevisi target dari Rp4 triliun menjadi Rp2,5 triliun. Itu menandakan bahwa ada koreksi situasi akibat pandemi terhadap situasi sebelumnya,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
