<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hore, Suku Bunga Kredit Mulai Turun</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat suku bunga kredit dan simpanan pada Agustus 2020 juga mengalami penurunan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/320/2286089/hore-suku-bunga-kredit-mulai-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/320/2286089/hore-suku-bunga-kredit-mulai-turun"/><item><title>Hore, Suku Bunga Kredit Mulai Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/320/2286089/hore-suku-bunga-kredit-mulai-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/320/2286089/hore-suku-bunga-kredit-mulai-turun</guid><pubDate>Rabu 30 September 2020 12:44 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/30/320/2286089/hore-suku-bunga-kredit-mulai-turun-WpipyyXw7y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/30/320/2286089/hore-suku-bunga-kredit-mulai-turun-WpipyyXw7y.jpg</image><title>Bank Indonesia (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat suku bunga kredit dan simpanan pada Agustus 2020 juga mengalami penurunan seiring dengan penurunan suku bunga acuan.

&quot;Suku bunga kredit tercatat sebesar 9,89% atau turun 3 basis poin dibandingkan 9,92% pada bulan sebelumnya,&quot; ujar Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako di Jakarta, Rabu (30/9/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: 3 Penyebab Pertumbuhan Kredit Perbankan Kian Loyo
Dia melanjutkan demikian juga rata-rata tertimbang suku bunga simpanan berjangka yang mengalami penurunan pada hampir seluruh jenis tenornya.

Sedangkan, suku bunga simpanan berjangka tenor 24 bulan meningkat dari 7,19% menjadi 7,20%
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar Wilayah yang Pertumbuhan Kreditnya Minus
&quot;Suku bunga sinpanan berjangka yang mengalami penurunan pada hampir seluruh jenis tenornya. Rinciannya suku bunga simpanan berjangka tenor 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan serta 12 menurun,&quot; katanya.

Onny menuturkan, keputusan ini tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian, termasuk hanya berlaku bagi bank-bank yang mempunyai rasio NPL di bawah 5%.

&quot;Bank Indonesia tetap menempuh kebijakan makroprudensial akomodatif sejalan bauran kebijakan yang ditempuh sebelumnya serta bauran kebijakan nasional, termasuk berbagai upaya untuk memitigasi risiko di sektor keuangan akibat penyebaran pandemi Covid-19,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat suku bunga kredit dan simpanan pada Agustus 2020 juga mengalami penurunan seiring dengan penurunan suku bunga acuan.

&quot;Suku bunga kredit tercatat sebesar 9,89% atau turun 3 basis poin dibandingkan 9,92% pada bulan sebelumnya,&quot; ujar Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako di Jakarta, Rabu (30/9/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: 3 Penyebab Pertumbuhan Kredit Perbankan Kian Loyo
Dia melanjutkan demikian juga rata-rata tertimbang suku bunga simpanan berjangka yang mengalami penurunan pada hampir seluruh jenis tenornya.

Sedangkan, suku bunga simpanan berjangka tenor 24 bulan meningkat dari 7,19% menjadi 7,20%
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar Wilayah yang Pertumbuhan Kreditnya Minus
&quot;Suku bunga sinpanan berjangka yang mengalami penurunan pada hampir seluruh jenis tenornya. Rinciannya suku bunga simpanan berjangka tenor 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan serta 12 menurun,&quot; katanya.

Onny menuturkan, keputusan ini tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian, termasuk hanya berlaku bagi bank-bank yang mempunyai rasio NPL di bawah 5%.

&quot;Bank Indonesia tetap menempuh kebijakan makroprudensial akomodatif sejalan bauran kebijakan yang ditempuh sebelumnya serta bauran kebijakan nasional, termasuk berbagai upaya untuk memitigasi risiko di sektor keuangan akibat penyebaran pandemi Covid-19,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
