<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Cara Pengusaha Mobil Bekas Bertahan jika Ada Pajak 0%</title><description>Kebijakan pajak mobil baru 0% akan berpengaruh pada bisnis jual beli mobil second.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/455/2286160/begini-cara-pengusaha-mobil-bekas-bertahan-jika-ada-pajak-0</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/455/2286160/begini-cara-pengusaha-mobil-bekas-bertahan-jika-ada-pajak-0"/><item><title>Begini Cara Pengusaha Mobil Bekas Bertahan jika Ada Pajak 0%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/455/2286160/begini-cara-pengusaha-mobil-bekas-bertahan-jika-ada-pajak-0</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/455/2286160/begini-cara-pengusaha-mobil-bekas-bertahan-jika-ada-pajak-0</guid><pubDate>Rabu 30 September 2020 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/30/455/2286160/begini-cara-pengusaha-mobil-bekas-bertahan-jika-ada-pajak-0-uKAZioDwdc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/30/455/2286160/begini-cara-pengusaha-mobil-bekas-bertahan-jika-ada-pajak-0-uKAZioDwdc.jpg</image><title>Mobil (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kebijakan pajak mobil baru 0% akan berpengaruh pada bisnis jual beli mobil second. Karena masyarakat akan lebih cenderung membeli mobil baru dibandingkan bekas dengan harga yang ditawarkan sama murahnya.
Lantas strategi seperti apa yang bisa dijalankan oleh para pengusaha mobil bekas dalam menyikapi hal tersebut? Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, sebenarnya akan sangat sulit bagi para penjual mobil bekas untuk melawan harga mobil baru ketika pajak 0% diberlakukan.
Baca Juga: Pajak Mobil 0% Bisa Selamatkan 1,5 Juta Pekerja Otomotif dari PHK
Namun ada satu strategi yang bisa dijalankan oleh para penjual mobil bekas untuk bisa bertahan. Adalah dengan mengandalkan dan memasarkan mobil dengan kualitas yang lebih tinggi dengan harga yang murah.
&quot;Paling dia bisa menangnya, memang sih Rp60 juta mereka dapat mobil baru tapi kan LGCC yaa. Sementara kan beberapa pedagang punya stok barang-barang yang mobil-mobil bisa dibilang mewah, bisa dibilang kelasnya harga LGCC, tapi harganya setara dengan mobil barunya LGCC itu tadi,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (30/9/2020).
Baca Juga: Pajak 0% Turunkan Harga Mobil, Gaikindo: Tergantung
Sebagai ilustrasi, jika harga baru mobil LGCC seperti Agya adalah Rp60 juta ketika pajak 0% diberlakukan, maka para pengusaha ini bisa menawarkan harga yang sama namun dengan spesifikasi yang lebih tinggi. Misalnya menawarkan mobil seperti BMW atau Mercy.
&quot;Jadi mereka jualannya dalam tanda kutip adalah, oh walaupun harganya sama tapi mereka bisa dapat mobil yang lebih mewah loh, lebih nyaman loh. Prestisnya juga dapat dengan harga yang relatif sama. Jadi walaupun second kenyamanannya di atas mobil yang LCGC itu tadi. Walaupun usianya lebih tua,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNC80LzEyMjg4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Yang terpenting dalam menjual mobil ini adalah bagaimana kemampuan  menjualnya. i penjual harus lihai untuk mengiming-imingi pembeli dan  juga harus bisa menjelaskan kelebihan mobil yang dijualnya dibandingkan  dengan membeli mobil baru dengan kualitas LGCC.
&quot;Jadi memang lebih pada sales talknya sih. Cara bicaranya ke pembeli,  bahwa walaupun harganya sama iya memang mobil second, tapi ini kelasnya  di atas mobil baru yang harganya sama itu tadi. Sementara yang dijual  mungkin mobil mewah seperti itu,&quot; kata Andi.
Atau bisa juga dengan menjual mobil bekas yang langka dengan usia  tua. Biasanya mobil-mobil unik ini memiliki harga yang tinggi jika  dijual kembali, karena banyak yang menjadikannya sebagai koleksi.
&quot;Mobil mewah kan anjloknya lumayan kan apalagi kalau sudah tua,&quot; kata Andi.</description><content:encoded>JAKARTA - Kebijakan pajak mobil baru 0% akan berpengaruh pada bisnis jual beli mobil second. Karena masyarakat akan lebih cenderung membeli mobil baru dibandingkan bekas dengan harga yang ditawarkan sama murahnya.
Lantas strategi seperti apa yang bisa dijalankan oleh para pengusaha mobil bekas dalam menyikapi hal tersebut? Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, sebenarnya akan sangat sulit bagi para penjual mobil bekas untuk melawan harga mobil baru ketika pajak 0% diberlakukan.
Baca Juga: Pajak Mobil 0% Bisa Selamatkan 1,5 Juta Pekerja Otomotif dari PHK
Namun ada satu strategi yang bisa dijalankan oleh para penjual mobil bekas untuk bisa bertahan. Adalah dengan mengandalkan dan memasarkan mobil dengan kualitas yang lebih tinggi dengan harga yang murah.
&quot;Paling dia bisa menangnya, memang sih Rp60 juta mereka dapat mobil baru tapi kan LGCC yaa. Sementara kan beberapa pedagang punya stok barang-barang yang mobil-mobil bisa dibilang mewah, bisa dibilang kelasnya harga LGCC, tapi harganya setara dengan mobil barunya LGCC itu tadi,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (30/9/2020).
Baca Juga: Pajak 0% Turunkan Harga Mobil, Gaikindo: Tergantung
Sebagai ilustrasi, jika harga baru mobil LGCC seperti Agya adalah Rp60 juta ketika pajak 0% diberlakukan, maka para pengusaha ini bisa menawarkan harga yang sama namun dengan spesifikasi yang lebih tinggi. Misalnya menawarkan mobil seperti BMW atau Mercy.
&quot;Jadi mereka jualannya dalam tanda kutip adalah, oh walaupun harganya sama tapi mereka bisa dapat mobil yang lebih mewah loh, lebih nyaman loh. Prestisnya juga dapat dengan harga yang relatif sama. Jadi walaupun second kenyamanannya di atas mobil yang LCGC itu tadi. Walaupun usianya lebih tua,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNC80LzEyMjg4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Yang terpenting dalam menjual mobil ini adalah bagaimana kemampuan  menjualnya. i penjual harus lihai untuk mengiming-imingi pembeli dan  juga harus bisa menjelaskan kelebihan mobil yang dijualnya dibandingkan  dengan membeli mobil baru dengan kualitas LGCC.
&quot;Jadi memang lebih pada sales talknya sih. Cara bicaranya ke pembeli,  bahwa walaupun harganya sama iya memang mobil second, tapi ini kelasnya  di atas mobil baru yang harganya sama itu tadi. Sementara yang dijual  mungkin mobil mewah seperti itu,&quot; kata Andi.
Atau bisa juga dengan menjual mobil bekas yang langka dengan usia  tua. Biasanya mobil-mobil unik ini memiliki harga yang tinggi jika  dijual kembali, karena banyak yang menjadikannya sebagai koleksi.
&quot;Mobil mewah kan anjloknya lumayan kan apalagi kalau sudah tua,&quot; kata Andi.</content:encoded></item></channel></rss>
