<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polemik UU Cipta Kerja, Netizen ke Menaker Ida: Ibu Tega Sekali</title><description>UU Cipta Kerja menuai polemik. Salah satu yang menjadi tempat mengungkapkan perasaan para netizen adalah media sosial</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/06/320/2289252/polemik-uu-cipta-kerja-netizen-ke-menaker-ida-ibu-tega-sekali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/06/320/2289252/polemik-uu-cipta-kerja-netizen-ke-menaker-ida-ibu-tega-sekali"/><item><title>Polemik UU Cipta Kerja, Netizen ke Menaker Ida: Ibu Tega Sekali</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/06/320/2289252/polemik-uu-cipta-kerja-netizen-ke-menaker-ida-ibu-tega-sekali</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/06/320/2289252/polemik-uu-cipta-kerja-netizen-ke-menaker-ida-ibu-tega-sekali</guid><pubDate>Selasa 06 Oktober 2020 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/06/320/2289252/polemik-uu-cipta-kerja-netizen-ke-menaker-ida-ibu-tega-sekali-vFVX5sfM1k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Serikat Pekerja Tolak Pengesahan RUU Omnibus Law. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/06/320/2289252/polemik-uu-cipta-kerja-netizen-ke-menaker-ida-ibu-tega-sekali-vFVX5sfM1k.jpg</image><title>Serikat Pekerja Tolak Pengesahan RUU Omnibus Law. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - UU Cipta Kerja menuai polemik. Salah satu yang menjadi tempat mengungkapkan perasaan para netizen adalah media sosial.
Postingan Menteri Tenaga Kerja (Manaker) Ida Fauziah tentang surat terbuka untuk para serikat pekerja/serikat buruh di media sosial (Instragram melalui akun resmi Kemnaker) pun bak tempat para netizen untuk mengungkapkan isi hatinya.
Baca Juga: Surat Cinta Cipta Kerja Menaker untuk Buruh: Hati Saya Bersama Kalian
Berikut ini komentar para Netizen, seperti dikutip Selasa (6/10/2020).
1. f*r*z_kh*07 : Saya yg daftar prakerja dari gelombang awal belum lolos lolos itu gimana Bu?
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/41s2IBcIJ1I&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
2. w*ld*n*m*hm*d*h : Permisi, jadi begini bu &quot;Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. Apabila datang saat hukuman (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu lalu mereka masuk ke dalam masjid (Masjidil Aqsa), sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai.&quot;
(QS. Al-Isra' 17: Ayat 7). Apa yang ditanam yang akan kita panen kelak entah itu didunia ataupun diakhirat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Postingan Menaker Ida soal UU Cipta Kerja Dibanjiri Unek-Unek Netizen
3. y*nto_y*nt* : Coba deh min bayangin mimin ada di posisi saya saat ini. Saya kerja di rumahkan terus gak punya uang mau cari kerja susah gara gara covid ini hidup saya jadi berantakan uang sumbangan engga dapet apalagi bantuan dari pemerintah.. Jadi kebnyakn yang yang demo sana sini itu bnyak terlebih orang orang yang ada di posisi sama kaya saya rasain min.4. t*m*r*sk : Yang kontra sudah di bahas di * bu,tv maupun youtube, ibu tega sekali, justru kami berjuang untuk anak istri kami, ibu tetap mengubah kebijakan dan yng kontra tetap di sah kan, punya salah apa Rakyat dengan Ibu kami hanya Rakyat biasa berbeda dengan DPR, jajaran PNS di kementrian dan pemerintahan yang tidak terlalu mementingkan kebijakan ini, buruh dan Rakyat kecil yang mendirita bu, ya allah
5. sn* : Berkali kali interview, berkali kali juga di PHP in padahal pengalaman lebih dari 4 tahun, pas bagian gaji perusahaan selalu nego dibawah UMK, kenapa orang berpengalaman ditawar semurah itu? Kita bekerja juga gak asal asalan, pengalaman itu real gal ngada ngada tapi dipandang seolah baru lulus sekolah atau lulus kuliah sama perusahaan, capek saya tuh karena pandemi harus kehilangan pekerjaan saya yang lama, tolonglah kasih bantuan juga untuk yang menganggur di phk karena PANDEMI ini. Banyak dari mereka yang di PHK itu harus bayar kontrakan, belum makan istri, beli keperluan anak, dll nya. Coba berlaku lagi lebih adil dan memandang dari berbagai sudut pandang.</description><content:encoded>JAKARTA - UU Cipta Kerja menuai polemik. Salah satu yang menjadi tempat mengungkapkan perasaan para netizen adalah media sosial.
Postingan Menteri Tenaga Kerja (Manaker) Ida Fauziah tentang surat terbuka untuk para serikat pekerja/serikat buruh di media sosial (Instragram melalui akun resmi Kemnaker) pun bak tempat para netizen untuk mengungkapkan isi hatinya.
Baca Juga: Surat Cinta Cipta Kerja Menaker untuk Buruh: Hati Saya Bersama Kalian
Berikut ini komentar para Netizen, seperti dikutip Selasa (6/10/2020).
1. f*r*z_kh*07 : Saya yg daftar prakerja dari gelombang awal belum lolos lolos itu gimana Bu?
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/41s2IBcIJ1I&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
2. w*ld*n*m*hm*d*h : Permisi, jadi begini bu &quot;Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. Apabila datang saat hukuman (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu lalu mereka masuk ke dalam masjid (Masjidil Aqsa), sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai.&quot;
(QS. Al-Isra' 17: Ayat 7). Apa yang ditanam yang akan kita panen kelak entah itu didunia ataupun diakhirat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Postingan Menaker Ida soal UU Cipta Kerja Dibanjiri Unek-Unek Netizen
3. y*nto_y*nt* : Coba deh min bayangin mimin ada di posisi saya saat ini. Saya kerja di rumahkan terus gak punya uang mau cari kerja susah gara gara covid ini hidup saya jadi berantakan uang sumbangan engga dapet apalagi bantuan dari pemerintah.. Jadi kebnyakn yang yang demo sana sini itu bnyak terlebih orang orang yang ada di posisi sama kaya saya rasain min.4. t*m*r*sk : Yang kontra sudah di bahas di * bu,tv maupun youtube, ibu tega sekali, justru kami berjuang untuk anak istri kami, ibu tetap mengubah kebijakan dan yng kontra tetap di sah kan, punya salah apa Rakyat dengan Ibu kami hanya Rakyat biasa berbeda dengan DPR, jajaran PNS di kementrian dan pemerintahan yang tidak terlalu mementingkan kebijakan ini, buruh dan Rakyat kecil yang mendirita bu, ya allah
5. sn* : Berkali kali interview, berkali kali juga di PHP in padahal pengalaman lebih dari 4 tahun, pas bagian gaji perusahaan selalu nego dibawah UMK, kenapa orang berpengalaman ditawar semurah itu? Kita bekerja juga gak asal asalan, pengalaman itu real gal ngada ngada tapi dipandang seolah baru lulus sekolah atau lulus kuliah sama perusahaan, capek saya tuh karena pandemi harus kehilangan pekerjaan saya yang lama, tolonglah kasih bantuan juga untuk yang menganggur di phk karena PANDEMI ini. Banyak dari mereka yang di PHK itu harus bayar kontrakan, belum makan istri, beli keperluan anak, dll nya. Coba berlaku lagi lebih adil dan memandang dari berbagai sudut pandang.</content:encoded></item></channel></rss>
