<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dolar AS Lesu Tertekan Euro dan Poundsterling</title><description>Kurs dolar Amerika Serikat (AS) turun terhadap mata uang berisiko, karena optimisme parlemen AS segera menyetujui stimulus baru</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/06/320/2288997/dolar-as-lesu-tertekan-euro-dan-poundsterling</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/06/320/2288997/dolar-as-lesu-tertekan-euro-dan-poundsterling"/><item><title>Dolar AS Lesu Tertekan Euro dan Poundsterling</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/06/320/2288997/dolar-as-lesu-tertekan-euro-dan-poundsterling</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/06/320/2288997/dolar-as-lesu-tertekan-euro-dan-poundsterling</guid><pubDate>Selasa 06 Oktober 2020 07:36 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/06/320/2288997/dolar-as-lesu-tertekan-euro-dan-poundsterling-DqS3Gul8mA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dolar AS Melemah (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/06/320/2288997/dolar-as-lesu-tertekan-euro-dan-poundsterling-DqS3Gul8mA.jpg</image><title>Dolar AS Melemah (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) turun terhadap mata uang berisiko, karena optimisme  parlemen AS segera menyetujui stimulus baru untuk menangani dampak ekonomi akibat virus corona. Investor juga menunggu kabar terbaru tentang tingkat  gejala Covid-19 yang dialami Presiden Donald Trump.
&quot;Saya pikir pasar yakin cepat atau lambat stimulus fiskal akan terwujud setelah data yang terus menunjukkan ekonomi AS yang moderat,&quot; kata  Analis Pasar Senior Western Union Business Solutions Joe Manimbo, dilansir dari CNBC, Selasa (6/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dolar hingga Yen Perkasa Setelah Trump Positif Covid-19
Optimisme adanya stimulus baru didukung pernyataan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows. Dia mengatakan masih ada potensi kesepakatan antara anggota parlemen tentang bantuan ekonomi yang lebih banyak, dan Presiden Trump berkomitmen untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/-_Olijmg1HI&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Sementara itu, diagnosis Covid-19 pada Presiden Trump menambah ketidakpastian ekonomi dan pemilihan presiden AS pada 3 November. Hal ini pun sangat berarti bagi greenback.
Baca Juga:&amp;nbsp;8 Jenis Vaksin Covid-19 Masuk Uji Klinis Tahap III
&amp;ldquo;Tidak ada konsensus yang jelas tentang bagaimana dolar harus diperdagangkan pada tingkat ketidakpastian politik seperti ini di AS,&amp;rdquo; kata Ahli Strategi FX Senior Rabobank Jane Foley.
Euro naik 0,50% menjadi USD1,1774 atau level tertinggi sejak 21 September. Dolar Australia naik 0,17% menjadi USD0,7174. Sterling naik 0,35% menjadi USD1,2976.</description><content:encoded>JAKARTA - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) turun terhadap mata uang berisiko, karena optimisme  parlemen AS segera menyetujui stimulus baru untuk menangani dampak ekonomi akibat virus corona. Investor juga menunggu kabar terbaru tentang tingkat  gejala Covid-19 yang dialami Presiden Donald Trump.
&quot;Saya pikir pasar yakin cepat atau lambat stimulus fiskal akan terwujud setelah data yang terus menunjukkan ekonomi AS yang moderat,&quot; kata  Analis Pasar Senior Western Union Business Solutions Joe Manimbo, dilansir dari CNBC, Selasa (6/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dolar hingga Yen Perkasa Setelah Trump Positif Covid-19
Optimisme adanya stimulus baru didukung pernyataan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows. Dia mengatakan masih ada potensi kesepakatan antara anggota parlemen tentang bantuan ekonomi yang lebih banyak, dan Presiden Trump berkomitmen untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/-_Olijmg1HI&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Sementara itu, diagnosis Covid-19 pada Presiden Trump menambah ketidakpastian ekonomi dan pemilihan presiden AS pada 3 November. Hal ini pun sangat berarti bagi greenback.
Baca Juga:&amp;nbsp;8 Jenis Vaksin Covid-19 Masuk Uji Klinis Tahap III
&amp;ldquo;Tidak ada konsensus yang jelas tentang bagaimana dolar harus diperdagangkan pada tingkat ketidakpastian politik seperti ini di AS,&amp;rdquo; kata Ahli Strategi FX Senior Rabobank Jane Foley.
Euro naik 0,50% menjadi USD1,1774 atau level tertinggi sejak 21 September. Dolar Australia naik 0,17% menjadi USD0,7174. Sterling naik 0,35% menjadi USD1,2976.</content:encoded></item></channel></rss>
