<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bantuan Maskapai Berakhir, American Airlines Bakal Rumahkan 19.000 Karyawan</title><description>America Airlines tetap akan melanjutkan rencana untuk merumahkan 19.000  karyawannya pada hari Kamis (1/10/2020) waktu Amerika Serikat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/01/320/2286623/bantuan-maskapai-berakhir-american-airlines-bakal-rumahkan-19-000-karyawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/01/320/2286623/bantuan-maskapai-berakhir-american-airlines-bakal-rumahkan-19-000-karyawan"/><item><title>Bantuan Maskapai Berakhir, American Airlines Bakal Rumahkan 19.000 Karyawan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/01/320/2286623/bantuan-maskapai-berakhir-american-airlines-bakal-rumahkan-19-000-karyawan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/01/320/2286623/bantuan-maskapai-berakhir-american-airlines-bakal-rumahkan-19-000-karyawan</guid><pubDate>Kamis 01 Oktober 2020 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/01/320/2286623/bantuan-maskapai-berakhir-american-airlines-bakal-rumahkan-19-000-karyawan-Slxedw0iby.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat Terbang (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/01/320/2286623/bantuan-maskapai-berakhir-american-airlines-bakal-rumahkan-19-000-karyawan-Slxedw0iby.jpeg</image><title>Pesawat Terbang (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - America Airlines tetap akan melanjutkan rencana untuk merumahkan 19.000 karyawannya pada hari Kamis (1/10/2020) waktu Amerika Serikat. Keputusan pahit itu dilakukan karena paket bantuan virus corona (covid-19) nasional untuk maskapai tidak dilanjutkan lagi.
CEO American Airlines Doug Parker mengatakan, pihaknya akan merekrut kembali para karyawannya. Asalkan, ada kesepakatan bantuan yang diberikan pemerintah Amerika Serikat dengan pihak maskapai.
Baca Juga: Sudah Disuntik Rp365 Triliun, American Airlines PHK 19.000 Karyawan
 
Sebelumnya, bantuan USD25 miliar atau sekitar Rp371 triliun (Rp14.900 per USD) digulirkan oleh pemerintah Amerika Serikat untuk para maskapai. Namun, para maskapai dilarang untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) hingga 1 Oktober 2020.
Bantuan itu dimaksudkan untuk membantu maskapai penerbangan di mana industrinya sedang mengalami penurunan pendapatan yang sangat  tajam.
&quot;Saya sangat menyesal kami telah mencapai hasil ini,&amp;rdquo; kata Parker mengutip CNBC.
Baca Juga: American Airlines Mau PHK 25.000 Karyawan
 
Pihak maskapai pun meminta kepada para anggota parlemen dan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk memberikan bantuan sebesar USD2,5 miliar lagi. Namun sayangnya, permintaan tersebut tidak berjalan mulus.
Imbasnya, pihak maskapai asal Amerika terpaksa harus melakukan PHK hingga 30.000 karyawan.  Beberapa maskapai besar yang akan melakukan hal tersebut seperti American dan United Airlines.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMS8xLzEyMjIyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;Tak dilanjutkannya bantuan ini menyusul tak tercapainya kesepakatan  antara Ketua DPR Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin pada  Rabu (30/9/2020) pagi. Meskipun belum diketahui, berapa lama   pembicaraan akan dilanjutkan.
Sementara itu, Parker mengatakan dalam sebuah catatan karyawan bahwa  dia sudah berbicara dengan Menteri Keuangan Steven Mnuchin Rabu malam.  Dirinya mengatakan kepadanya bahwa, pembicaraan lanjutan akan  menghasilkan kesepakatan, pihaknya hanya akan membatalkan rencana PHK  dan menarik kembali karyawan jika mendapatkan bantuan. Namun belum  diketahui hingga kapan tawaran tersebut berlaku.
&amp;ldquo;Bukan itu yang pantas Anda dapatkan. Merupakan hak istimewa untuk  mengadvokasi atas nama profesional penerbangan pekerja keras di Amerika  dan di seluruh industri, dan Anda memiliki jaminan saya bahwa kami akan  terus melakukannya di hari-hari mendatang,&amp;rdquo; kata Parker.</description><content:encoded>JAKARTA - America Airlines tetap akan melanjutkan rencana untuk merumahkan 19.000 karyawannya pada hari Kamis (1/10/2020) waktu Amerika Serikat. Keputusan pahit itu dilakukan karena paket bantuan virus corona (covid-19) nasional untuk maskapai tidak dilanjutkan lagi.
CEO American Airlines Doug Parker mengatakan, pihaknya akan merekrut kembali para karyawannya. Asalkan, ada kesepakatan bantuan yang diberikan pemerintah Amerika Serikat dengan pihak maskapai.
Baca Juga: Sudah Disuntik Rp365 Triliun, American Airlines PHK 19.000 Karyawan
 
Sebelumnya, bantuan USD25 miliar atau sekitar Rp371 triliun (Rp14.900 per USD) digulirkan oleh pemerintah Amerika Serikat untuk para maskapai. Namun, para maskapai dilarang untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) hingga 1 Oktober 2020.
Bantuan itu dimaksudkan untuk membantu maskapai penerbangan di mana industrinya sedang mengalami penurunan pendapatan yang sangat  tajam.
&quot;Saya sangat menyesal kami telah mencapai hasil ini,&amp;rdquo; kata Parker mengutip CNBC.
Baca Juga: American Airlines Mau PHK 25.000 Karyawan
 
Pihak maskapai pun meminta kepada para anggota parlemen dan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk memberikan bantuan sebesar USD2,5 miliar lagi. Namun sayangnya, permintaan tersebut tidak berjalan mulus.
Imbasnya, pihak maskapai asal Amerika terpaksa harus melakukan PHK hingga 30.000 karyawan.  Beberapa maskapai besar yang akan melakukan hal tersebut seperti American dan United Airlines.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMS8xLzEyMjIyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;Tak dilanjutkannya bantuan ini menyusul tak tercapainya kesepakatan  antara Ketua DPR Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin pada  Rabu (30/9/2020) pagi. Meskipun belum diketahui, berapa lama   pembicaraan akan dilanjutkan.
Sementara itu, Parker mengatakan dalam sebuah catatan karyawan bahwa  dia sudah berbicara dengan Menteri Keuangan Steven Mnuchin Rabu malam.  Dirinya mengatakan kepadanya bahwa, pembicaraan lanjutan akan  menghasilkan kesepakatan, pihaknya hanya akan membatalkan rencana PHK  dan menarik kembali karyawan jika mendapatkan bantuan. Namun belum  diketahui hingga kapan tawaran tersebut berlaku.
&amp;ldquo;Bukan itu yang pantas Anda dapatkan. Merupakan hak istimewa untuk  mengadvokasi atas nama profesional penerbangan pekerja keras di Amerika  dan di seluruh industri, dan Anda memiliki jaminan saya bahwa kami akan  terus melakukannya di hari-hari mendatang,&amp;rdquo; kata Parker.</content:encoded></item></channel></rss>
