<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Beli dan Investasi ORI018 dengan Kupon 5,7%</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI018 pada besok, Kamis (1/10/2020).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/622/2286144/cara-beli-dan-investasi-ori018-dengan-kupon-5-7</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/622/2286144/cara-beli-dan-investasi-ori018-dengan-kupon-5-7"/><item><title>Cara Beli dan Investasi ORI018 dengan Kupon 5,7%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/622/2286144/cara-beli-dan-investasi-ori018-dengan-kupon-5-7</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/30/622/2286144/cara-beli-dan-investasi-ori018-dengan-kupon-5-7</guid><pubDate>Rabu 30 September 2020 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/30/622/2286144/cara-beli-dan-investasi-ori018-dengan-kupon-5-7-OriDMVWDiS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/30/622/2286144/cara-beli-dan-investasi-ori018-dengan-kupon-5-7-OriDMVWDiS.jpg</image><title>Rupiah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI018 pada besok, Kamis (1/10/2020). Tingkat kupon yang ditawarkan pemerintah untuk ORI018 sebesar 5,7% per tahun.

Adapun, proses pemesanan pembelian ORI018 secara online dilakukan melalui 4 tahap yaitu registrasi/pendaftaran, pemesanan, pembayaran dan setelmen/konfimasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tinggal 6 Hari Lagi, ORI017 Bisa untuk Belajar Investasi
&quot;Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN,&quot; tulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu di Jakarta, Rabu (30/9/2020)

Sebagai informasi, minimum pemesanan sebesar Rp 1 juta sampai dengan maksimal pemesanan Rp 3 miliar.

Masa penawaran ORI018 akan berakhir pada 21 Oktober mendatang pukul 10.00 WIB. Obligasi ini memiliki tenor 3 tahun dan jatuh tempo pada 15 Oktober 2023.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sebelum Beli ORI017, Pantau Dulu 3 Perhitungan Keuntungannya
Pembayaran kupon yang dilakukan pemerintah akan berlangsung pada tanggal 15 setiap bulan, dengan pembayaran kupon pertama pada 15 Desember 2020.

Sebelum melakukan pemesanan pembelian, setiap calon investor kiranya telah memahami Memorandum Informasi ORI018 yang dirilis pada tanggal 1 Oktober2020 dan dapat diakses di landing page pada website Kemenkeu.Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di ORI018 saat ini sudah  dapat melakukan registrasi dengan cara menghubungi 26 Mitra Distribusi  yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung  melalui sistem elektronik (layanan online).

Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di ORI018 saat ini sudah  dapat melakukan registrasi dengan cara menghubungi 26 Mitra Distribusi  yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung  melalui sistem elektronik.

Adapun mitra distribusi ORI018 terdiri dari enam belas bank umum  antara lain BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Permata, BTN, Bank  Maybank, Bank CIMB Niaga, Bank OCBC, Bank DBS, Bank HSBC, Bank UOB, Bank  Commonwealth, Bank Danamon, dan Bank Victoria.

Selain itu, ORI018 juga dapat dibeli di tujuh perusahaan efek dan  efek khusus seperti Trimegah Sekuritas, Danareksa Sekuritas, Bahana  Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Bareksa, Tanam Duit, dan Invisee.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI018 pada besok, Kamis (1/10/2020). Tingkat kupon yang ditawarkan pemerintah untuk ORI018 sebesar 5,7% per tahun.

Adapun, proses pemesanan pembelian ORI018 secara online dilakukan melalui 4 tahap yaitu registrasi/pendaftaran, pemesanan, pembayaran dan setelmen/konfimasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tinggal 6 Hari Lagi, ORI017 Bisa untuk Belajar Investasi
&quot;Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN,&quot; tulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu di Jakarta, Rabu (30/9/2020)

Sebagai informasi, minimum pemesanan sebesar Rp 1 juta sampai dengan maksimal pemesanan Rp 3 miliar.

Masa penawaran ORI018 akan berakhir pada 21 Oktober mendatang pukul 10.00 WIB. Obligasi ini memiliki tenor 3 tahun dan jatuh tempo pada 15 Oktober 2023.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sebelum Beli ORI017, Pantau Dulu 3 Perhitungan Keuntungannya
Pembayaran kupon yang dilakukan pemerintah akan berlangsung pada tanggal 15 setiap bulan, dengan pembayaran kupon pertama pada 15 Desember 2020.

Sebelum melakukan pemesanan pembelian, setiap calon investor kiranya telah memahami Memorandum Informasi ORI018 yang dirilis pada tanggal 1 Oktober2020 dan dapat diakses di landing page pada website Kemenkeu.Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di ORI018 saat ini sudah  dapat melakukan registrasi dengan cara menghubungi 26 Mitra Distribusi  yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung  melalui sistem elektronik (layanan online).

Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di ORI018 saat ini sudah  dapat melakukan registrasi dengan cara menghubungi 26 Mitra Distribusi  yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung  melalui sistem elektronik.

Adapun mitra distribusi ORI018 terdiri dari enam belas bank umum  antara lain BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Permata, BTN, Bank  Maybank, Bank CIMB Niaga, Bank OCBC, Bank DBS, Bank HSBC, Bank UOB, Bank  Commonwealth, Bank Danamon, dan Bank Victoria.

Selain itu, ORI018 juga dapat dibeli di tujuh perusahaan efek dan  efek khusus seperti Trimegah Sekuritas, Danareksa Sekuritas, Bahana  Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Bareksa, Tanam Duit, dan Invisee.</content:encoded></item></channel></rss>
