<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ace Hardware Buka-bukaan Soal Gugatan Pailit, Saham Naik Tipis-Tipis</title><description>Mengejutkan bak petir di siang bolong. Kabar Ace Hardware digugat pailit oleh Wibowo dan Partners menggelegar di lantai bursa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/08/278/2290333/ace-hardware-buka-bukaan-soal-gugatan-pailit-saham-naik-tipis-tipis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/08/278/2290333/ace-hardware-buka-bukaan-soal-gugatan-pailit-saham-naik-tipis-tipis"/><item><title>Ace Hardware Buka-bukaan Soal Gugatan Pailit, Saham Naik Tipis-Tipis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/08/278/2290333/ace-hardware-buka-bukaan-soal-gugatan-pailit-saham-naik-tipis-tipis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/08/278/2290333/ace-hardware-buka-bukaan-soal-gugatan-pailit-saham-naik-tipis-tipis</guid><pubDate>Kamis 08 Oktober 2020 12:04 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/08/278/2290333/ace-hardware-buka-bukaan-soal-gugatan-pailit-saham-naik-tipis-tipis-rulNff1uyO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ace Hardware (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/08/278/2290333/ace-hardware-buka-bukaan-soal-gugatan-pailit-saham-naik-tipis-tipis-rulNff1uyO.jpg</image><title>Ace Hardware (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Mengejutkan bak petir di siang bolong. Kabar Ace Hardware digugat pailit oleh Wibowo dan Partners menggelegar di lantai bursa.

Kabar itu sempat membuat kaget investor sehingga pada perdagangan Rabu (7/10/2020) saham dengan kode emiten ACES pada sesi kedua perdagangan tepatnya pukul 14.29 WIB, terkoreksi hingga 1% ke Rp1.520 per lembar.

Namun, setelah ACES angkat bicara mengenai kondisi yang sebenarnya dan menyampaikan informasi tersebut kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) kondisi pun membaik. Setidaknya berdasarkan pantauan perdagangan Kamis (8/10/2020), saham ACES mengalami kenaikan tipis-tipis antara 0,65% hingga 0,97% di posisi Rp1.560-Rp1.555 per lembar saham.

Dalam perdagangan hingga sesi I, transaksi perdagangan mencapai Rp7,84 miliar dari 4,93 juta lembar saham yang diperdagangkan.

Dalam keterbukaan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur ACES Sugiyanto mengungkapkan Ace Hardware mengaku belum mendapatkan pemberitahuan resmi terkait gugatan pailit yang dilayangkan oleh Wibowo dan Partners di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/Xsq44yxuVtc&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&quot;Menanggapi berita yang beredar di media terkait dengan permohonan  PKPU Nomor 329/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst tanggal 6 Oktober 2020  dengan pemohon Wibowo &amp;amp; Partners, kami sampaikan bahwa saat ini  kami belum menerima pemberitahuan resmi mengenai perkara tersebut,&quot;  tegas Sugiyanto.

Sugiyanto menambahkan, sebagaimana dikutip oleh media terkait Legal  Service Agreement, disampaikan bahwa antara Ace Hardware Indonesia  dengan Wibowo &amp;amp; Partners ada ikatan perjanjian jasa hukum bulanan  (retainer) senilai Rp10 juta.

&quot;PT Ace Hardware Indonesia Tbk akan segera mengambil sikap setelah menerima pemberitahuan tersebut,&quot; kata dia.

Sugiyanto mengimbau kepada masyarakat dan investor agar bersikap  bijak dalam menanggapi pemberitaan tersebut. Saat ini pihaknya memiliki  kinerja yang sangat baik dan tetap beroperasi seperti biasa.</description><content:encoded>JAKARTA - Mengejutkan bak petir di siang bolong. Kabar Ace Hardware digugat pailit oleh Wibowo dan Partners menggelegar di lantai bursa.

Kabar itu sempat membuat kaget investor sehingga pada perdagangan Rabu (7/10/2020) saham dengan kode emiten ACES pada sesi kedua perdagangan tepatnya pukul 14.29 WIB, terkoreksi hingga 1% ke Rp1.520 per lembar.

Namun, setelah ACES angkat bicara mengenai kondisi yang sebenarnya dan menyampaikan informasi tersebut kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) kondisi pun membaik. Setidaknya berdasarkan pantauan perdagangan Kamis (8/10/2020), saham ACES mengalami kenaikan tipis-tipis antara 0,65% hingga 0,97% di posisi Rp1.560-Rp1.555 per lembar saham.

Dalam perdagangan hingga sesi I, transaksi perdagangan mencapai Rp7,84 miliar dari 4,93 juta lembar saham yang diperdagangkan.

Dalam keterbukaan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur ACES Sugiyanto mengungkapkan Ace Hardware mengaku belum mendapatkan pemberitahuan resmi terkait gugatan pailit yang dilayangkan oleh Wibowo dan Partners di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/Xsq44yxuVtc&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&quot;Menanggapi berita yang beredar di media terkait dengan permohonan  PKPU Nomor 329/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst tanggal 6 Oktober 2020  dengan pemohon Wibowo &amp;amp; Partners, kami sampaikan bahwa saat ini  kami belum menerima pemberitahuan resmi mengenai perkara tersebut,&quot;  tegas Sugiyanto.

Sugiyanto menambahkan, sebagaimana dikutip oleh media terkait Legal  Service Agreement, disampaikan bahwa antara Ace Hardware Indonesia  dengan Wibowo &amp;amp; Partners ada ikatan perjanjian jasa hukum bulanan  (retainer) senilai Rp10 juta.

&quot;PT Ace Hardware Indonesia Tbk akan segera mengambil sikap setelah menerima pemberitahuan tersebut,&quot; kata dia.

Sugiyanto mengimbau kepada masyarakat dan investor agar bersikap  bijak dalam menanggapi pemberitaan tersebut. Saat ini pihaknya memiliki  kinerja yang sangat baik dan tetap beroperasi seperti biasa.</content:encoded></item></channel></rss>
