<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayar Utang, Cadangan Devisa RI Turun USD1,8 Miliar</title><description>Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2020 sebesar USD135,2 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/07/320/2289672/bayar-utang-cadangan-devisa-ri-turun-usd1-8-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/07/320/2289672/bayar-utang-cadangan-devisa-ri-turun-usd1-8-miliar"/><item><title>Bayar Utang, Cadangan Devisa RI Turun USD1,8 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/07/320/2289672/bayar-utang-cadangan-devisa-ri-turun-usd1-8-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/07/320/2289672/bayar-utang-cadangan-devisa-ri-turun-usd1-8-miliar</guid><pubDate>Rabu 07 Oktober 2020 10:19 WIB</pubDate><dc:creator>Kunthi Fahmar Shandy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/07/320/2289672/bayar-utang-cadangan-devisa-ri-turun-usd1-8-miliar-f4xjp2m1G7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/07/320/2289672/bayar-utang-cadangan-devisa-ri-turun-usd1-8-miliar-f4xjp2m1G7.jpg</image><title>Rupiah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2020 sebesar USD135,2 miliar. Besaran tersebut tetap tinggi meskipun menurun dibandingkan dengan posisi akhir Agustus 2020 sebesar USD137,0 miliar.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan penurunan cadangan devisa pada September 2020 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cadangan Devisa Naik Jadi USD137 Miliar di Akhir Agustus
&quot;Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi,&quot; katanya di jakarta Rabu.
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,5 bulan impor atau 9,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cadangan Devisa Naik USD3,4 Miliar di Akhir Juli
Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
</description><content:encoded>JAKARTA - Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2020 sebesar USD135,2 miliar. Besaran tersebut tetap tinggi meskipun menurun dibandingkan dengan posisi akhir Agustus 2020 sebesar USD137,0 miliar.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan penurunan cadangan devisa pada September 2020 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cadangan Devisa Naik Jadi USD137 Miliar di Akhir Agustus
&quot;Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi,&quot; katanya di jakarta Rabu.
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,5 bulan impor atau 9,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cadangan Devisa Naik USD3,4 Miliar di Akhir Juli
Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
</content:encoded></item></channel></rss>
