<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembayaran Digital Munculkan Model Bisnis Baru di Era Covid-19</title><description>pembayaran digital bisa menjadi model baru untuk berbisnis yang mudah dan cepat</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/29/455/2285399/pembayaran-digital-munculkan-model-bisnis-baru-di-era-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/29/455/2285399/pembayaran-digital-munculkan-model-bisnis-baru-di-era-covid-19"/><item><title>Pembayaran Digital Munculkan Model Bisnis Baru di Era Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/29/455/2285399/pembayaran-digital-munculkan-model-bisnis-baru-di-era-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/29/455/2285399/pembayaran-digital-munculkan-model-bisnis-baru-di-era-covid-19</guid><pubDate>Selasa 29 September 2020 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/29/455/2285399/pembayaran-digital-munculkan-model-bisnis-baru-di-era-covid-19-O1JdctIxsA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembayaran Digital Ciptakan Bisnis Baru di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/29/455/2285399/pembayaran-digital-munculkan-model-bisnis-baru-di-era-covid-19-O1JdctIxsA.jpg</image><title>Pembayaran Digital Ciptakan Bisnis Baru di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Bank Indonesia (BI) terus mendorong pembayaran digital. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pembayaran digital bisa menjadi model baru untuk berbisnis yang mudah dan cepat, karena pandemi Covid-19 merubah gaya pembayaran yang sebelumnya non tunai menjadi digital.
&amp;nbsp;&quot;Pandemi Covid-19 membuat digital pembayaran menjadi satu pilihan. Jadi model bisnis yang diminati masyarakat,&quot; ujar Perry Warjiyo dalam video virtual, Selasa (29/9/2020).
Baca Juga: Janda Bolong Lagi Viral, Pembeli Tak Tawar Harga Puluhan Juta Rupiah
Dia menambahkan, kemajuan digital banking ini terus meningkatkan kegiatan ekonomi. Apalagi penggunaan pembayaran uang elektronik telah meningkat mencapai 65%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNC80LzEyMjg2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Ini transaksi pelayanan dan berkaitan kegiatan perbankan meningkat Bisnis digital banking meningkat tinggi dan penggunaan uang elektorni 65% meningkat. Di tengah penggunaan kartu debit atau kredit menurut namun digital banking ini meningkat,&quot; jelasnya.
Baca Juga: Suasana Berbeda, Milenial Bisa Nikmati Konsep Vintage di Kafe Ini
Dia menambahkan, kolaborasi antara pelaku ekonomi dan keuangan digital melalui pemanfaatan application programing interface (API), baik bank maupun nonbank, menunjukan respons industri yang sangat baik terhadap upaya Bank Indonesia melakukan transformasi digital yang inklusif.
&quot;Hal itu dalam kerangka Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 (BSPI) termasuk penguatan digitalisasi UMKM,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Bank Indonesia (BI) terus mendorong pembayaran digital. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pembayaran digital bisa menjadi model baru untuk berbisnis yang mudah dan cepat, karena pandemi Covid-19 merubah gaya pembayaran yang sebelumnya non tunai menjadi digital.
&amp;nbsp;&quot;Pandemi Covid-19 membuat digital pembayaran menjadi satu pilihan. Jadi model bisnis yang diminati masyarakat,&quot; ujar Perry Warjiyo dalam video virtual, Selasa (29/9/2020).
Baca Juga: Janda Bolong Lagi Viral, Pembeli Tak Tawar Harga Puluhan Juta Rupiah
Dia menambahkan, kemajuan digital banking ini terus meningkatkan kegiatan ekonomi. Apalagi penggunaan pembayaran uang elektronik telah meningkat mencapai 65%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNC80LzEyMjg2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Ini transaksi pelayanan dan berkaitan kegiatan perbankan meningkat Bisnis digital banking meningkat tinggi dan penggunaan uang elektorni 65% meningkat. Di tengah penggunaan kartu debit atau kredit menurut namun digital banking ini meningkat,&quot; jelasnya.
Baca Juga: Suasana Berbeda, Milenial Bisa Nikmati Konsep Vintage di Kafe Ini
Dia menambahkan, kolaborasi antara pelaku ekonomi dan keuangan digital melalui pemanfaatan application programing interface (API), baik bank maupun nonbank, menunjukan respons industri yang sangat baik terhadap upaya Bank Indonesia melakukan transformasi digital yang inklusif.
&quot;Hal itu dalam kerangka Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 (BSPI) termasuk penguatan digitalisasi UMKM,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
