<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada PSBB, Penumpang MRT Turun Drastis</title><description>Sebelum adanya PSBB, pada Februari penumpang MRT mencapai 88.444 orang per hari</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/320/2286163/ada-psbb-penumpang-mrt-turun-drastis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/320/2286163/ada-psbb-penumpang-mrt-turun-drastis"/><item><title>Ada PSBB, Penumpang MRT Turun Drastis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/320/2286163/ada-psbb-penumpang-mrt-turun-drastis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/320/2286163/ada-psbb-penumpang-mrt-turun-drastis</guid><pubDate>Rabu 30 September 2020 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/30/320/2286163/ada-psbb-penumpang-mrt-turun-drastis-D7fE9XMUvs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MRT Jakarta. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/30/320/2286163/ada-psbb-penumpang-mrt-turun-drastis-D7fE9XMUvs.jpg</image><title>MRT Jakarta. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengungkapkan pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta membuat jumlah penumpang MRT Jakarta turun. Pada September, jumlah penumpang hanya mencapai 13.101.
&quot;Ada pemberlakuan PSBB jilid dua membuat penumpang MRT turun jadi  13.000 penumpang per harinya. Semoga PSBB ini bisa efektif menekan kasus Covid.&quot; Kata William dalam diskusi secara virtual, Rabu (30/9/2020).
Baca Juga: Jangan Telat, Operasional MRT Hanya Sampai Pukul 19.00 WIB
Dalam paparannya, sebelum adanya PSBB, pada Februari penumpang MRT mencapai 88.444 orang per hari. Kemudian, PSBB jumlah penumpang anjlok, di mana  pada April hanya 4.059  dan Mei 1.405 penumpang.
&quot;PSBB jilid II kita yakin tidak akan terlalu dalam.' jelasnya.
Baca Juga: Waktu Operasional MRT Diperpanjang, Ini Jadwal Keberangkatan Terakhirnya
Dia menyampaikan, berbeda dengan PSBB pertama, saat ini tidak ada stasiun MRT yang tutup. Semua stasiun, katanya, beroperasi seperti biasa mulai pukul 05.00 wib hingga 19.00 WIB baik di hari kerja maupun akhir pekan.
&quot;Good news-nya semua stasiun operasi. Dan jarak tunggu kereta antar stasiun hanya 10 menit. waktu itu masih dalam kategori nyaman untuk menunggu&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wMi80LzEyMjQ0OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengungkapkan pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta membuat jumlah penumpang MRT Jakarta turun. Pada September, jumlah penumpang hanya mencapai 13.101.
&quot;Ada pemberlakuan PSBB jilid dua membuat penumpang MRT turun jadi  13.000 penumpang per harinya. Semoga PSBB ini bisa efektif menekan kasus Covid.&quot; Kata William dalam diskusi secara virtual, Rabu (30/9/2020).
Baca Juga: Jangan Telat, Operasional MRT Hanya Sampai Pukul 19.00 WIB
Dalam paparannya, sebelum adanya PSBB, pada Februari penumpang MRT mencapai 88.444 orang per hari. Kemudian, PSBB jumlah penumpang anjlok, di mana  pada April hanya 4.059  dan Mei 1.405 penumpang.
&quot;PSBB jilid II kita yakin tidak akan terlalu dalam.' jelasnya.
Baca Juga: Waktu Operasional MRT Diperpanjang, Ini Jadwal Keberangkatan Terakhirnya
Dia menyampaikan, berbeda dengan PSBB pertama, saat ini tidak ada stasiun MRT yang tutup. Semua stasiun, katanya, beroperasi seperti biasa mulai pukul 05.00 wib hingga 19.00 WIB baik di hari kerja maupun akhir pekan.
&quot;Good news-nya semua stasiun operasi. Dan jarak tunggu kereta antar stasiun hanya 10 menit. waktu itu masih dalam kategori nyaman untuk menunggu&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wMi80LzEyMjQ0OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
