<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi RI 2020 Tumbuh Positif asal...</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih optimis perekonomian Indonesia akan kembali positif pada tahun 2021 mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/09/320/2291090/ekonomi-ri-2020-tumbuh-positif-asal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/09/320/2291090/ekonomi-ri-2020-tumbuh-positif-asal"/><item><title>Ekonomi RI 2020 Tumbuh Positif asal...</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/09/320/2291090/ekonomi-ri-2020-tumbuh-positif-asal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/09/320/2291090/ekonomi-ri-2020-tumbuh-positif-asal</guid><pubDate>Jum'at 09 Oktober 2020 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/09/320/2291090/ekonomi-ri-2020-tumbuh-positif-asal-UAqV7VBrpM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/09/320/2291090/ekonomi-ri-2020-tumbuh-positif-asal-UAqV7VBrpM.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih optimis perekonomian Indonesia akan kembali positif pada tahun 2021 mendatang. Namun, hal itu harus dibarengi dengan adanya penanganan pandemi Covid-19 yang baik, sehingga kasus baru pun mengalami penurunan.
Seperti diketahui, pada Kamis 8 Oktober 2020, jumlah penderita virus corona kembali mencetak rekor tertinggi, yakni bertambah 4.850 kasus.
&quot;Kalau melihat tren belanja pemerintah yang membaik di kuartal III dan IV nanti, dengan syarat penanganan kesehatan efektif, kami optimis (di 2021 ekonomi Indonesia tumbuh positif),&quot; kata Stafsus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo saat dihubungi, Jumat (9/10/2020).
&amp;nbsp;Baca Juga:&amp;nbsp;Tak Ada Penghasilan, Pekerja Seni: Kami Butuh Diperhatikan
Dia menjelaskan, kini pemerintah sedang berjuang keras memutus mata rantai Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Idealnya, ekonomi akan pulih jika pandemi bisa tertangani dengan baik.
&quot;Cara yang paling ampuh tentu dengan vaksin. Sayangnya, vaksin belum tersedia. Penerapan protokol kesehatan yang ketat adalah jalan yang terbaik yang bisa kita lakukan saat ini. Pemerintah sudah meningkatkan pengawasan di sembilan provinsi prioritas dan meningkatkan 3T (Testing, Tracing, Treatment),&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNy80LzEyMzE5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia menyatakan, penyediaan dan proses vaksinasi kini terus dibahas secara intensif antar kementerian. Saat ini, vaksin Sinovac yang bekerja sama dengan Indonesia sudah masuk tahap III.
&quot;Begitupun dengan vaksin merah putih yang terus menunjukkan progres signifikan. Pemerintah dan MUI juga sedang mempersiapkan pengurusan sertifikat halal untuk vaksin tersebut. Dengan langkah dan kerja semua elemen bangsa,  kita tetap dan harus optimis ekonomi akan segera pulih. Perang hanya dimenangkan oleh orang yang selalu merawat optimis dan berpikir positif,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih optimis perekonomian Indonesia akan kembali positif pada tahun 2021 mendatang. Namun, hal itu harus dibarengi dengan adanya penanganan pandemi Covid-19 yang baik, sehingga kasus baru pun mengalami penurunan.
Seperti diketahui, pada Kamis 8 Oktober 2020, jumlah penderita virus corona kembali mencetak rekor tertinggi, yakni bertambah 4.850 kasus.
&quot;Kalau melihat tren belanja pemerintah yang membaik di kuartal III dan IV nanti, dengan syarat penanganan kesehatan efektif, kami optimis (di 2021 ekonomi Indonesia tumbuh positif),&quot; kata Stafsus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo saat dihubungi, Jumat (9/10/2020).
&amp;nbsp;Baca Juga:&amp;nbsp;Tak Ada Penghasilan, Pekerja Seni: Kami Butuh Diperhatikan
Dia menjelaskan, kini pemerintah sedang berjuang keras memutus mata rantai Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Idealnya, ekonomi akan pulih jika pandemi bisa tertangani dengan baik.
&quot;Cara yang paling ampuh tentu dengan vaksin. Sayangnya, vaksin belum tersedia. Penerapan protokol kesehatan yang ketat adalah jalan yang terbaik yang bisa kita lakukan saat ini. Pemerintah sudah meningkatkan pengawasan di sembilan provinsi prioritas dan meningkatkan 3T (Testing, Tracing, Treatment),&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNy80LzEyMzE5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia menyatakan, penyediaan dan proses vaksinasi kini terus dibahas secara intensif antar kementerian. Saat ini, vaksin Sinovac yang bekerja sama dengan Indonesia sudah masuk tahap III.
&quot;Begitupun dengan vaksin merah putih yang terus menunjukkan progres signifikan. Pemerintah dan MUI juga sedang mempersiapkan pengurusan sertifikat halal untuk vaksin tersebut. Dengan langkah dan kerja semua elemen bangsa,  kita tetap dan harus optimis ekonomi akan segera pulih. Perang hanya dimenangkan oleh orang yang selalu merawat optimis dan berpikir positif,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
