<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Donald Trump Positif Covid-19, Rupiah Segera Menguat</title><description>Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan istrinya, Melania telah terinfeksi Covid-19</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/02/320/2287343/donald-trump-positif-covid-19-rupiah-segera-menguat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/02/320/2287343/donald-trump-positif-covid-19-rupiah-segera-menguat"/><item><title>Donald Trump Positif Covid-19, Rupiah Segera Menguat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/02/320/2287343/donald-trump-positif-covid-19-rupiah-segera-menguat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/02/320/2287343/donald-trump-positif-covid-19-rupiah-segera-menguat</guid><pubDate>Jum'at 02 Oktober 2020 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/02/320/2287343/donald-trump-positif-covid-19-rupiah-segera-menguat-V4ea1GlAPq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah Menguat terhadap Dolar AS. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/02/320/2287343/donald-trump-positif-covid-19-rupiah-segera-menguat-V4ea1GlAPq.jpg</image><title>Rupiah Menguat terhadap Dolar AS. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan istrinya, Melania telah terinfeksi Covid-19. Hal tersebut disampaikan dalam akun Twitter Trump.
Hal tersebut pun memberikan sentimen positif pada ekonomi Indonesia. Nilai tukar Rupiah diperkirakan akan berjaya karena dolar melemah akibat efek Trump terinfeksi Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;Rupiah Pagi Ini Parkir di Level Rp14.845/USD
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston mengatakan, dolar segera melemah yang membuat mata uang negara lainnya akan tumbuh meningkat. Termasuk pada negara berkembang seperti Indonesia.
&quot;Ini bisa menahan pelemahan Rupiah saat ini,&quot; ujar Ariston, di Jakarta, Jumat (2/10/2020).
Dia melanjutkan, efek Trump tersebut akan memberikan sentimen negatif untuk aset berisiko, jadi penguatan Rupiah bisa terjadi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dolar Melemah Terhadap Euro hingga Yen
&quot;Ini karena berita ini pun mungkin terbatas juga jadi bisa saja Rupiah akan terus menguat terus,&quot; tukasnya
Sebelumnya, Trump dan istrinya telah menjalani karantina setelah salah satu staf terdekatnya, Hope Hicks dikonfirmasi positif Covid-19. Virus corona telah menginfeksi lebih dari 7,2 juta orang Amerika, menewaskan lebih dari 200.000 dari mereka.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan istrinya, Melania telah terinfeksi Covid-19. Hal tersebut disampaikan dalam akun Twitter Trump.
Hal tersebut pun memberikan sentimen positif pada ekonomi Indonesia. Nilai tukar Rupiah diperkirakan akan berjaya karena dolar melemah akibat efek Trump terinfeksi Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;Rupiah Pagi Ini Parkir di Level Rp14.845/USD
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston mengatakan, dolar segera melemah yang membuat mata uang negara lainnya akan tumbuh meningkat. Termasuk pada negara berkembang seperti Indonesia.
&quot;Ini bisa menahan pelemahan Rupiah saat ini,&quot; ujar Ariston, di Jakarta, Jumat (2/10/2020).
Dia melanjutkan, efek Trump tersebut akan memberikan sentimen negatif untuk aset berisiko, jadi penguatan Rupiah bisa terjadi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dolar Melemah Terhadap Euro hingga Yen
&quot;Ini karena berita ini pun mungkin terbatas juga jadi bisa saja Rupiah akan terus menguat terus,&quot; tukasnya
Sebelumnya, Trump dan istrinya telah menjalani karantina setelah salah satu staf terdekatnya, Hope Hicks dikonfirmasi positif Covid-19. Virus corona telah menginfeksi lebih dari 7,2 juta orang Amerika, menewaskan lebih dari 200.000 dari mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
