<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 Meningkat, Pemulihan Ekonomi Semakin Lama</title><description>bila angka penderita Covid-19 terus menunjukkan tren peningkatan, maka pemulihan ekonomi pun semakin lama</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/01/320/2286605/kasus-covid-19-meningkat-pemulihan-ekonomi-semakin-lama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/01/320/2286605/kasus-covid-19-meningkat-pemulihan-ekonomi-semakin-lama"/><item><title>Kasus Covid-19 Meningkat, Pemulihan Ekonomi Semakin Lama</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/01/320/2286605/kasus-covid-19-meningkat-pemulihan-ekonomi-semakin-lama</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/01/320/2286605/kasus-covid-19-meningkat-pemulihan-ekonomi-semakin-lama</guid><pubDate>Kamis 01 Oktober 2020 11:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/01/320/2286605/kasus-covid-19-meningkat-pemulihan-ekonomi-semakin-lama-jYBJfUFrhi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia Terancam Resesi. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/01/320/2286605/kasus-covid-19-meningkat-pemulihan-ekonomi-semakin-lama-jYBJfUFrhi.jpg</image><title>Indonesia Terancam Resesi. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA -  Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani menilai bila angka penderita Covid-19 terus menunjukkan tren peningkatan, maka pemulihan ekonomi pun semakin lama. Sebab, kunci sukses ke luar dari krisis ini adalah menurunkan kasus positif virus corona.
&quot;Kalau masalah kesehatan belum bisa tertanggulangi tentunya pemulihan ekonomi akan makin panjang dan juga akan makin mahal biayanya,&quot; kata Rosan saat dihubungi, Kamis (1/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Luhut Bertemu Jusuf Kalla, Bahas Apa?
Dia berharap pemerintah bisa segera menurunkan angka positif Covid-19 itu pada bulan Oktober hingga seterusnya. Dirinya meyakini bila masalah tersebut dapat tertangani secara baik, diperkirakan kuartal IV-2020 nanti pertumbuhan ekonomi sudah tak lagi negatif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNS80LzEyMjkwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Karena kalau tidak tekanan kepada perekonomian akan semakin besar,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Ramalan Bank Dunia soal Ekonomi, Sri Mulyani: Risiko Covid-19 Meningkat
Dia memprediksi jumlah pekerja yang terkena PHK di masa resesi nanti bakal mencapai 5 juta orang. Kondisi itu terjadi lantaran pemerintah tak bisa memulihkan perekonomian hingga Desember 2020 mendatang.
&quot;Kalau berkepanjangan terus sampai Desember diperkirakan mencapai 5 juta pengangguran baru,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA -  Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani menilai bila angka penderita Covid-19 terus menunjukkan tren peningkatan, maka pemulihan ekonomi pun semakin lama. Sebab, kunci sukses ke luar dari krisis ini adalah menurunkan kasus positif virus corona.
&quot;Kalau masalah kesehatan belum bisa tertanggulangi tentunya pemulihan ekonomi akan makin panjang dan juga akan makin mahal biayanya,&quot; kata Rosan saat dihubungi, Kamis (1/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Luhut Bertemu Jusuf Kalla, Bahas Apa?
Dia berharap pemerintah bisa segera menurunkan angka positif Covid-19 itu pada bulan Oktober hingga seterusnya. Dirinya meyakini bila masalah tersebut dapat tertangani secara baik, diperkirakan kuartal IV-2020 nanti pertumbuhan ekonomi sudah tak lagi negatif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNS80LzEyMjkwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Karena kalau tidak tekanan kepada perekonomian akan semakin besar,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Ramalan Bank Dunia soal Ekonomi, Sri Mulyani: Risiko Covid-19 Meningkat
Dia memprediksi jumlah pekerja yang terkena PHK di masa resesi nanti bakal mencapai 5 juta orang. Kondisi itu terjadi lantaran pemerintah tak bisa memulihkan perekonomian hingga Desember 2020 mendatang.
&quot;Kalau berkepanjangan terus sampai Desember diperkirakan mencapai 5 juta pengangguran baru,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
