<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investor Ritel Meningkat 12% di Tengah Covid-19, Didominasi Milenial</title><description>Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat kesadaran masyarakat untuk investasi semakin tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/07/278/2289851/investor-ritel-meningkat-12-di-tengah-covid-19-didominasi-milenial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/07/278/2289851/investor-ritel-meningkat-12-di-tengah-covid-19-didominasi-milenial"/><item><title>Investor Ritel Meningkat 12% di Tengah Covid-19, Didominasi Milenial</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/07/278/2289851/investor-ritel-meningkat-12-di-tengah-covid-19-didominasi-milenial</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/07/278/2289851/investor-ritel-meningkat-12-di-tengah-covid-19-didominasi-milenial</guid><pubDate>Rabu 07 Oktober 2020 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/07/278/2289851/investor-ritel-meningkat-12-di-tengah-covid-19-didominasi-milenial-mTZPDdToYP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investor Meningkat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/07/278/2289851/investor-ritel-meningkat-12-di-tengah-covid-19-didominasi-milenial-mTZPDdToYP.jpg</image><title>Investor Meningkat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat kesadaran masyarakat untuk investasi semakin tinggi. Karena masyarakat mulai mencari penghasilan tambahan karena adanya penurunan akibat pandemi virus corona.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Surat Utang Negara Kementerian Keuangan Deni Ridwan mengatakan, selama pandemi membuat jumlah investor ritel meningkat. Peningkatan ini bahkan tidak hanya terjadi di Indonesia, bahkan di seluruh dunia.

&amp;ldquo;Ketika saat pandemi ini jumlah investor ritel meningkat. Di mana-mana,&amp;rdquo; ujarnya dalam diskusi virtual, Rabu (6/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Corona Bikin 30% Gaji Dipotong, Kini 45% Pekerja Tak Bahagia&amp;nbsp;
Menurut Deni, jika melihat data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) ada peningkatan jumlah masyarakat yang memiliki Single Investor Identification (SID) sebesar 12%. Dari jumlah tersebut, 40% di antaranya merupakan investor milenial.

&amp;ldquo;Kalau dilihat datanya KSEI, sekarang SID itu 1,2 juta meningkat sekitar 12% dari Desember tahun lalu. Dan 40% di antaranya merupakan investor 18-30 tahun jadi ini investor muda semua,&amp;rdquo; jelasnya.



Jika melihat data tersebut, menjadi kabar gembira bagi pemerintah. Artinya berita usia muda mulai banyak yang sadar untuk memulai investasi.



&amp;ldquo;Menariknya usia muda itu banyak sekali. Data 21 itu sudah ada, yang paling sepuh ada, Tapi di range usia 25-35 tahun,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi80LzEyMzE0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat kesadaran masyarakat untuk investasi semakin tinggi. Karena masyarakat mulai mencari penghasilan tambahan karena adanya penurunan akibat pandemi virus corona.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Surat Utang Negara Kementerian Keuangan Deni Ridwan mengatakan, selama pandemi membuat jumlah investor ritel meningkat. Peningkatan ini bahkan tidak hanya terjadi di Indonesia, bahkan di seluruh dunia.

&amp;ldquo;Ketika saat pandemi ini jumlah investor ritel meningkat. Di mana-mana,&amp;rdquo; ujarnya dalam diskusi virtual, Rabu (6/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Corona Bikin 30% Gaji Dipotong, Kini 45% Pekerja Tak Bahagia&amp;nbsp;
Menurut Deni, jika melihat data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) ada peningkatan jumlah masyarakat yang memiliki Single Investor Identification (SID) sebesar 12%. Dari jumlah tersebut, 40% di antaranya merupakan investor milenial.

&amp;ldquo;Kalau dilihat datanya KSEI, sekarang SID itu 1,2 juta meningkat sekitar 12% dari Desember tahun lalu. Dan 40% di antaranya merupakan investor 18-30 tahun jadi ini investor muda semua,&amp;rdquo; jelasnya.



Jika melihat data tersebut, menjadi kabar gembira bagi pemerintah. Artinya berita usia muda mulai banyak yang sadar untuk memulai investasi.



&amp;ldquo;Menariknya usia muda itu banyak sekali. Data 21 itu sudah ada, yang paling sepuh ada, Tapi di range usia 25-35 tahun,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi80LzEyMzE0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
